Dikirim: November 26th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Serba-serbi | 10 Komentar »
Sudah hari Rabu, belum juga posting tentang Pesta Blogger yang digelar Sabtu kemarin. Mau posting migrasi ke Ubuntu 8.10 juga belum. Belum diposting eh si Intrepid Ibex sudah rewel tak bersuara entah salah dimana saat mendandaninya, install lagi deh. Sampai hari ini masih lanjut mendandani si Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex.
Junior juga belum diposting… ada yang lucu tentang Junior, nanti deh diposting terpisah, kata kuncinya : josang, Yahyo, telpon *biar Bunli gak lupa*
Jadi minimal Bunli utang 3 posting ya. Pesta Blogger, Ubuntu dan Junior. Tunggu updatenya
Dikirim: November 11th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 20 Komentar »
Sorry baru posting lagi. Kemarin Bunli sama Yahyo pergi ke Obgyn untuk “bertemu muka” dengan Junior
Sayangnya rencana mau lihat USG 4D sekalian cetak foto cakep 3D-nya Junior gagal total karena alat USG 4D yang kemarin itu hanya sementara *lagi tes alat di RS-nya*
Jadi Bunli timbangannya naik 4kg dari bulan lalu, yang artinya naik 7kg dari berat sebelum hamil. Tensi Bunli lagi bagus 110/70 dan kebetulan kemarin dapat no urut 1. Wah awalnya udah seneng nih soalnya masih sepi karena ujan deras berarti bisa lama-lama liat Junior via USG 4D eh ternyata back to 2D… huhuhu.
Setelah ngobrol sana-sini tanya sana sini yang intinya Bunli dan Junior bagus kondisinya trus USG deh. Detak jantung Junior bagus 160/second… daaaan Junior makin besar! beratnya jadi 466gr, wah sebulan naik 300gr lebih juniorku sayang
Kaki dan tangannya makin tampak berisi dan aktif… pas di USG Junior nendang-nendang dan muter-muter… tapi kok gak berasa ke perut Bunli ya? Wah Junior kayaknya lagi latihan kayak Chinmi… yang punya tendangan keras tapi bisa distop sebelum kena ke sasaran
Menurut pak dokter, cairan amniotik alias si ketuban bagus… banyak banget sehingga Junior masih leluasa muter-muter segala gaya. Posisi kepala sudah dibawah yang mudah-mudahan jadi posisi favorit Junior sampai lahir nanti. Kata pak dokter, insyaAllah Junior bisa lahir dengan proses normal *amiin*, nanti bulan ke 8 di cek lagi … saat itu biasanya posisinya sudah fix sampai lahir. Tuh nak, kamu punya waktu 2 bulanan untuk muter-muter segala arah tapi inget jangan sampai terbelit tapi pusat dan selalu balik ke posisi default kepala di bawah ya
Nah karena usia Junior sudah lebih dari 20 minggu, Bunli disuntik vaksin TT (Tetanus Toksoid) supaya aman dari ancaman tetanus saat persalinan. Gak sakit siy… cuma tangan Bunli yang bekas di vaksin jadi pegel berkepanjangan.
Oke, itu laporannya… kata dokter kalau makannya bagus maka kondisi Bunli dan Junior bagus. Hmmmm berarti kita bebas makan enak ya nak! *enak dan sehat*
Dikirim: October 21st, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | Tags: 18 month pregnancy | 21 Komentar »
Ini sebenarnya cerita minggu lalu, hanya berhubung pas mau posting mati lampu *alesyan* akhirnya baru sekarang diceritain.
Juniorku sayang minggu lalu sudah 18 minggu usianya, pas USG detak jantungnya langsung terdengar dug-dug-dug-dug dalam range normal. Besarnya sudah sangat kentara kenaikannya dibanding pemeriksaan sebelum lebaran kemarin… badannya aja makin ndut. Beratnya sekarang 156gr, tambah 56gr dari berat di minggu 13! Hmmm, mungkin akibat makan enak selama Lebaran ya Nak
*ingat ketupat opor, steak, jagung bakar, kaastangle, dll* Siluet kepalanya juga sudah sempurna…, kalau yang lalu masih mirip Casper kali ya *susah menggambarkannya… paling gampang ya mirip casper* Tulang belakang bagus… Sayangnya karena Yahyo dan Bunli terjebak macet, jadi dapat antrian yang hampir buntut dan gak bisa berlama-lama lihat Junior termasuk lihat USG 4D dan ngeprint “best pose”-nya.
