Dikirim: October 28th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary, Special | 9 Komentar »

Apa sih ni? bubur susu rasa sayur mayur Gha
Tanggal 11 September 2009 akhirnya Agha diberi MPASI (Makanan Pendamping ASI) untuk pertama kalinya setelah pulang dari dokter, rencananya mau imunisasi tapi gak jadi krn masih panas. Jadi sebelumnya Agha panas, batuk dan pilek bikin Agha agak-agak enteng dan lemes badannya.
Demi suksesnya MPASI, Bunli dan Yahyo ajak Agha beli biskuit bayi Farley, bubur susu SUN dan buah-buahan. Habis belanja mampir lagi ke rumah Nenek, biar Nenek dan Kakek ikutan lihat Agha makan MPASI untuk pertama kalinya.

Eh enak, Agha mau lagi Bunli

Enak lho... tambah lagi
Bunli cobain 1 sendok teh bubur susu rasa sayur mayur, pertama dikasih Agha masih cuek karena masih lemas. Gak lama Agha mulai antusias, mulai duduk tegak gak sabar menunggu suapan berikutnya. Asyik!

Ternyata pisang juga enak... Agha doyan Bun
Habis bubur susunya, sepertinya Agha masih pengen tambah. Ya sudah Bunli kasih coba makan pisang aja. Eh doyan! Satu buah pisang ambon ukuran kecil yang dikerok halus pakai sendok habis dilahap Agha. Senangnya…, habis itu Agha mulai aktif lagi. Waaaa! Kata Nenek, Agha kemaren lemes karena belum dikasih MPASI sama Bunli nih, padahal Agha sudah lulus jadi sarjana ASIX. Hehehehe, gitu ya Nak, besok2 makannya yang pinter lagi ya!
Dikirim: October 19th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary, Special | 6 Komentar »

Gaya Agha pakai sepatu baru
Agha punya sepatu pertama lho…! Setelah Agha belajar titah, sekarang makin senang berdiri-berdiri lalu melangkah, kadang melangkah maju kadang malah mundur. Jadi semalam Bunli dan Yahyo berburu sepatu untuk Agha, sepulang dari halal bi halal keluarga besar Angku Syarief.
Seperti biasa, Agha pasti ikutan memilih, dan sepatu pilihan Agha jadi sepatu pertama yang dia pakai. Sepatu biru dari bahan kain motif tartan merah-biru, sengaja dipilih yang model berperekat bukan yang ber-ikat tali mengingat Agha sangat cinta dengan tali, hehehe. Di mobil, habis beli langsung dicoba pasang oleh Yahyo saat Agha lagi serius mimik. Cuek aja tuh waktu dipakaikan soalnya Agha terlalu haus untuk berhenti mimik, tapi selesai terpasang langsung dia menggoyang2kan kakinya tanda tahu kalau pakai sepatu, hehehe.

Pegang-pegang sepatu

Atur gaya mau difoto
Tadi pagi sebelum pergi sekolah, Agha sudah pakai sepatu, sudah titah juga sama Bunli. Sambil menunggu Bunli beberes peralatan perang Agha untuk sekolah, Agha main2 dengan sepatunya. Dipegang-pegang, diperhatikan dan diteliti dengan seksama. Eh begitu Yahyo motret Agha, langsung deh Agha pasang gaya cool-nya … ! hehehehe
Dikirim: September 11th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary | 8 Komentar »
Alhamdulillah, tepat tanggal 9 September 2009 (angka cantik ya
) Agha dan Bunli berhasil lulus dalam program ASI Exclusive 6 bulan. Jadi Agha dapat gelar S.ASIX (Sarjana ASI eXclusive). Yup, sejak Agha lahir sampai posting ini diterbitkan, Agha hanya mengkonsumsi ASI. Kadang minum sedikit air putih jika lidahnya terlalu putih sehabis mimik. Agha juga tidak diberi asupan atau makanan pendamping lainnya, paling kalau Agha bisa request, ya Bunli yang makan macem2 biar ASI-nya full rasa hehehehe.
Yang suka bikin Bunli penasaran, apakah memang Agha itu besar postur tubuhnya ya? soalnya kalau ketemu orang2 pasti bilangnya Agha gede banget. Lalu pernah ada juga yang memiliki bayi seusia Agha, langsung menanyakan Agha minum susu (sufor) apa dan terkaget2 begitu tahu Agha hanya minum ASI. Hmmmm, berarti Agha sehat dan tidak kekurangan nutrisi dari ASI Bunli, walau Bunli ikut berpuasa di bulan puasa ini. Alhamdulillah.
Setelah ini Agha kan boleh makan makanan pendamping, minumnya tetap ASI ya Nak
Dikirim: August 18th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary | 5 Komentar »

Eyang's birthday dinner at Tizi
Due to our moving so I haven’t update my blog or Agha’s blog for about a month. This one of the moment happen on that period. Nice pic at Tizi on Eyang (my mother-in-law) birthday dinner, taken by Mas Dian
Dikirim: July 29th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary, Special | 9 Komentar »
Sejak senin Agha mulai mau angkat badan dan kepalanya pas tengkurep. Nah ini pas sempat didokumentasikan, dan durasi angkat2nya lebih lama. Hmmm, kado terbaik dari Agha untuk ultah Bunli tahun ini. Makasih ya sayang, Bunli bangga dan sayang sama Agha

Bisa kan, Agha angkat badan & kepala sampai tegak
Kronologis:

Gigit jari dulu

Mainan penggugah semangat

Dapet 1 mainan nih

Kok berat ya ngangkatnya

Dikit lagi... ngintip kamera dulu ah

Bisa kan, Agha angkat badan & kepala sampai tegak
Dikirim: July 25th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary, Handcraft | 6 Komentar »

di Festival Rajut
Ini cerita 2 minggu yang lalu. Ternyata Bunli kesampaian hadir di Festival Rajut Indonesia 2009 yang tanggal 12 Juli 2009 di Museum Bank Mandiri. Awalnya agak2 pesimis, karena khawatir Yahyo masih terjerat dengan kesibukan seputar pemilu. Sampai dilokasipun juga akhirnya telat dari waktu yang diinginkan, sesi yang dibawakan Thata Pang gak jadi Bunli ikuti, untungnya masih bisa ketemu dengan beliau.

