Cuti sudah selesai... harus gak ketemu Agha deh pas jam kantor. Bunli di kampus, Agha sekolah di rumah Nenek. Hmmm, kangen Agha...

Masak: Gulai Kacang Panjang

Dikirim: September 21st, 2007 | Oleh: | Kategori: Hidangan | 11 Komentar »

Gulai Kacang PanjangCeritanya masak untuk buka puasa beberapa hari yang lalu, tapi baru sempat posting hari ini. Bulan puasa begini perlu banget punya masakan yang bisa disimpan untuk beberapa kali penyajian. Nah, bikin gulai kacang panjang campur2 ala Yuli deh…, seperti biasalah terinspirasi sama gulai-nya Mama yang isinya campur macem2 tapi tetap enak :D. Intinya sih bikin sayur gulai, dengan bahan yang ada di dapur/di kulkas serta disesuaikan dengan selera yang mau mengkonsumsinya. Gampang kan ;)


Bahan:

  • 400gr kacang panjang (kurang lebih 3 ikat)
  • 200gr buncis
  • ½-1 bungkus tempe
  • ½-1 buah tahu cina
  • 2 ruas laos, dimemarkan
  • 2 ruas jahe, dimemarkan
  • ½ sdt ketumbar
  • ½ sdt gula
  • 1 sdm garam
  • ½ sdt royco
  • 3 butir kemiri
  • 1 ruas kunyit
  • 100gr cabe merah giling
  • 3 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah
  • 3 lbr daun salam
  • 1 batang serai
  • 250cc santan dalam kemasan
  • 1 liter air untuk mengaduk santan

Cara Mengolah:

  • Bersihkan buncis, potong kira-kira 0.5cm, sisihkan.
  • Bersihkan kacang panjang, potong 1,5cm, sisihkan.
  • Potong-potong tempe dan tahu membentuk kotak berukuran sekitar 1,5×1,5cm, sisihkan.
  • Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit dan ketumbar, masukkan ke dalam panci.
  • Letakkan panci diatas api sedang. Tambahkan cabe giling, daun salam, laos, jahe, dan serai ke dalam panci, beri air secukupnya.
  • Masukkan potongan kacang panjang dan buncis, bila mulai layu tambahkan garam dan gula.
  • Masukkan potongan tempe dan tahu.
  • Bila air mulai mendidih, masukkan santan yang telah dicampur air. Aduk-aduk agar santan tidak pecah. Masak hingga santan mendidih.
  • Tambahkan royco. Angkat dan hidangkan.

Catatan:

  • Beri garam garam lebih banyak (sesuai selera) bila menggunakan tahu dan tempe, karena dua bahan makanan ini sangat menyerap garam. Jadi jangan takut keasinan, kecuali bila Anda menambahkan 1 bungkus garam dalam masakan (itu mah kebangetan :)) )
  • Bila tidak ingin tahu menjadi hancur dan membuat tampilan masakan menjadi tidak indah, maka potongan tahu dapat di goreng sebentar. Atau Anda dapat menggantinya dengan tahu coklat (istilahnya apa ya? itu tuh yang biasa dipakai tukang gorengan).
  • Jika mau bisa ditambahkan potongan hati ayam atau potongan daging sapi agar rasa gulai semakin yummy.
  • Jika suka juga bisa ditambahkan potongan kol putih. Jangan banyak-banyak nanti gas lambung bisa bertambah ;)
  • Nah satu panci gulai sudah siap, seperti biasa simpan sebagian dalam beberapa wadah bertutup dan masukkan kedalam lemari es bila telah dingin. Panaskan secukupnya saat akan dihidangkan.

11 komentar untuk “Masak: Gulai Kacang Panjang”

  1. 1
    henny
    berkomentar pada jam 2:35 am
    tanggal 24 September 2007

    pagi m.yul…..wah resepnya boleh juga buat nambah menu buka puasa!salam kenal ya…..:)>-

  2. 2
    ario dipoyono
    berkomentar pada jam 1:15 pm
    tanggal 24 September 2007

    :((:((:((:(( uenak… buat buka puasa

  3. 3
    linda
    berkomentar pada jam 2:17 pm
    tanggal 24 September 2007

    bu, mau donk gulainya. tp jangan pedes2 ya bu ;)
    btw, makasih doanya bu
    kapan nih bisa private loop stich

  4. 4
    ridu
    berkomentar pada jam 3:29 pm
    tanggal 24 September 2007

    duuh kayaknya kane tuh bwt buka puasa! :d

  5. 5
    aLe
    berkomentar pada jam 11:17 pm
    tanggal 24 September 2007

    wenak e ekkk =P~

    yah., rejeqinya yg punya istri ;)) *lirik oM yoga* :P

  6. 6
    Yuliazmi
    berkomentar pada jam 6:12 pm
    tanggal 26 September 2007

    @ henny : salam kenal juga, makasih sdh mampir. Met nyoba bikinnya :)

    @ ario : enak kok nangis :D … iya nih bikin buat buka puasa

    @ linda : hehehe, bikin aja Lin, gampang kok tinggal cemplung2 aja ;)
    Loop atau cable sih? iya ya, sabar ya Lin, aku belum bisa set waktunya :(

    @ ridu : enak dooong :D

    @ aLe : hihihi…, makanya cari rejeki-nya juga dooong.
    Ale si Om namanya diganti2 mulu sih [-(

  7. 7
    Tiwi/Miniez
    berkomentar pada jam 12:13 am
    tanggal 28 September 2007

    Yul…sorry, baru mampir skrg nih, mudiknya ampe lebaran say, pengin lontong opor hehehe….

    wah, yang ini boleh donk dikirim kilat ke Smg:d

  8. 8
    Yuliazmi
    berkomentar pada jam 11:56 am
    tanggal 28 September 2007

    @ Tiwi: wah asyik dong… bisa dipuas2-in libur di Semarang. Dikirim kilat? lho kan udah sampai resepnya :D Salam buat Eyang-nya Noni… Have a nice time ya :)

  9. 9
    kresna
    berkomentar pada jam 5:41 pm
    tanggal 19 December 2007

    ga sengaja nemu blog ini ,,, soal’nya ini lagi nunggu buka puasa ,,, lagi boring mau buka pake apa,,, masak sate ama padang terus,,, kadang2 juga cuma lalapan ama nasi goreng ,,, ,,, ada juga nasi goreng :d,,, maklum anak kost :))

    mau coba masak tapi takut ga keduman,, alias ga kebagian,, soalna yang kost/ngontrak anak banyak :)),, makasih atas masukan ragam masakannya ;))

  10. 10
    wajibdiisi
    berkomentar pada jam 5:05 pm
    tanggal 5 June 2009

    sedep banget ye bu!!

  11. 11
    anita
    berkomentar pada jam 2:34 pm
    tanggal 28 August 2010

    wah kebetulan bgt nie resep pas lg nyari hehehehehehe


Isi Komentar