Cuti sudah selesai... harus gak ketemu Agha deh pas jam kantor. Bunli di kampus, Agha sekolah di rumah Nenek. Hmmm, kangen Agha...

Amarah atau Teguran?

Dikirim: May 28th, 2006 | Oleh: | Kategori: Renungan | 2 Komentar »

Tersadar…,
Itu mungkin yang diharapkan
Dari dua hal yang berbeda
Amarah…, atau
Teguran…

Menangis…
Itu hal manusiawi yang terjadi
Dari dua hal yang berbeda
Sedih…, atau
Bahagia

Lalu dimanakah perbedaannya…
Hanya hati yang tahu
Hanya jiwa yang mengakui
Hanya fikir yang menyadari

Apakah Tuhan telah murka?
Atau Dia hanya menegur karna cinta?
Hanya Dia yang tahu
Hanya umatNya yang sadar

Lalu dimana lagi kaki harus menapak
Tubuh harus berteduh
Bocah harus berlindung
Bila bumi terkoyak?

Khalik, amarah atau teguranMu kah ini
Hingga bumi Kau guncangkan
Hingga jiwa Kau renggut
Hingga asa jiwa tertiup padam

Khalik, ampuni salah kami
Dari hambamu yang tak sempurna ini
Berilah kami kesempatan
Dari hatiMu Yang Maha Pemurah

Ya Rabbi
Sayangi kami
Lindungi kami… Amin

Untuk saudaraku di Jogja, semoga tabah dan segera pulih dari bencana ini

Gempa Jogja, Sabtu 27 Mei 2006, 05.54 WIB 5,9 Skala Richter.


2 komentar untuk “Amarah atau Teguran?”

  1. 1
    ita
    berkomentar pada jam 4:48 pm
    tanggal 29 May 2006

    Doaku juga untuk para korban gempa di jogja…smoga diberi kekuatan selalu utk tetap tabah..:(

  2. 2
    JaF
    berkomentar pada jam 9:35 pm
    tanggal 8 June 2006

    Menurut saya bukan amarah atau teguran mbak’e. Ini adalah rahasia NYA yang tak akan pernah kita tahu apa hikmahnya sampai DIA memperkenankan kita melihatnya..

    *Ikut prihatin*


Isi Komentar