Ke Gunung Pancar
Bermula dari siaran radio yang didengar suami saat hendak menjemput saya akhirnya Sabtu lalu kami mengunjungi Pemandian Air Panas Gunung Pancar milik Pak Suratman. Berlima dengan Mama, Papa dan salah seorang adek saya kami berangkat sekitar pukul 14.00. Berhubung jalur tol yang biasa kami tempuh hanya JORR dan Cipularang, jadilah kami “buta tol” saat harus pindah ke tol Jagorawi yang menuju Sentul
jadi ada 1 jam yang terbuang karena salah ambil jalur, duh. Ya, Gunung Pancar yang kami tuju berada di kawasan Sentul.
Begitu masuk desa karang Tengah, kami menemukan makanan enak yang susah dicari di Jakarta… Kacang Bogor rebus!! hehehe, saya suka banget kacang bogor rebus, apalagi yang pas campuran garamnya
Sekitar 16.30 kami sampai di tujuan yang berada di area Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Pancar. Untuk masuk ke TWA setiap orang dikenakan biaya Rp. 2000,- dan kendaraan Rp. 2000,- Jika mau berkemah ada tarifnya sendiri sedangkan dipintu masuk tanah milik Pak Suratman kami perlu membayar Rp. 10.000,- per orang dan Rp. 4000,- untuk kendaraan.
Untung sekali saat kami tiba, tempat ini tidak terlalu ramai dengan pengunjung, jadi kami bisa langsung berendam air panas di tempat yang disediakan. Ada 3 kamar berendam yang berisi 2 bathup selain ruangan lainnya. Disini saya dan Mama berendam sekitar 30 menit…, oh ya aturan disini tidak boleh berendam dalam ruangan yang sama dengan lawan jenis, meskipun suami istri [-x.
Yang unik dari pemandian ini, air panasnya bukan air panas belerang…, bahkan airnya bisa langsung diminum. Air ini konon berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, sehingga banyak pengunjung yang di terapi disini. Sudah banyak mereka yang sakit jantung harus di-bypass dan menggunakan balon akhirnya sehat tanpa tindakan operasi setelah menjalani terapi air ini. Bahkan kami bertemu dengan salah seorang dari mereka, Pak Untung, yang masih menjalani terapi untuk memulihkan kondisinya. Pak Untung Ujang sendiri tidak jadi harus menjalani operasi.
Pasangan Pak Suratman dan Bu Lis ini terbilang unik…, mereka ramah terhadap pengunjung, bercerita dan bercanda satu sama lainnya layaknya anak muda. Cerita-cerita segar dan pengalaman yang luas mereka sharing dengan cara yang menyenangkan. Ditengah-tengah obrolan kami tentang terapi dan sebagainya, tiba-tiba Bu Lis mengatakan bahwa saya bertekanan darah rendah dan bermasalah pada pencernaan. Ya, bu Lis bisa mendiagnosa awal tanpa kami beritahu apapun. Lalu dengan memeriksa nadi, beliau membeberkan kondisi kesehatan saya.
Karena jadwal terapi tidak dilaksanakan pada akhir minggu, kami akhirnya disarankan untuk mengkonsumsi terlebih dahulu air yang berasal dari mata air gunung pancar. “Mudah-mudahan cukup dengan mengkonsumsi air saja, yang penting selalu makan makanan sehat”, pesan Bu Lis. Ya, mudah-mudahan, kami pun memang merasa lebih segar setelah berendam. Mama yang kadang tidak tahan udara dinginpun merasa lebih baik setelah berendam dan memijat jalan nadi saat berendam agar aliran darah lebih lancar. Pukul 21.30 kami pulang ke Jakarta dan berencana untuk kembali lagi suatu saat nanti.







Tanggal 4 March 2008 jam 5:25 pm dari
Indonesia
Firefox 2.0.0.12 on
Windows Vista
Menggunakan
Besok Kamis ya ….

**Kayaknya namanya bukan pak Untung deh, tapi pak Ujang
Posting terakhir di blognya Riyogarta Gratis Domain + Hosting (200MB) 1 Tahun
Tanggal 4 March 2008 jam 5:46 pm dari
Indonesia
Firefox 2.0.0.12 on
Windows Vista
Menggunakan
@ Riyo: Iya ya Pak Ujang, udah dibetulin tuh
Tanggal 6 March 2008 jam 10:17 am dari
Indonesia
Opera 9.24 on
Linux
Menggunakan
Ikut dong……:D
mau lagi…….:P
yah tungguin yah
Tanggal 7 March 2008 jam 4:25 am dari
Indonesia
Firefox 2.0.0.12 on
Windows Vista
Menggunakan
@ adek : ditungguin deh di Gn Pancar
Tanggal 14 March 2008 jam 1:29 pm dari
Indonesia
Internet Explorer 6.0 on
Windows XP
Menggunakan
keren abiezzzzz yupz gunung pancar kaya’nya asyik bgt tuch;)
Tanggal 16 March 2008 jam 10:12 am dari
Indonesia
Firefox 2.0.0.12 on
Windows Vista
Menggunakan
@ ocha : emang asyik
Tanggal 20 August 2008 jam 11:56 am dari
Indonesia
Internet Explorer 6.0 on
Windows XP
Menggunakan
Kalau naik motor datang dari Kramat Jati/ cibubur , jalan mana yang singkat untuk ke Gn.Pancar ini ? Tempat wisata apa ada lagi yang lain di seputar wilayah itu ?
Yang kasi informasi ke email saya diucapkan terimakasih.
sm_tambunan @yahoo.com
Tanggal 21 August 2008 jam 5:02 pm dari
Indonesia
Firefox 3.0.2pre on
Ubuntu Linux
Menggunakan
@Saor: waduh, saya kurang tahu kalau pakai jalur motor, saya juga tidak hunting tempat wisata lainnya.
Tanggal 30 September 2008 jam 11:20 pm dari
United States
WordPress 2.6.2
Menggunakan
[...] “Gunung Pancar“: berawal dari siaran radio tentang Air panas non belerang akhirnya kami pelesir ke Gunung Pancar. Berendam air panasnya juga minum air gunung tersebut. Alhasil badan memang jauh lebih segar. Nah kami 2 kali ke sana, kali yang kedua memang selain berendam, kami terapi jetstream… dipijat titik-titik peredaran darah dengan semprotan air panas gunung bertekanan tinggi. Menurut Bu Lis, kondisi kami baik-baik aja… tinggal bersabar menunggu rejeki dan kesiapan diri. Itu sudah 5 bulan yang lalu [...]