Cuti sudah selesai... harus gak ketemu Agha deh pas jam kantor. Bunli di kampus, Agha sekolah di rumah Nenek. Hmmm, kangen Agha...

Seputar Lebaran

Dikirim: November 9th, 2006 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Serba-serbi | 6 Komentar »

Waks, beneran libur posting nih liburan lebaran…, Yayang aja sudah posting beberapa sepulang kami dari Bandung. Ada apa aja lebaran ini? Ini liputannya :)

  • Menjelang lebaran seperti biasa beberes rumah. Kebetulan hari Sabtu semua perlengkapan komputer teman-temannya Yayang sudah diambil oleh pemiliknya, jadi bisa sekalian bersih-bersihnya.
  • Untuk lebaran kali ini, saya gak masak masakan istimewa :( Kalau lagi giliran lebaran di Bandung, so pasti gak masak-masak. Tapi memang setelah diingat-ingat karena kondisi, kita lebih sering lebaran di Bandung karena waktu itu Mama dan Papa pulang kampung ke Kumango.
    Akhirnya saya masak Asam Padeh Daging… Sorry gak ada fotonya… keburu dibawa ke Bandung untuk oleh-oleh, hehehe biasa Yayang pengen pamer masakan istrinya :”> Nanti kalau bikin lagi diposting deh resepnya :) >-
    Oh ya seperti biasa Mama kirim oleh-oleh rendang paru buatannya (*) untuk Ibu Bandung.

Mama terima pesanan rendang padang nih. Ada rendang daging ada rendang paru…. Dijual kilo-an, ada yang mau pesan ?? ;)

  • Ilham digendong MatoLebaran, kita shalat Ied tanggal 24 Oktober di Lapangan Seskoal bareng Mama Papa dan adek2. Habis itu seharian di rumah Mama-Papa. Ilham sama Bapak-Ibunya juga datang sampai jam 2 siang. Hari ini Ilham sama Mato terus nih…, digendong sampai pulas… :D. Waktu malam, ditempat Yahku Ilham juga sempet sampai tidur digendong Mato… hihihi, gara-gara sudah lama gak gendong2 baby, belakangan pegel2 nih tangan Mato, padahal Ilham gak berat-berat amat :D Sayang Ilham pakai pampers, Mato gak ke-ompolan deh :P
  • Sesuai rencana, hari Rabu 25 Oktober 2006 kita berangkat ke Bandung bareng Mas Dian sekeluarga dari Bekasi. Keberangkatan agak mundur karena Mas Dian harus ke dokter dulu, ibu jari kakinya bengkak karena “cantengan”
  • Sampai di Bandung, langsung seru deh cerita ini itu dengan Ibu, Mbak Dina dan Mas Tanang sekeluarga. Malamnya Alya dan Idang yang memang sudah menunggu-nunggu Pak De Diannya serta merta menagih janji jalan-jalan :D. Kita bertiga Ibu dirumah saja, ngobrol sambil nonton TV…, menunggu oleh-oleh jagung bakar yang yummy ;)
  • Kamis pagi kita semua pergi ke makam Bapak Almarhum. Seperjalanan Alya selalu nempel ke Bu De Kuky, Tante Yuli maupun Om Gartanya… kita menyebutnya “sudah lebih user friendly :P” karena lebaran sebelumnya Alya masih jadi anak Mama, gak mau sama orang lain :) . FYI, Yayangku kalau di keluarganya dipanggil Garta, soalnya satu keluarga kecuali Ibu namanya Riyo semua :D
  • Balik dari makam, mampir ke tempat PakDe Son hanya ternyata mereka sekeluarga sedang pergi. Langsung deh ke tempat BuDe Nani di Budisari.
  • Karena hujan lebat kita cukup lama disana, padahal niatnya masih mau sowan lagi ke Parakan. Akhirnya diputuskan untuk makan siang di RM Ampera yang ada di Tubagus Ismail sebelum pulang. Ealah, lauk pauknya banyak yang sudah habis. Tapi yang bikin gregetan adalah pelayanannya yang amburadul #-o … wah jangan-jangan karena lebaran pegawainya cabutan nih :-?
  • Selepas maghrib, setelah berfoto keluarga, kita semua jalan lagi, sebelum ke Parakan kita mampir dulu ke tempat tantenya mbak Nungky. Di Parakan kita sampai larut malam, ngobrol sama Tante Titi dan Tante Imun sambil ngabisin logistik… :D
  • Oh ya Bundanya Dakocans ternyata hari ini harus ke Jakarta, kemarin begitu sampai Bandung saya langsung sms, ealah sampainya baru malem. Jadi deh batal lagi rendevu-an, padahal rajutan bintang2 buat Ainun dan Aisha udah dibawain dari Jakarta.
  • Hari Jum’at siang Mas Tanang sekeluarga pulang, sedang Mas Dian sekeluarga rencananya pulang sorenya. Sebelum pulang kita ikut Mas Dian jalan ke China Emporium. Lihat-lihat eh dapat sweater untuk Mama dan Ibu. trus ikutan ponakan milih manik-manik (mote)… jadi inget jaman SMA, bikin kalung dan gelang dari manik-manik. 8->
  • Karena hujan deras, akhirnya Mas Dian batal pulang hari ini. Kita makan malam di Ampera lagi, kali ini lauknya masih lengkap. pelayanannya kurang lebih sama kayak kemaren lah.
  • Ternyata untung Mas Dian batal pulang sore itu, karena dapat berita bahwa ada kabel sutet yang putus di Cipularang… fiuh #:-S Tetapi cantengannya makin parah, akhirnya malam-malam kita ke UGD Boromeus deh dan kukunya terpaksa dicabut untuk membersihkan kuman yang masuk.
  • Oh ya, kita punya misi nih… mengajak Ibu ke Jakarta menghadiri acara Open House Lebarannya Om Edi sekaligus nginap di Jakarta. Tau aja, Ibu paling susah kalau diajak nginap, maunya PP Jakarta Bandung. Akhirnya Ibu kekeuh mau pulang hari Senin.
  • Sabtu pagi rombongan Mas Dian pulang ke Jakarta, Mbak Dina juga ikutan karena harus kejar deadline tesisnya. Tinggal kita deh yang harus “merayu” Ibu supaya mau 1 minggu di Jakarta. Untuk urusan baju sih sudah sukses untuk 1 minggu, rayuannya “Jakarta sumu’ Bu, mending bawa baju lebih biar bisa ganti-ganti, lagi pula kasian kopernya koclak cuma diisi sedikit ;) “.
  • Oh ya Sabtu siang, saya menemani Ibu ke Pasar Kosambi, ada yang dicari Ibu. Sekalian mampir ke toko perlengkapan jahit membeli titipan mbak Nungky. Disana saya dapat beberapa benang rajut lokal <:-p
  • Perjalanan pulang naik X-Trans dari Cihampelas lebih lama 1 jam dari biasanya, karena tol sempat padat. Akhirnya sampai rumah jam 11 malam. Habis makan malam dan kita cuma ngobrol sebentar karena capek
  • Sesuai rencana, sebelum ke rumah Om Edi, Ibu mampir ke rumah Mama-Papa. Habis makan dan ngobrol baru berangkat. Sampai di tempat Om Edi, langsung deh Ibu di lobby sana-sini untuk nginap. Saya langsung kompakan sama Eyang Bin untuk merayu Ibu supaya gak pulang hari Senin.
  • Pulangnya kita ikut Tante Rin, sekalian antar Ibu karena akan menginap disana. Besoknya Ibu mau jalan sama Tante Rin melihat cucunya.
  • Brooch Bunda NanaSenin, Yayang sudah masuk. Karena Bunda Nana masih di Jakarta, maka rencana lagi deh untuk ketemuan. Untuk mencegah si Bunda ngiri sama Dakocan *-:) , saya buatkan bros crochet dengan benang katun kuning.  Eh ternyata gagal juga, soalnya si Bunda sudah gak pede nyetir sendiri di Jakarta :-??