Bersama Thata Pang dan warga Dinamic Crochet
Baca Selengkapnya »
Dikirim: July 19th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary | 6 Komentar »

anak Belanda
Agha kalau diurut itu sama Uwak, nenek urut yang dulu mengurut kakak-kakak sepupunya sejak bayi. Nah Sabtu minggu lalu adalah kali kedua Agha diurut. Seperti biasa, kalau Agha mau urut, kami ke Bekasi tempat Pakde, nanti Uwak datang kesitu.

anteng diurut Uwak
Agha itu kalau diurut senang-senang aja, kecuali jika ada bagian yang agak sakit (terkilir) baru dia menangis saat bagian tersebut diurut. Kalau sudah lewat yang bagian sakit kembali senyam-senyum. Sekarang bahkan sambil ngoceh, hehehe iya Agha suka ngoceh-ngoceh… aaa, wuuu, ayayayaya, ngeeeeeeng, aguuu dll. Uwak pasti selalu berkomentar dengan tingkah laku Agha.
Yang mengejutkan adalah komentar Uwak kemarin, waktu sedang mengurut Agha yang sudah makin besar badannya. “Gede banget, mancung, putih (kulitnya) … kayak anak Belanda“ Waaaa!, hehehe, lucu deh Uwak… kok bisa jadi anak Belanda ya? biasanya sih… kalau ngomong putih pasti sambungannya “kayak anak bule” hihihi… Aduh, anak Bunli ini masak dibilang anak Belanda… anak kumpeni gitu? hahahaha
Dikirim: July 15th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary | 3 Komentar »
Ini dia dua orang jagoan Bunli yang saling kangen. Berkat pemilu PilPres 8 Juli 2009 kemarin, Yahyo praktis hampir seminggu tidak tidur dirumah, mengerjakan SERIS bersama tim-nya. Bunli dan Agha pulang sendiri ke rumah ditemani Uchi atau menginap di rumah Nenek.
Ini foto tanggal 8 Juli 2009 didalam lift Gd. Cyber. Agha ikut mengantar Yahyo kembali ke Gedung Cyber setelah Yahyo menyontreng di TPS dekat rumah Nenek.
Yahyo kangen Agha, sampai minta dianter Agha… Bunli? Kangen juga dooong
Dikirim: June 10th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary | 8 Komentar »
Cuti habis, duh kok gak terasa ya? ternyata sudah 3 bulan cuti dari kampus. Sudah 3 bulan juga ternyata usia Agha… gak terasa. Sekarang hari pertama masuk kerja, sudah menyiapkan Agha untuk “sekolah” di rumah Nenek sejak pagi. Mandi lebih pagi tanpa mimik dulu…, selesai mandi Agha sampai ketiduran menunggu mimik karena Bunli masih siap2 segala keperluan.
Mau berangkat, Agha foto dulu, masih sedikit ngantuk. Duh tega gak sih ninggalin tampang lucu kayak gini… harus tega. Huhuhuhu, tega gak tega Agha mulai sekolah di rumah nenek, tadi sih anteng waktu dipamitin kerja. Agha sayang, anak pinter.
Dikirim: May 30th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary, Special | 5 Komentar »
Setelah berminggu-minggu Bunli dan Yahyo merasa sayang kalau Agha harus dicukur, akhirnya tanggal 24 Mei kemarin menyerah juga. Menyerah karena gak kebayang kalau rambut lucu Son Go Han atau jambul Tintin-nya Agha lenyap dari pandangan. Tapi karena rambutnya terus rontok dan takut nanti bisa masuk ke mulutnya tanpa sengaja akhirnya minta bantuan Nenek untuk mencukur Agha.
Niatnya mau cukuran sebelum siang akhirnya setelah makan siang Agha baru dicukur. Kebetulan banget Agha sudah mimik dan tidur nyenyak, jadi proses awal memotong rambut dengan gunting mudah dilakukan. Pertama, Nenek yang gunting, trus Bunli ikutan, akhirnya keroyokan Bunli dan Nenek. Yahyo mau coba tapi ternyata tangannya yang bekas kecelakaan bikin gak pede, takut kena kepala mungilnya Agha, jadi Yahyo bagian foto-foto aja.



Hampir selesai rambutnya dipotong eh Agha keburu lapar… jadi rehat dulu, pas sudah tenang mimiknya, baru deh mulai dicukur sama Nenek. Ternyata agak sudah nyukur Agha pakai pisau cukur Yahyo-nya, soalnya Agha geli-an… kepegang kepala dan tengkuknya geli langsung goyang2 kepalanya marah, hihihi.
Akhirnya beres juga deh, jadi lucu lihatnya. Hmmm, tanggal 24-nya jadi dirayain dengan gundulnya Agha untuk pertama kalinya deh.
Recent Comments