Cuti sudah selesai... harus gak ketemu Agha deh pas jam kantor. Bunli di kampus, Agha sekolah di rumah Nenek. Hmmm, kangen Agha...

Galaxy Note 10.1 untuk Homeschooling-nya Agha

Dikirim: September 12th, 2012 | Oleh: | Kategori: Diary, Serba-serbi, Special, Teknoblogia | Belum Ada Komentar »

Akhir Agustus 2012 kemarin, saya dan suami menghadiri acara Workshop Blogger dengan Galaxy Note 10.1 di Main Atrium Grand Indonesia. Acara yang membuat saya akhirnya kopdar lagi dengan rekan-rekan blogger ini menyajikan ulasan tentang produk Samsung yang memiliki banyak fitur yang menggoda. Yang paling menarik adalah Multiscreen Real MultitaskingEmbedded S Pen dan S Note . Begitu melihat demo-demo yang ada kepala langsung berdenyut-denyut membayangkan Agha anak kami… Lho? Yaaaaa, karena selama ini kami sering rebutan Samsung Galaxy Tab dengan Agha *baca sharing pakai :D*

Agha serius main Triple Town di Gtab Bunli

Jagoan kecil kami yang berusia 3,5 tahun ini sudah familiar dengan gadget dari Samsung termasuk Galaxy Ace yang mendampingi si Gtab. Aneka permainan, aplikasi edukatif, buku anak-anak, browsing video di YouTube  bahkan memotret pun jadi santapannya setiap ada kesempatan. Bahkan tidak jarang dia “membantu” solving the puzzles dari permainan “asah-otak-aman-untuk-anak” yang sedang saya ataupun Yahyo-nya mainkan. Tentu seringkali beda cara sehingga hasilnya jauh dari skor tertinggi, tapi tidak jarang pula Agha sanggup mendapatkan 3 bintang yang membuat kami terbelalak kagum melihatnya, hihihi. Jadi pasti dia lebih cinta kalau melakukan aktifitas2 kegemarannya itu di Galaxy Note yang layarnya sangat legaaa dan lebih canggih ini.

 

Balik lagi ke masalah gadget, Galaxy Note 10.1 bisa jadi sarana yang pas untuk Agha menjalani homeschooling yang kami rencanakan. Dengan layarnya yang lebih besar dari tablet yang dikenalnya pastinya akan jauh lebih mudah bagi Agha untuk belajar. Apalagi fitur Multiscreen Real Multitasking, pasti akan makin mendukungnya meningkatkan kreativitas dan daya tangkapnya dalam memahami berbagai hal yang akan dipelajarinya. Seru membayangkan ekspresinya Agha saat serius atau tertarik akan sesuatu… I’ve excited dreaming of it!Yang paling melegakan adalah S-Pen yang jadi solusi untuk Agha nanti belajar menulis. Saya gak kebayang bagaimana belajar menulis (apalagi tulis sambung) jika hanya menggunakan jari di tablet. Gak mungkin kan anakku cuma bisa mengetik dengan keyboard, gak bisa menulis dengan pena/pensil, gak mungkin kaaan? Sedangkan fitur-fitur lainnya akan bermanfaat untuk Agha belajar seiring dengan bertambah usianya.

Buat Agha ya Galaxy Note 10.1 nyaaa

Oh ya, Agha juga suka menggambar, selama ini kami membelikan kertas dan crayon karena dia tertib hanya menggambar di kertas atau di whiteboard. Setiap selesai menggambar pasti dia kumpulkan dan disimpan, hingga saya membelikan tas document keeper khusus buat menyimpan gambar-gambarnya yang tiap saat makin bertambah banyak. Tidak jarang kertas gambarnya sudah terlipat-lipat saking seringnya dia lihat, ditambah gambar baru bahkan digulung jadi peta yang di”update” gambarnya berkali-kali. Jika menggunakan S-Pen di Galaxy Note 10.1 pasti kegiatan menggambar Agha jauh lebih realistis dibandingkan menggambar dengan jari di tablet 7.0 yang selama ini dia pakai. Gambar-gambarnya juga akan lebih aman tersimpan secara digital, sehingga dia bisa melihat kembali hasil karyanya kapanpun dia mau saat sudah besar nanti.

Ah, seandainya kami mempunyai Galaxy Note 10.1, pasti kami peruntukkan buat Agha untuk belajar secara Homeschooling, meng-explorasi bersama untuk mengajarkan berbagai hal yang berguna bagi dirinya kelak, mengembangkan bakatnya, mendokumentasikan hasil kreatifitasnya… Bahagianya kalau  kami memiliki Galaxy Note 10.1



Isi Komentar