Lalu…, bagaimana kelanjutan misi “seminggu” kita? Nanti diposting terpisah deh :) >-


6 komentar untuk “Seputar Lebaran”

  1. 1
    Corat - Coret » Mission Accomplished
    berkomentar pada jam 6:54 pm
    tanggal 9 November 2006

    [...] Yup!, misi kita…, semua anak-menantu-nya Ibu Bandung layak dibilang sukses Ibu benar-benar 1 minggu di Jakarta [...]

  2. 2
    dyah
    berkomentar pada jam 5:22 pm
    tanggal 23 November 2006

    rendang parunya enak enak enak enak… \:d/

  3. 3
    Corat - Coret » Masak: Asam Padeh Daging
    berkomentar pada jam 8:51 pm
    tanggal 10 December 2006

    [...] Siapa bilang masakan Padang selalu identik dengan santan? Yang ini gak tuh Whew, lama banget gak posting resep, jadi hari ini saya posting Asam Padeh Daging yang lebaran kemaren dibawa ke Bandung soalnya habis masak sempat di foto dulu [...]

  4. 4
    Corat - Coret » Rekap Paket
    berkomentar pada jam 1:39 am
    tanggal 11 July 2007

    [...] yang mempersempit waktu kunjungan. Senangnya ketemu paket hemat ini, akhirnya bintang-bintang dan bros kuning bisa diserahterimakan pada yang [...]

  5. 5
    ika
    berkomentar pada jam 12:16 pm
    tanggal 19 April 2008

    saya penggemar rajutan, ;;) terutama rajut tangan, apakah ibu punya pola-pola yang bagus dan mudah kalau punya, saya mohon ^:)^ polanya donk :aha:

  6. 6
    Yuliazmi
    berkomentar pada jam 12:37 am
    tanggal 22 April 2008

    @ika: untuk pola biasanya saya lihat di anniesattic.com atau berroco.com

    Yuliazmi’s last blog post..Mystery KAL Scarf in My Version


Isi Komentar