Masak: Cumi Telur Balado Hijau
Dikirim: May 13th, 2006 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Hidangan | 9 Komentar »
Walah, baru sempat sekarang posting resepnya Cumi Telur Balado Hijau
. Sorry ya Na, naik publishnya mulur
Masakan ini kesukaan saya dan ternyata yayang juga doyan :D.
Asalnya, waktu masih kecil, Mama membuat cumi telur ini dengan irisan cabai hijau, cuma saya gak doyan dengan irisan cabainya jadi pasti selalu saya sisihkan Nah, sejak tinggal sendiri, saya gak rela harus menyisihkan irisan cabai sebelum makan maupun membuangnya
, jadi untuk selanjutnya cabai hijaunya saya giling saja
>-
Bahan:
- 200gr cumi telur kering
- 150gr cabai hijau
- 10 buah cabai rawit
- 2 lembar daun salam
- 2 ruas lengkuas
- 1 ruas jahe
- 2 siung bawang putih
- 1 batang serai
- ¼ sdt garam
- 300cc air
- sedikit gula pasir
Cara mengolah:
- Rendam cumi telur dalam air panas sambil menyiapkan bumbu.
- Giling halus cabai hijau dan cabai rawit dengan blender.
- Rajang halus bawang putih, sisihkan.
- Memarkan jahe, lengkuas dan serai.
- Tumis bawang putih hingga harum, lalu masukkan cabai giling.
- Tambahkan jahe, lengkuas dan serai serta daun salam.
- Masukkan cumi yang telah ditiriskan, aduk rata.
- Tambahkan garam dan sedikit gula pasir.
- Tambahkan air, masak hingga bumbu meresap dan airnya asat.
- Bila air sudah mengering, angkat.
- Sajikan dengan nasi hangat.
Catatan:
- Karena cumi telur ini sudah asin, maka cicipi dulu sebelum menambahkan garam.
- Merendam cumi cukup lama dapat mengurangi keasinannya. Masukkan kertas roti kedalam rendaman untuk lebih menyerap garam.
- Jumlah cabai rawit dapat disesuaikan untuk mendapatkan rasa pedas sesuai selera.
berkomentar pada jam 2:39 am
tanggal 14 May 2006
[...] Bakwan jagung ini enak untuk dikudap atau dimakan dengan nasi dan sup. Ini bonus buat Nana deh, karena posting cumi telur balado hijaunya mulur Bonus juga buat yang sudah nunggu-nunggu resep cuminya. *GeER mode ON * [...]
berkomentar pada jam 12:51 pm
tanggal 14 May 2006
ok…saya take off sekarang untuk membeli cumi telur b-)
berkomentar pada jam 12:50 pm
tanggal 16 May 2006
kalo pake cumi biasa gimana? enak juga ga?
saya kurang doyan cumi asin nih… hehe…
berkomentar pada jam 1:06 pm
tanggal 16 May 2006
Dini, pakai cumi biasa ok juga kok, tapi airnya dikurangi kan cuminya bukan cumi kering toh?
Biar seru cumi segarnya dipotong dan disayat supaya cantik
berkomentar pada jam 5:16 pm
tanggal 22 May 2006
Wah, ngelihat cabenya aja sudah terasa pedasnya… ssshhh…hhhaaahhh.:d
berkomentar pada jam 10:31 am
tanggal 17 February 2009
wah…makasih atas infonya…
[-O< kayaknya enak….goo…..
berkomentar pada jam 4:36 pm
tanggal 29 July 2009
itu warnanya jd item yach…
berkomentar pada jam 8:14 pm
tanggal 19 July 2010
pake cumi basah boleh gak
berkomentar pada jam 1:12 pm
tanggal 27 July 2010
@Budi: cumi basah, cumi kering, cumi telor boleh-boleh aja… diganti ikan jambal roti juga boleh kok :D