Film: Monster House
Dikirim: August 27th, 2006 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Hobi | 6 Komentar »
Pffff, ternyata sudah lama gak nonton… dan sudah lama gak posting resensi film… Superman dan Carribean Pirate 2 sudah kelaut deh…, mau dibahas rasanya basbang
So ini film baru yang ditonton midnight kemaren.
Percaya gak kalau film kartun bisa seram dan mencekam layaknya film horor lainnya? Film Monster House karya Steven Spielberg ini benar-benar mendebarkan walaupun disajikan dalam format kartun
Tentang sebuah rumah yang menjelma menjadi monster yang siap menelan apa saja yang mendekatinya!
Bermula dari penyelidikan seorang anak laki-laki bernama DJ akan sebuah rumah diseberang jalan yang ditempati laki-laki tua bernama Nebbercracker. Pak tua yang pemarah itu akan mengusir semua orang dari halamannya. Dia akan mengambil apa saja yang masuk pekarangannya, termasuk sepeda roda tiga seorang gadis kecil yang tidak sengaja melindas rumput hijaunya.
Kengerian mulai terjadi setelah DJ ditinggal orang tuanya beberapa hari. Layaknya keluarga modern lainnya, orang tua DJ memanggil Elizabeth (Zee) untuk menemaninya (baby sitting). Saat orang tua DJ akan berangkat datanglah sahabat DJ, Chowder yang gemar basket memaksa DJ untuk ikut trick or treat di malam Hallowen. DJ yang tidak berselera dan merasa sudah besar menolak, dia lebih tertarik mengintai rumah si Pak Tua. Berargumentasi sambil memainkan bola basket, Chowder gagal membujuk DJ, sialnya bola basket kesayangannya terlempar ke halaman Nebbercracker
Demi bola basketnya, Chowder rela DJ tidak ikut trick or treat agar DJ mau mengambilkan bolanya. Saat hampir mendapatkannya tiba-tiba Nebbercracker sudah terlanjur keluar rumah dan berhasil menangkap DJ. Namun mendadak Pak Tua itu jatuh pingsan, dan secara misterius cerobong asap rumahnya mengepulkan asap
Saat mobil ambulans membawa Nebbercracker, DJ merasa Pak Tua itu meninggal karenanya, dan rumah itu hendak membalas dendam kepadanya!
Selanjutnya teror mengintai DJ, dan rumah itu berubah menjadi monster yang akan menelan apa saja yang ada dipekarangannya. Bahkan rumah itu menelan siapa saja, termasuk teman pria Zee yang kebetulan mampir dan pernah kehilangan layangannya semasa kecil di pekarangan Nebbercracker. Rumah itu juga hendak menelan Jenny, seorang gadis sebaya mereka yang sedang berjualan gula-gula untuk acara hallowen.
Selamatkah teman Zee dan Jenny? lalu bagaimana mereka mengalahkan rumah monster itu? Benarkah gosip bahwa Nebbercracker memiliki seorang istri bernama Constance yang berbadan besar dan kemudian ia membunuh dan memakan istrinya itu? Selamat menonton, bagus lho film ini, sebagai bocoran akhir ceritanya mengharukan kok
>-
berkomentar pada jam 7:01 am
tanggal 28 August 2006
Beneran serem nggak niiih? kok aku baca ratingnya semua umur sih? soalnya pengen ngajak dakocan ‘nongton bioskop’:)>-
berkomentar pada jam 9:28 pm
tanggal 28 August 2006
wah kedengeran seru… secara aku ini penakut utk nontol film horor hihihi… tp boleh ah ntar nonton :D
berkomentar pada jam 8:07 am
tanggal 29 August 2006
#nana
Seingatku, di bioskop gak ada tulisan semua umurnya deh. Juga, biasanya kalau film semua umur itu diputar midnight-nya jam 22.00, gak pernah yang jam 22.50. Nah, kemaren ini, Monster House diputarnya jam 22.50.
berkomentar pada jam 11:36 am
tanggal 7 September 2006
[...] Currents Current Mood: sebel… jadi pilek gara2 debu , abis pindahan meja kantor Current Taste: bakso…, seger buat lawan nih pilek Current Clothes: blouse abu-abu Current Desktop: Wallpaper Monster House Current Toenail Colour: natural, gak pake kutex Current Time: 18:00 WIB Current Annoyance: ya ini pilek yang gak mau berhenti… Current Thoughts: aaada aja [...]
berkomentar pada jam 2:25 pm
tanggal 15 September 2006
takut liat film ginian…
btw, met wiken Yul. Salam buat mas Riyo.
berkomentar pada jam 11:42 pm
tanggal 29 September 2006
film nya pancen apek tenan,wong pati piye kabare.aku cah koryo kalangan,gabus