Corat - Coret


9 January 2006
Hari ini di BBC Wikipedia

Angku ‘Aji

Dikirim oleh Yuliazmi dalam Diary, Kenangan

Abdullah… itu nama kakek dari sepupuku, dan saya sejak kecil memanggilnya Angku ‘Aji (Karena dulu satu-satunya Angku/kakek yang sudah naik haji) atau Angku Radio Dalam (karena sepanjang hayatnya beliau tinggal di Radio Dalam). Ya Angku ‘Aji sebelum menjadi mertua dari Om Jang, adeknya Mama, sebenarnya memang ada hubungan keluarga dengan kami.

Semalam, 8 Januari 2005 beliau meninggal dunia pada pukul 21.15 WIB, dilepas oleh keempat anaknya beserta cucu-cucunya. Om Jang kebetulan alhamdulillah sedang menunaikan rukun Islam yang ke-5, sedang istrinya sudah menunaikan setahun yang lalu.

Saat saya dan suami melayat pagi tadi, tampak almarhum seperti orang yang sedang tidur dengan sangat nyenyak, tenang dan damai… seperti almarhum mertuaku hiks… jadi inget Bapak :( Tanteku bilang tidak ada firasat apa-apa…, semalam Angku malah menghabiskan teh botol (bahkan menanyakan berapa harga teh botol sekarang) dan sepiring nasi goreng.

Mengingat Angku ‘Aji adalah mengingat sesosok kurus yang tinggi berpeci yang mengendarai sepeda kumbang besar kemanapun ia pergi. Kegemarannya memakai kaos oblong Swan dengan celana hitam atau sarung. Dulu jika mampir ke rumah, saat sedang tidak menjaga tokonya di Pasar Mayestik, pasti dengan sepeda kesayangannya itu.

Kadang Angku datang sambil membawa jambu air yang berbuah lebat di rumahnya. Kalau kami berkunjung kesana, pasti ada acara menjolok jambu dengan bambu berjaring kain buatannya, seperti ring basket. Hmmm, manis dan segar! =P~

Angku juga memiliki kegemaran merokok daun enau… sejumput tembakau digulung dalam daun enau menjadi lintingan kecil. Dan dulu kita pasti dapat jatah “merokok” satu batang dari angku… merokok daun enaunya saja :) … wah dulu rasanya gaya banget… padahal setelah beberapa detik “rokok” kami dinyalakan, pasti rokoknya mati :P

Kenangan rokok enau ternyata bukan hanya milik saya dan adek-adek… ternyata sepupuku di Kumango juga memiliki kenangan yang serupa. Saya baru tahu setelah chatting dengan Alni yang ada di Singapura barusan:

    Yuliazmi (1/9/2006 9:05:39 PM): Dek, ada kabar duka, inget sama angku Haji yg di radio dalam?
    Yuliazmi (1/9/2006 9:06:08 PM): beliau meninggal semalam jam 21.15 .. dan dimakamkan tadi siang
    Alni (1/9/2006 9:07:00 PM): iya
    Alni (1/9/2006 9:07:03 PM): uda adi tadi sms
    Alni (1/9/2006 9:07:10 PM): angku robi…
    Alni (1/9/2006 9:07:36 PM): *alni manggil beliau angku robi* dan sampai alni ke jakarta kemaren beliau masih inget
    Yuliazmi (1/9/2006 9:07:37 PM): kok robi?
    Alni (1/9/2006 9:07:55 PM): iyaa, alni yg manggil begitu waktu kecil2
    Alni (1/9/2006 9:08:17 PM): soalnya kalau ada sesuatu yg aneh beliau bilang ” Ya Robbi…”
    Yuliazmi (1/9/2006 9:08:35 PM): :))
    Yuliazmi (1/9/2006 9:08:45 PM): anak kecil sekalii…
    Alni (1/9/2006 9:09:58 PM): iya…dan beliau jadi selalu inget tiap pulang bilang ” Maa cucu si Robbi”
    Yuliazmi (1/9/2006 9:10:25 PM): iya tadi pagi ulli sama mas riyo melayat…. seperti orang tidur saja… tenang, seperti waktu bapak almarhum meninggal :(
    Alni (1/9/2006 9:11:03 PM): iya…alni sempat kaget bentar juga di sms uda…kerasa ada yg hilang, jd inget yg lama2 :)
    Alni (1/9/2006 9:11:26 PM): beliau kan yg paling sering pulang, paling deket sama kita, paling sering bagi rokok daun enaunya
    Alni (1/9/2006 9:11:43 PM): kita berempat, di kasi rokok sejak kecil
    Yuliazmi (1/9/2006 9:11:50 PM): iya…. dulu aku juga suka ngerokok nya angku
    Yuliazmi (1/9/2006 9:12:04 PM): bukannya daun jagung yak ??
    Alni (1/9/2006 9:12:10 PM): bukan
    Alni (1/9/2006 9:12:12 PM): daun anau
    Alni (1/9/2006 9:13:40 PM): rokok daun anau
    Alni (1/9/2006 9:13:51 PM): kalau angku sih di gulung2 trus di isi tembakau
    Alni (1/9/2006 9:14:04 PM): tapi kalau buat kita di kasi daun anau nya aja
    Yuliazmi (1/9/2006 9:14:10 PM): emang :D
    Yuliazmi (1/9/2006 9:14:28 PM): dulu kayaknya gaya banget ngerokok :P
    Yuliazmi (1/9/2006 9:15:22 PM): kalau ke seskoal… biasanya naik sepeda besarnya… kayaknya unik aja gitu….
    Alni (1/9/2006 9:15:52 PM): sampai kapan angku masih sepeda2an?
    Yuliazmi (1/9/2006 9:15:55 PM): trus kadang bawa jambu air… hasil metik pake jaring kain buatannya
    Alni (1/9/2006 9:16:05 PM): iya…angku suka yg begitu2
    Alni (1/9/2006 9:16:13 PM): jadinya deket kalo sama cucu2
    Yuliazmi (1/9/2006 9:16:27 PM): mmmmm, lupa… kayaknya th 2000 kali ya
    Yuliazmi (1/9/2006 9:17:02 PM): tapi kadang kita serem juga sih sm angku…. kayaknya tampangnya gimanaaaa gitu…. apalagi klo lagi serius
    Yuliazmi (1/9/2006 9:17:14 PM): tapi kalau ketawa… lucu terkekeh2
    Alni (1/9/2006 9:18:23 PM): iya

Ya, saya waktu kecil kadang agak seram melihat sosok Angku, bukan karena orangnya menyeramkan. Angku adalah sosok yang saat serius menjadi tegas dan tak dapat ditawar dan bila ada yang tidak biasa pasti berguman “Ya, Robbi…” dengan intonasi yang khas. Namun saat santai, beliau sanggup bergurau dengan tawa dan senyumnya yang khas.

Angku adalah sosok seorang kakek yang ulet, pedagang yang giat dan berhasil serta mandiri hingga akhir hayatnya. Selamat jalan Angku…


close
Kami bagi space utk ngeblog tanpa biaya di bedeng.com. Silakan buat dan ikuti Kejutannya disini, di Bedeng.com