Cuti sudah selesai... harus gak ketemu Agha deh pas jam kantor. Bunli di kampus, Agha sekolah di rumah Nenek. Hmmm, kangen Agha...

Ditegur Yahyo

Dikirim: January 18th, 2011 | Oleh: | Kategori: Agha, Diary | Belum Ada Komentar »

Hari Minggu 16 Januari 2011 kemarin, Agha bertingkah sangat nakal. Teguran yang biasa Bunli dan Yahyo berikan kalau Agha nakal gak mempan, akhirnya Agha “ditegur keras” oleh Yahyo 🙂

Pulang dari menemani Yahyo ke bengkel, kami makan di Oenpao Bintaro yang lagi masuk program promo-nya Danamon. Agha makan dengan lahap setelah kecelakaan kecil tangannya terjepit ikat pinggang baby-chair yang dipakainya. Lumayan lama Agha nangis, karena luka jempol kirinya akibat terjepit. Kejadian tadi membuat Agha lebih berhati-hati, untungnya dia tidak trauma duduk di baby-chair.

Makan sambil pindah-pindah duduk ke sofa, lama-lama Agha mulai jahil bersikeras mau memanjat sandaran sofa dan berdiri di baby-chairnya. Dilarang, ditegur, dibujuk kalau hal yang dilakukannya membuat Bunli dan Yahyo sedih ternyata gak mempan, Agha mulai melawan. Akhirnya digendong keluar oleh Yahyo untuk ditegur.

Lumayan lama Agha diluar bersama Yahyonya, sehingga Bunli bisa hampir menghabiskan makanan Bunli (tadi sama sekali gak mau disuapin Yahyo… maunya sama “Buuu”). Akhirnya Agha kembali masuk dengan perintah untuk minta maaf oleh Yahyo. “Buuu,…. maaaa *sambil peluk2* Njiiiiiii” (Bunli, maaf… janjii-red) katanya. Ternyata tadi Agha sudah berjanji sama Yahyo untuk manis, tidak nakal dan nurut, jika dilanggar Agha akan ditinggal diluar/dimobil gak boleh bersama Bunli. Dan memang setelah itu, waktu Agha mulai nakal “diingatkan” Yahyo akan janji dan konsekuensinya dia kembali jadi manis lagi sambil bilang “dudhuk… dudhuk” (Agha duduk manis kok-red)



Isi Komentar