Cuti sudah selesai... harus gak ketemu Agha deh pas jam kantor. Bunli di kampus, Agha sekolah di rumah Nenek. Hmmm, kangen Agha...

Hamil ya… gimana caranya?

Dikirim: September 30th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Hidangan, Renungan | 30 Komentar »

Hmmmm, mumpung mau lebaran bagi2 THR buat temen-temen yang masih berjuang bertahan di status yang saya alami selama sekitar 8 tahun kemarin. Siapa tahu habis lebaran ini satu-persatu mulai tertular … tertular hamil :girl:

Posting ini sudah lama pengen dibuat, ditambah kompor2 yang mendukung & menuntut dari teman merajut. Cuma ya, tau nih ibu hamil bawaannya gak produktif selain laper hihihi, posting jarang… merajutpun belum.

Oh ya, posting ini sebenarnya cuma catatan apa yang saya alami selama penantian…, mudah2an bisa jadi masukan walaupun mungkin gak semuanya yang serius. So, how do I get pregnant? Only God knows, and only from God’s merciful because I don’t realize it until 2 months pregnancy :)   May my expecting months and delivery time just go smooth. Amin

  • Ke Dokter: ini yang saya jalani setelah keguguran di tahun 2000. Lengkap setelah dikuret, hydrotubasi (ditiup) dan dipanasi indung telurnya selama seminggu penuh. Dokter selalu kasih hormon untuk diminum pada hari kesekian haid, supaya bulan depan pembuahan berhasil. Hasilnya bolak-balik dokter tanya apa saya sudah telat… bolak-balik juga saya “dapat” terus :(( Setelah beberapa bulan saya stop ke dokter karena suami takut efek samping dari hormonnya.
  • Diurut: pertama kali diurut sama paraji anak yang katanya biasa “membetulkan” posisi peranakan setelah keguguran… ditambah makan telur ayam kampung seperti yang dianjurkan ternyata belum berhasil juga.
  • Ditanya-dituduh-dihujat: Nah kalau yang ini banyak versinya. Versi perhatian karena datangnya dari teman2 yang sudah akrab atau teman “gelo”. Ada juga versi yang bikin sakit hati, karena datangnya dari orang yang kenal gitu aja atau baru kenal tapi dia sok akrab … Grrrr! Ini nih diantaranya:
    • Eh udah hamil ya…?“: ini biasanya dari orang yang melihat penampakan saya, ceritanya orang-orang bilang saya itu “perut burung”, perutnya cenderung lebih maju jadi kadang seperti orang hamil muda
    • Kapan isi...?” Ini bisa dalam bentuk versi perhatian atau versi sakit hati
    • Kapan nih? bisa gak?” kalau datangnya dari teman2 “gelo” biasanya sih nanti berlanjut dengan ledekan dan gurauan yang gelo-gelo :p Tapi pernah kena versi sakit hati yang bikin saya benar2 sebel dan sakit hati X(
    • Perlu bantuan gak?” dan sejenisnya… ini sih biasanya dari sohib2 gelo… terutama pas lagi jamannya sidang pendadaran S1 atau kumpul2 lainnya. Yang ini sih gak mempan soalnya memang pas sesi “gelo” :))
  • Terima advis: ini saya dapat dari siapapun…, saudara, teman, rekan sejawat yang lebih senior umurnya, kenalan baru, dll. Sebagian dijalankan sebagian belum
    • Banyak-banyak doa
    • Makan buah pinang
    • Diinjek jempol kakinya sama orang yang sedang hamil
    • Dipancing … yang ini saya dari awal tidak mau dengan alasan pribadi yang sudah didiskusikan dengan seksama.
    • Diompoli bayi… ini sih sering banget, bahkan bukan ompol lagi. Anak teman saya dikampus yang dulu sempat tetanggaan bahkan sampai pup kalau saya gendong (untungnya pupnya pas pake pampers ;))
    • Jangan kecape’an
  • Jangan banyak pikiran” nah yang satu ini rada-rada spt buah simalakama. Gak dipikirin tapi ditanyain mulu, jadinya kepikiran lagi kan. Dipikirin gak hamil-hamil…, gak dipikirin eh masih belum hamil juga… doooh! #-o
