Cuti sudah selesai... harus gak ketemu Agha deh pas jam kantor. Bunli di kampus, Agha sekolah di rumah Nenek. Hmmm, kangen Agha...

Next Jump: Catatan Agha jadi Anak TK

Dikirim: June 25th, 2015 | Oleh: | Kategori: Agha, Diary, Kenangan | Belum Ada Komentar »
Topeng Ironman

“Hari Bawa Mainan” memakai Topeng Ironman-Transforman buatannya untuk jadi mainan bawaannya hari itu

Waktu ternyata cepat berlalu. Rasanya baru kemarin saya dan Yahyo gegar perasaan mengantarkan Agha bersekolah taman kanak-kanak. Tapi saat ini nyatanya dia sedang menikmati liburan lulus TK.

Menjadi anak TK nampaknya bukan hal yang sulit bagi Agha, kecuali mungkin pada episode mandi setelah kegiatan berenang di sekolah. Yah, sekolah Agha ada kolam renangnya yang dikunjungi setidaknya 2 minggu sekali, bergantian dengan kakak-kakak SD. Agha pada dasarnya suka berenang, tapi tidak suka mandi air dingin jadi tidak ada shower air panas sering membuatnya enggan bersemangat di hari berenang.

Dengan teman-temannya dia juga selalu bersenang hati menikmati hari, kecuali satu-dua kali terjadi gesekan kecil ala anak-anak yang kadang heboh…. heboh layaknya masalah pelik yang membuat kami senyam-senyum mendengarnya sembari sesekali membuat jantung tersentak juga. Namun semua itu dilewatinya dengan baik.

cargonet

Panjat Cargo Net

Camping Sehari

Camping Sehari di Sekolah

Pernah 3 kali Agha saat pulang sekolah memutuskan tidak mau sekolah lagi. Pertama waktu dia merasa diolok-olok temannya karena cara bicaranya… Agha memang masih kesulitan melafazkan beberapa huruf dengan benar. Ditambah hobinya berbicara dengan cepat, —apalagi bila topik pembicaraannya adalah sesuatu yang dikuasainya. Maka akan meluncurlah dengan kecepatan lebih tinggi berbagai variasi kosakata yang mungkin belum dikenal teman-temannya. Tapi dengan memberinya pengertian juga saran untuk berbicara lebih perlahan dll keesokan harinya laporan pulang sekolah hasilnya adalah : SERU!

hari Kartini

Pakai baju daerah dari bahan daur ulang buatan sendiri di Hari Kartini

Berikutnya saat Agha sedikit lambat dijemput, dia menghabiskan waktu memainkan catur di tempat penjemputan. Bermain dan mengajari temannya bermain catur, tetapi ada seorang kakak SD yang menurutnya mengajarkan langkah yang salah dan mengacaukan permainan… Hahahaha…. kejadian ini membuatnya diingat selalu oleh sekuriti sekolah yang sudah selesai bertugas di pertengahan semester 2.

paskibra

Jadi Pengibar Bendera di upacara hari Senin

Yang terakhir sesaat sebelum sekolah berakhir. Agha memutuskan tidak mau sekolah, bahkan tidak mau melanjutkan ke SD, mau homeschooling aja. Alasannya karena dia merasa “Agha gak ada gunanya buat teman-teman” … selidik punya selidik ternyata dia merasa teman-temannya jarang meminta bantuannya dan puncaknya dia merasa tidak dapat berkontribusi apapun untuk kegiatan persiapan sesi foto akhir sekolah untuk buku tahunan TK… alamak!

Ternyata saat kegiatan brainstorming pada “rapat” kecil persiapan kegiatan sesi foto kelas dengan bu guru dan kepala sekolah, beberapa temannya memiliki kostum maupun perlengkapan yang bisa di-share atau dipinjamkan ke teman lainnya… padahal sih bu guru sudah menjelaskan bahwa tidak apa-apa dan bukan kewajiban untuk mempunyai sesuatu yang bisa dipinjamkan. Padahal juga sering pada weekly report yang dibagikan, bu guru melaporkan bahwa Agha kerap memberi ide kepada teman-temannya untuk membuat sesuatu saat kegiatan sehari-hari. Memakan waktu 1 jam lamanya untuk saya mencari info ke sekolah dan beradu argumentasi dengan Agha agar dia mau terus bersekolah minimal sampai kelulusan TK. pfff!

Jadi guru para ilmuwan TK B

Jadi guru para ilmuwan TK B

Keesokan harinya bu guru mengajak bicara Agha, mengumumkan kepada teman-teman untuk tidak sungkan meminta pertolongan pada Agha. Hasilnya laporan pulang sekolah “Bun, hawri ini Agha jadi anak berguna, Agha kasih tau kostum seni buat teman-teman (coba kostum contoh dan memperagakan ke teman) dan “Bun hawri ini Agha bikinin owrigami pesawat tewrbang untuk anak anak TK A sama bebewrapa anak TK B, banyak banget Bun bikinnya” ceritanya dengan bangga 😀

lulus TK

Pakai Medali Kelulusan

Ya, banyak sekali cerita yang muncul dalam 9 bulan masanya bersekolah di TK Tanah Tingal. Sekolah yang dijalaninya tidak dari awal tahun ajaran. Sekolah yang membiarkannya membuat berbagai hal yang disukanya. Sekolah yang hanya memberikan 1 hari boleh membawa mainan dari rumah dan anak kecil ini membawa kostum Topeng Ironman – Transformer buatannya sendiri. Sekolah yang tidak menggunakan seragam, boleh pakai sendal, terserah mau pakai baju apa saja. Sekolah yang mengenalkan flying fox, panjat cargo net, canoeing. Sekolah yang membebaskan memilih mau bermain peran sebagai apa, belajar berkebun dari menanam sampai panen, menggambar, menari dll. Sekolah yang memberinya 10 teman seangkatan yang masing-masing memiliki cerita tersendiri.

 

Selamat jadi anak SD ya Nak :-*

 

#timeflies



Isi Komentar