Cuti sudah selesai... harus gak ketemu Agha deh pas jam kantor. Bunli di kampus, Agha sekolah di rumah Nenek. Hmmm, kangen Agha...

Narnia

Dikirim: December 19th, 2005 | Oleh: | Kategori: Hobi, Serba-serbi | 3 Komentar »

Nonton lagi nih semalam… film The Chronicles of Narnia yang sebenarnya sudah pengen ditonton sebelum King Kong. Hmmm, singanya keren! ** I love Lion!! :D

Kisah tentang 4 orang anak yang dimulai saat mereka diungsikan dan dititipkan ke rumah seorang profesor karena perang. Peter si sulung, Susan yang pesimis, Edmund yang bersikap memberontak terhadap kakak-kakaknya dan Lucy si bungsu.

Petualangan di negeri Narnia yang beku ini dimulai saat Lucy bersembunyi di sebuah lemari pakaian (wardrobe) dalam sebuah kamar di lantai atas. Ternyata lemari tersebut merupakan portal ke Narnia. Lucy bertemu seorang fraun (manusia berkaki kuda) bernama Mr. Tumnus. Ia merasa sangat senang mendapatkan teman baru walaupun sebenarnya Mr. Tumnus sempat berniat buruk terhadapnya.

Suatu malam, Edmund tidak sengaja melihat Lucy masuk kembali ke dalam lemari tersebut, dan ia mengikutinya. Sayangnya Edmund tidak menemukan Lucy, ia malah berpapasan dan berbincang dengan Ratu Narnia yang ternyata adalah Penyihir Putih yang jahat. Penyihir tersebut mengelabui Edmund untuk membawa seluruh saudaranya kepadanya dengan imbalan akan menjadikan Edmund raja.

Akhirnya suatu hari setelah tak sengaja memecahkan kaca dan merusak patung baju zirah, keempat Pevensie bersaudara tersebut bersembunyi di dalam lemari, masuk ke Narnia. Lucy membawa mereka ke kediaman Mr. Tumnus, namun kaki tangan Penyihir Putih telah menangkapnya. Ditengah kebingungan mereka, Mr. Beaver, seekor berang-berang yang dapat berbicara menceritakan semua yang terjadi dan membawa mereka ke kediamannya. Ternyata, raja Narnia yang sebenarnya adalah Aslan yang saat ini sedang menghimpun kekuatan untuk menggulingkan Penyihir Putih. Dan keempat bersaudara itu adalah penyelamat Narnia, seperti yang telah diramalkan. Namun sayang, diam-diam, Edmund yang sudah terpengaruh, pergi menemui Ratu Narnia. Di istana Edmund akhirnya menyadari bahwa ia telah terperdaya oleh Penyihir Putih dan kini ia menjadi tawanan!

Dapatkah Edmund diselamatkan oleh saudara-saudaranya? Bagaimana usaha Aslan mengembalikan Narnia ke kehidupan yang damai seperti 100 tahun yang lalu? Apakah keempat Pevensie bersaudara selamanya terjebak di Narnia? Wah jawabannya ada dalam film ini. Film yang sangat bagus, animasinya sangat sempurna menampilkan figur hewan-hewan seperti aslinya. Kepahlawanan, kehidupan bersaudara yang sangat alami, kisah heroik yang memikat diselingi dengan kelucuan-kelucuan yang segar tersaji memikat sepanjang film berdurasi sekitar 2,5 jam ini.

Duuuh, jadi pengen koleksi buku-bukunya!!! :D


3 komentar untuk “Narnia”

  1. 1
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 1:57 pm
    tanggal 20 December 2005

    Tamatin dulu Da Vinci Code-nya X-(

  2. 2
    alni
    berkomentar pada jam 7:01 pm
    tanggal 20 December 2005

    ayoooo koleksi narnia, gaya bahasanya bagus, klasik dan simple ;)
    kabar2nya di US buku ini dijadiin referensi anak literatur. Btw, kok nonton mulu sih kerjaannyaa..hehe alni baru mau nonton minggu ini.

  3. 3
    Corat - Coret » Baca Buku: The Lion, the Witch & the Wardrobe
    berkomentar pada jam 1:39 pm
    tanggal 30 December 2006

    [...] Laporan lagi Buku Narnia yang ke-2 The Lion, the Witch & the Wardrobe selesai dibaca…, sebentar kok bacanya, yang lama ya posting laporannya Berhubung saya sudah tahu lebih dulu ceritanya dari film-nya tahun lalu jadi saya makin sebel dengan film Eragon [...]


Isi Komentar