  • Diurut lagi: kali ini sama kenalan/sepupu jauh istrinya kakak ipar, namanya mbak Puri. Urut disini selain bikin segar badan juga sekalian meriksa kondisi rahim. Saya dan suami ikutan diurut beberapa kali sambil 1 kali mengkonsumsi olahan herbal yang disiapkan. Hasilnya badan segar, kondisi bagus tinggal tunggu rejekinya aja. Kebetulan rejeki yang didapat belum dalam format yang diinginkan :)
  • Terima info“: yang ini banyak nih…, info urut kesini dan kesitu. Mulai dari yang sreg menerimanya (karena gak pakai syarat aneh2) sampai yang cukup didengar aja karena saya gak sreg dengan gambaran terapinya. Dari semua yang yang diterima, disaring, dipilah2 mana yang akan dijalani.
  • Terima resep” : ada yang bilang makan toge kecambah, makan kurma nabi, minum air akar fatima, minum larutan bubuk kurma, jangan makan nanas, jangan makan salak, makan ikan, makan telur ikan, macam-macam deh.
  • Hitung tanggal” : wah kalau yang ini saya sampai bikin formula itung-itungannya di Excel bareng suami dengan berpedoman buku kehamilan yang kami miliki. Tanggal dapat, tanggal subur, tanggal perkiraan haid bahkan sampai tanggal “baby boy” yang kami hindari karena saya sangat ingin punya anak perempuan.
  • Ganti gaya“: Nah ini urusan “olahraga malam”, berbagai gaya dicoba yang konon katanya menyediakan akomodasi yang lancar bagi sperma untuk sampai ke ovum.
  • Ganjal bantal“: nah apapun gayanya… yang penting setelah olahraga saya harus tidur pakai ganjal bantal supaya perjalanan aman…, biasanya sekitar 15 menit kalau gak bablas ketiduran sampai pagi ;))
  • Masa bodo“: saking capeknya dengan penantian ini, saya akhirnya sampai pada titik masa bodo…
  • Berdamai dengan nanas” : setelah sekian lama bermusuhan dengan nanas, akhirnya saya gak perduli lagi dan makan nanas lagi.
  • “Seduhan kayu manis-madu” : saya sempat minum seduhan bubuh kayu manis dikasih madu ini cuma beberapa kali.
  • Berpikiran nakal“, kadang saat sudah jenuh saya sempat berpikir, kenapa hidup ini tidak adil. Mereka yang MBA, yang selingkuh yang diperkosa begitu mudahnya hamil…, saya yang memang menginginkan, dan boleh dengan legal dan halal kok gak hamil-hamil juga???
  • Telur toge seledri“: dikasih tahu kakak ipar untuk coba ramuan ini. Saya minum air toge tumbuk yang dicampur dengan kocokan kuning telur ayam kampung dan madu. Suami minum campuran yang hampir serupa,  air seledri tumbuk yang dicampur dengan kocokan kuning telur ayam kampung dan madu. Kami minum ini seminggu penuh lamanya.
  • Gunung Pancar“: berawal dari siaran radio tentang Air panas non belerang akhirnya kami pelesir ke Gunung Pancar. Berendam air panasnya juga minum air gunung tersebut. Alhasil badan memang jauh lebih segar. Nah kami 2 kali ke sana, kali yang kedua memang selain berendam, kami terapi jetstream… dipijat titik-titik peredaran darah dengan semprotan air panas gunung bertekanan tinggi. Menurut Bu Lis, kondisi kami baik-baik aja… tinggal bersabar menunggu rejeki dan kesiapan diri. Itu sudah 5 bulan yang lalu
  • Menabung doa“: ketemu siapa saja kadang mereka bertanya tentang anak… lalu begitu tahu saya sudah lama menanti untuk punya anak maka terbitlah doa-doa agar saya bisa cepat menimang anak. Jadi segala doa maupun pertanyaan “lagi hamil ya?”, “udah isi ya?” selalu saya Amini dengan harapan segera dikabulkan Allah SWT

Kurang lebih itulah yang saya lewati selama ini. Lalu gimana caranya saya akhirnya hamil… tentu saja setelah olah raga malam :p tapi yang pasti itu semua berkat ijin dan kuasa serta rahmat Allah SWT yang sudah bermurah hati menyelesaikan penantian panjang saya dengan hadirnya Junior di rahim saya.

