Dikirim: August 31st, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | Tags: 10w USG | 19 Komentar »
Sabtu kemarin Bapak anterin ibu untuk periksa dan lihat perkembangan si Junior. Alhamdulillah, sudah lebih besar dari minggu lalu…, bakal tangan dan kakinya juga sudah terlihat. Cuma kata dokter si Junior, lagi bobo… geraknya cuma sebentar aja: “Kalau kenyang dia tidur” …, hehehe, kekenyangan makan ikan mujair yang digorengin khusus sama adik bungsu saya kali.
Nah, saking senengnya Bapak minta print USG-nya… dan saat ini sudah diposting di sebelah
nduluin ibu posting
Ini nih hasil scan USG-nya, menurut besarnya janin sekarang si Junior umurnya 10 minggu 6 hari (plus/minus 4) … 2 minggu lagi periksa lagi di RS lain tempat dokternya praktek juga karena mau USG yang 4 dimensi. Oh ya, kata dokter plasenta-nya di atas, sip artinya posisi plasenta memungkinkan untuk lahiran secara normal. Alhamdulillah

Dikirim: August 17th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 48 Komentar »
Alhamdulillah, kemarin pagi setelah 8 tahun penantian akhirnya saya bisa memberikan kejutan buat suami tercinta.

Ya!, hasil test pack saya ternyata positif. Berarti pusing, mual, lemes dan drop tekanan darah yang saya alami akhir-akhir ini kemungkinan besar karena datangnya calon bayi mungil kami. Mohon doanya supaya saya, calon bayi dan tentu calon bapaknya sehat selalu
Juga nanti lancar sampai persalinannya.
Amin.
Mudah-mudahan 8 atau mungkin 7 bulan lagi saya dan suami sudah menimang bayi mungil kami yang sehat dan cerdas. kok pakai mungkin? soalnya saking lamanya menanti saya sampai gak inget kapan saya terakhir de-pe-te
jadi ya mungkin sudah 2 bulan atau mungkin 1 bulan. Yang penting tidak lama lagi saya jadi ibu
OOt: kenapa saya baru posting kabar gembira ini sekarang?
- Karena internet di rumah baru dapat jadwal maintenance malam ini (ada perubahan dr kamis euy)
- Saya masih kadang pusing kadang mual euy, sampai-sampai si Bapak udah duluan posting
- Kemarin sekalian laporan…, laporang langsung sama Mama-Papa (Jkt) dan Ibu mertua (Bdg) jadi gak sempat berburu koneksi
Dikirim: August 12th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Serba-serbi, Special | 12 Komentar »

Due to his overtime works, we almost spend the time outside rather than having dinner at home. This situation was resulted me as a cook have a long-time vacancy
What a life
Nop!, I don’t quit cook but have a pause
…, the recipes and any experimental dishes still dancing in my mind waiting to be cooked.
Last week, when I picked him up at Plangi, we finally get a pan package at Innovation Store. Yup 1 set of Magic Power Pan was my b-day present from him
Consist of 4 type of pan: omelet pan, 1 deep pan, 1 grill pan, 1 square pan with 1 glass cover and spatula plus extra scissor and knife, it drills me to back to kitchen
Ok, back to cook Ma’am! Thanks Honey
Ulang tahun kali ini dapat hadiah 1 set Magic Power Pan… asyik. Harus rajin masak-masak lagi niy, hihihi. Masak apa yaaaa??
Makasih ya Yang
Dikirim: August 3rd, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Handcraft, Serba-serbi, Teknoblogia | 29 Komentar »

My Dear husband just have a new gadget named Mio DigiWalker C230. A portable pocket-size GPS to assist and accompany him go to many places. He loves it’s adjustable features to show him a bunch of alternative route to go. As leaving Mio inside the car when parking (especially in an open area) is not recommended (actually I don’t allow it too
), so he has to bring it inside his pocket. Considering keys, coins and other thing inside that would scratch its beautiful body, my husband request a “simple” pouch to keep it safe.


Because the requirement is to safe it from scratch, so I make the pouch with tunisian technique. Use tunisian simple stitch to make it a solid and masculine pattern with grey wool thread. I only add 3 rows tunisian knit stitch as an accent. Even it just a simple pouch, I finish it in a few days due to my high activities.


Why I said a simple pouch? because my husband doesn’t want any zipper, or button or rope to close the pouch. I think the pouch must have any safety item to prevent its content from slip down when put upside down in his pocket. He just wants to slide in his Mio into the pouch just like a sock.
Mas Riyo punya GPS untuk jadi penunjuk jalan, biasalah gadget mania. Nah karena si Mio C230-nya itu bisa dan perlu dibawa kemana-mana dan dilarang keras ditinggal di mobil kalau lagi parkir. Maka dia minta dibuatkan kantong supaya aman dari gores kalau masuk kanton pantalonnya. Karena mas Riyo mintanya kantong “biasa” yang gak pakai embel-embel apapun jadilah saya bikin kantong rajutan pakai teknik tunisian.
So, here it is… his grey-mio tunisian pouch.
Pssst, actually I plan to add an elastic rode/ribbon at the top of the pouch

Recent Comments