Tips: Cukup Garam atau Belum
Kasih tips ah ;;). Untuk urusan masak yang paling gak boleh dilupa adalah urusan memberi garam. Yang paling hebat dari berbagai resep adalah penggunaan kata secukupnya. Repotkan, memberi garam dengan ukuran kira2…, pasti harus di-icip-icip sampai terasa pas.
Nah di bulan puasa ini biasanya ragu apakah masakan yang kita buat sudah cukup bergaram atau belum. Tips yang ini cocok untuk membantu kita mengecek kadar garam dalam masakan berkuah tanpa harus mencicipinya…, jangan sampai batal kan puasanya :D
Gampang…, setelah memberi garam, sebelum kompor dimatikan cukup ambil setetes kuah dari masakan tersebut. Teteskan pada kuku ibu jari Anda dan perhatikan bentuk keliling tetesan yang menempel pada kuku.
- Tetesan tumpah: masakan belum diberi garam
- Tetesan pecah: masakan belum cukup diberi garam
- Tetesan bulat tidak sempurna: masakan kurang garam, tambah sedikit
- Tetesan bulat sempurna: masakan sudah cukup garam,
lihat tingkat kecembungan tetesan;- datar: perlu ditambah sedikit garam
- agak cembung: Tidak perlu ditambah garam untuk mereka yang tidak terlalu suka asin.
Perhatikan bahan masakan yang digunakan, jika bahan makanan bersifat meyerap garam (misal tahu, tempe, kentang) maka harus ditambahkan sedikit garam. - cembung sempurna: Tidak perlu diberi garam.
Selamat mencoba 