Semoga teman-teman yang sedang menanti kapan anugrah ini terlimpah dari-Nya selalu sabar,dan optimis. Insya Allah yang dinanti akan datang. Amin

Update:

Ada yang kelupaan… dalam beberapa waktu belakangan ini (mungkin beberapa tahun) kami mengurangi konsumsi:

  • softdrink: biasanya diganti sama lemon ice tea. Paling kalau lagi pengen banget kami (saya terutama) baru beli softdrink
  • fastfood: paling gampang kalau lapar kan makan fastfood, dijamin sudah tahu rasa tahu harga… nah frekuensinya diperkecil :)
  • mi instant: Dulu biasanya selalu punya stok mi instant untuk persiapan kalau tiba-tiba laper amat sangat tapi baru sampe rumah dan sudah terlalu terlambat untuk masak, jadi ya mi instant solusinya :p Sekarang…, no mi instant at home :d

30 komentar untuk “Hamil ya… gimana caranya?”

  1. 1
    Vivin
    berkomentar pada jam 2:16 am
    tanggal 1 October 2008

    Untuk yang “jangan banyak pikiran” itu idem, mb… Pas udah ngk mikirin, eh ditanyain… ya jadi inget dan mikirin lagi d ^_^

    Untuk “amin”, semua perkataan orang sudah sy amin-i, itung2 nabung doa ya, hehehe…

    Btw, itu yang berendam berarti membawa hasil?? :-?

  2. 2
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 7:33 am
    tanggal 1 October 2008

    Alhamdulillah memang, bagi mereka yang masih menunggu, berdoa, usaha dan pasrahkan saja semua kepada-Nya. Insya Allah kalau sudah rejekinya, sudah mendapat kepercayaann-Nya maka terjadilah :)

    Riyogarta’s last blog post..Slurrrp …

  3. 3
    Yuliazmi
    berkomentar pada jam 7:57 pm
    tanggal 1 October 2008

    @Vivin:
    Amin Vin, mudah2an tabungan do’anya bentar lagi pol jadi terkabul keinginan Vivin…. [-O<
    Kalau masalah yang berhasil, ya wallahu alam…, mungkin akibat tidak langsung dari berendam mungkin ada tambahan faktor lain yang aku juga gak tau. Yang pasti sih tentunya sudah dianggap waktunya oleh Allah SWT

    @Riyogarta: Iya Pak, alhamdulillah, sudah waktunya buat kita ya :)

  4. 4
    bowbee
    berkomentar pada jam 3:24 pm
    tanggal 2 October 2008

    Subhanallah… betapa panjang perjalanan untuk mendapatkan buah hati… Aku yakin semua perjalanan itu gak akan membuahkan hasil biasa aja, tapi akan berbuah manis sekali… Amin…

    Selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin ya mbak… :)

    bowbee’s last blog post..Eid Mubarak!

  5. 5
    risna
    berkomentar pada jam 12:45 pm
    tanggal 3 October 2008

    Mbak Yul, thx buat rekap nya :D, doa ibu hamil bisa menularkan yang lain jadi bumil ga ya :D

    risna’s last blog post..Slippers with Spike Stitch

  6. 6
    Afrianti
    berkomentar pada jam 6:29 pm
    tanggal 3 October 2008

    Saya jg ngalami, terlambat nikah banyak pertanyaan, setelah nikah ga segera hamil, lebih banyak pertanyaan. Bingung…

    Afrianti’s last blog post..Selamat Idul Fitri 1429H

  7. 7
    yu2n
    berkomentar pada jam 8:19 pm
    tanggal 4 October 2008

    :) Pokonya selamat atas kehamilan yang amat dinanti ini mbak..
    Hanya Allah yang tau saat yang tepat dan saat yang terbaik :)

    btw, tips-tipsnya ok juga tuh.. ;)
    **belum nikah, jd belum mikirin gimana hamil, hehe… **

    Selamat Idul Fitri ya buat mb’Yuli dan m’Riyo sekeluarga
    Minal Aidin Walfaidzin
    Mohon Maaf Lahir dan Batin

  8. 8
    Om Bangor
    berkomentar pada jam 5:17 am
    tanggal 5 October 2008

    Wah… boleh juga tips2-nya nih.
    Kudu dicatet nih. Ada step2 lain yg belon ketulis gak bu.?

