Midnight kemarin kami nonton AAC (Ayat-ayat Cinta), hasil dari sms Ummi Dani yang sudah lama merindukan klub midnight kumpul lagi :D Biar sekalian rame, kami menawarkan kopdar pada Suprie, salah satu anggota RuangKoPI.com yang memang menanti-nanti AAC diputar. Agar menu Pay 1 For 2 sukses, Suprie pun kami titahkan untuk “merayu” Mr. Bambang yang juga mendambakan AAC
Singkat cerita, kami baru bertemu Supri dan Mr. Bambang sekitar pukul 21.00 di Senayan City XXI. Setelah beli tiket yang memang lebih murah dari PS XXI, kita nongkrong di foodcourt sebelum putar-putar cari tempat nongkrong lain yang buka sampai menjelang jam 23.10. Sambil nongkrong, saya menghubungi Ummi Dani yang sedang panik menunggu Abah Djoko yang tak kunjung tiba. Alhasil, berkat mbak penjaga yang baik hati, kami masuk terlebih dulu… Abah dan Ummi nanti tinggal masuk saja. Untungnya mereka sampai bioskop tepat sebelum film diputar.
Inti cerita film ini bagus, walau ternyata Ummi, Suprie dan Mr. Bambang kecewa mengingat mereka sudah baca novelnya. Saya dan suamipun sempat melontarkan kritik kecewa dari sisi cinematography-nya
Yang jelas saya gak nangis tuh seperti yang sudah diwanti-wanti Iza, salah seorang mahasiswa saya yang juga menanti AAC :D Mungkin kalau saya baca novelnya saya baru akan menangis
So, ada yang mau bellin novel Ayat-ayat Cinta untuk saya