  9. 9
    Andri
    berkomentar pada jam 8:13 pm
    tanggal 5 October 2008

    wah sampe segitu beratnya ya.. selamat ya.. moga buah hatinya kelak bisa ngerti betapa susahnya dia untuk lahir kedunia yang penuh dusta nih.. ^^

  10. 10
    Andy MSE
    berkomentar pada jam 8:56 am
    tanggal 6 October 2008

    Gak kebayang deh! penantian sedemikian panjang pasti melelahkan. Salut buat mbak yuli dan mas riyo yang tawakal

    Andy MSE’s last blog post..CommentLuv

  11. 11
    Yuliazmi
    berkomentar pada jam 4:22 pm
    tanggal 6 October 2008

    @bowbee:
    Amin… Makasih ya Bowbee :) . Minal aidin wal faidzin juga

    @Afrianti:
    Emang serba salah…, sabar ya. Mudah2an gak lama lagi positif hamil :)

    @yu2n:
    hehehe, iya waktu Allah yang menentukan. Nanti juga samapai kok waktunya dirimu seneng kayak aku. Ditunggu undangannya :)
    maaf lahir bathin juga :)

    @Om Bangor:
    Masih perlu tips Om? Untuk Bangor yang ke-5? ;)) Rasanya sih udah ditulis semua. Oleh2 ya!

    @Andri:
    Makasih Andri :)

    @Andy MSE:
    Penantian yang panjang memang Pak :blushing: :)

  12. 12
    Jiban
    berkomentar pada jam 10:18 am
    tanggal 7 October 2008

    wah aku nggak ikutan ah…
    belum saatnya :d , masih terlalu kecil :D

  13. 13
    Riyogarta
    berkomentar pada jam 12:40 pm
    tanggal 7 October 2008

    Ada lagi tips yang lupa ditulis:
    Kurangi softdrink dan fastfood.

    Riyogarta’s last blog post..Did You Mean: Riyogarta

  14. 14
    Tiwi
    berkomentar pada jam 3:23 pm
    tanggal 8 October 2008

    Tuhan lebih tau yang terbaik buat kita ya jeng…mudah2an sehat terus mami dan jabang baby nya… :)

    Tiwi’s last blog post..Tinggal capeknya…

  15. 15
    Yuliazmi
    berkomentar pada jam 8:26 pm
    tanggal 10 October 2008

    @Jiban: hehehe

    @Riyogarta: oh iya… softdrink, fastfood sama mi instant … update di posting deh :)

    @Tiwi: Bener mbak, Tuhan Masa Segalanya … Sehat juga buat mama Noni dan calon adeknya Noni :)

  16. 16
    Andri
    berkomentar pada jam 4:09 am
    tanggal 11 October 2008

    trus kapan ade barunya nyusul.. kasian tuh si kaka ntar ngga ada temennya.. :wishtling:

  17. 17
    risna
    berkomentar pada jam 10:22 am
    tanggal 13 October 2008

    wah perasaan dah pernah komen tapi kok ga ada ya, tapi bagus juga berkunjung lagi, ternyata ada update tambahan. Gimana doong mengurangi yg instan2, wong brenti ngupi aja ga bisa :(

    risna’s last blog post..Slippers with Spike Stitch

  18. 18
    Anggie
    berkomentar pada jam 6:50 am
    tanggal 14 October 2008

    Btw, bu Yuliazmi, udah punya nama yang bagus lum buat si kecil?

    Anggie’s last blog post..Materialistis?

  19. 19
    aLe
    berkomentar pada jam 12:32 am
    tanggal 15 October 2008

    Alhamdulillah,
    berguna untuk (calon) istri aLe neh :blushing:

  20. 20
    Yuliazmi
    berkomentar pada jam 12:33 am
    tanggal 15 October 2008

    @Andri: Lhooo, Junior itu anak pertama lho… masih 4,5 bulan lagi lahirnya

    @Anggie: udah dong Nggie :)

  21. 21
    caroline
    berkomentar pada jam 1:33 pm
    tanggal 17 October 2008

    hwaduh, jadi terharu baca riwayat penantiannya. tapi salut banget deh dengan kesabarannya dalam menunggu si junior. semoga semua sehat dan si junior lahir dengan lancar yah. amin…

    salam kenal ya!

    caroline’s last blog post..Happi Birthday, Ryo…

  22. 22
    Yuliazmi
    berkomentar pada jam 5:16 pm
    tanggal 17 October 2008

    @caroline: Salam kenal juga. Makasih doanya ya :)

  23. 23
    reni
    berkomentar pada jam 11:13 am
    tanggal 7 January 2009

    Assalamualaikum…..

    saya dapat info ini dari temen kantor, dan thanks banget to”Ice” :blushing: ..

    saya juga hampir mengalami semua yang di paparin (udah 2,5 tahun menikah dan belum hamil :-?? )……

    mungkin yang belum dilakuin adalah ke Gunung pancar =)) , dan setuju banget dengan “Nabung Do’a….insya ALLAH yang satu ini manjur banget ya mbak :d

    thanks banget……yah….
    salam kenal
    reni

  24. 24
    Yuliazmi
    berkomentar pada jam 3:00 pm
    tanggal 10 January 2009

    @Reni: salam kenal juga…, sabar ya mudah2an bisa segera mengandung, gak perlu nunggu lama2 seperti saya. Yang penting pasrah pada Allah dan selalu yakin Dia memberi kita yang terbaik

  25. 25
    desy
    berkomentar pada jam 2:38 pm
    tanggal 10 February 2009

    Duh……mbak, sungguh postingan yang menggugah hati, baru semalam saya menangis karna mengira hamil dan ternyata masih gagal, kadang saya juga punya fikiran nakal, mengapa kita yang sudah halal didalam pernikahan sulit sekali dapat keturunan, suami sich adem ayem aja, tapi yang gak tahan dengar komentar orang sekitar, kalau yang disertai doa sich senang dengarnya, tapi kalau yang sinis…..duhhh…sedih dech, tapi baca tulisan diatas menyejukan hati saya dan mengajari saya lebih banyak bersabar. thank’s for the spirit.

  26. 26
    Yuliazmi
    berkomentar pada jam 5:47 pm
    tanggal 11 February 2009

    @desy: Sabar ya… mudah2an gak lama lagi yang dinanti datang. yang penting tetap yakin, dan bersyukur bahwa suami juga sabar, jadi tetap semangat ya

  27. 27
    ammy
    berkomentar pada jam 1:25 pm
    tanggal 6 April 2009

    ternyata perjalanan dalam penantian itu bukan hanya milikku. :)
    aku pun telah mengalaminya selama 5 thn. semua perjalanan mbak yuliazmi tlh kujalani, bahkan sdh mencoba pancingan. kebetulan kakkku tinggal sebelahan rmh denganku, 3 bln selesai melahirkan dia naik haji, otomatis anaknya dititipin pdku, sampe tuh anak umur 2 thn tidurnya slalu sama aku, tapi ndak hamil2 juga tuh. :-w

  28. 28
    Yusti
    berkomentar pada jam 11:10 am
    tanggal 14 April 2009

    Amin, mudah2 an aku cpt ketularan hamil, rasanya ~X( bila keinginan punya anak ini terniang di pikiran apalagi melihat orang2,tmn2 yg mudahnya punya anak. ~X(

  29. 29
    Widaningrum
    berkomentar pada jam 9:39 am
    tanggal 30 December 2009

    salam kenal mba Zul…….mohon hamilnya menular ke aku secepatnya:)….I want to hug its soon. emang mba Zul dah menanti brp lamakah?

  30. 30
    dewi
    berkomentar pada jam 12:08 pm
    tanggal 7 February 2010

    sama aj mba,sebagian besar aku jg ngalamin hal itu,mulai dari yg membesarkan hati sampai ke yang menjengkelkan hati,sakiiiiiiiiiittttttttttttt bgt..sangking sakitnya kdg aku sampe nangis,ga nyangka knpa mereka2 tega ngomong kyk gtu,pdhl org2 spt kita in yg dibutuhkan adalah support,bukan celaan,ejekan..
    aku yakin Allah akan mberikan waktu yg tepat untuk aku hamil dan menjadi ibu…mohon doanya ya mba


Isi Komentar