Yang pasti waktu Dokter menggerakkan alat USG untuk memberitahukan kalau jari2 tangan Junior sudah lengkap sempurna (dilayar kursornya muter2 pas jari) eh Junior langsung mengghentakkan tangannya seolah-olah bilang “Yes!” hehehe…, tahu ya Nak lagi topiknya tangan. Putar-putar lagi memperhatikan kaki eh Junior langsung in action lagi… Seperti nendang-nendang bola atau jalan pelan-pelan… hihihi kata Yahyo kamu pengen jalan-jalan di Mall ya…. Abis itu Junior selonjoran, ngulet-ngulet kayak orang abis olahraga lari lalu cooling down melemaskan kaki. Wah anak Bunli dan Yahyo emang aktif deh.
Hmmm… jadi gak sabar pengen tahu tambah pintar apa lagi Junior bulan depan… sekarang siy sudah mulai berasa gerakan-gerakan Junior di perut walau masih samar-samar. Ayo nak, yang sehat ya…
Dikirim: October 16th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 16 Komentar »
Wew…, mau diposting sejak tanggal ditetapkan apa daya baru terposting sekarang. Yup!, ini kosa kata baru untuk nama panggilan saya dan suami di keluarga kecil kami ini ditetapkan 11 Oktober 2008 dini hari sambil makan nasi goreng Ndut di Gandaria
Bermula sejak menikah…, mungkin sebelum menikah kali ya, kami sudah memutuskan sebutan yang akan dipakai di keluarga kami. Sebutan untuk saya dan suami yang akan digunakan oleh anak-anak kami. Apadaya, Junior pertama kami hanya bertahan 8 minggu dikandungan… lalu penantian yang panjang membuat sebutan tersebut sudah dipakai oleh adik saya dan istrinya. Hehehe… panggilannya umum siy, Bapak dan Ibu. Sebutan ini terus dipakai selama 8 tahun kami menikah.
Lalu, terpikir untuk membuat nama panggilan baru yang berbeda dari yang umum digunakan. Terlebih mengingat keluarga orang tua kami adalah keluarga besar dan mengingat kesuksesan kami membuat nama sebutan kami untuk ponakan-ponakan dari pihak saya
Nah hal ini makin dipercepat setelah saya baca buku “Cara Baru Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan” karangan F Rene Van de Carr, M.D. Dalam buku ini diantaranya perlu membiasakan menggunakan nama panggilan orang tua untuk anak sejak masa pralahir.
Namanya kosa kata perlu dilengkapi dengan cara bacanya… kayak kamus gitu. Nah ini kamus untuk panggilan kami berdua
Yahyo [ya-yo] : Panggilan untuk bapaknya anak-anak diambil dari singkatan Ayah Riyo
Bunli [bu-nii] : Panggilan untuk ibunya anak-anak diambil dari singkatan Bunda Yuli
So, sejak dini hari itu *** (panggilan rahasia kami untuk Junior) dan adik-adiknya nanti akan memangggil kami dengan sebutan Yahyo dan Bunli. Panggilan yang berbeda dengan yang digunakan sepupu-sepupunya terhadap orang tua masing-masing
Dikirim: October 14th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary | 11 Komentar »
Dooh, gara-gara tadi siang mati lampu di kampus batallah sebagian besar rencana hari ini. Padahal niatnya mau “bersihin” harddisk notebook yang mulai kembang kempis kepenuhan, posting ttg buku dan seputar Junior dll. Tapiiii, gara-gara pemadaman listrik yang tanpa pemberitahuan ini sukses deh tadi turun dari lantai 4 lewat tangga, mana bawaan alat2 perang masih lengkap. Untung ada mahasiswa yang jadi asisten lab berbaik hati mau bantuin bawa ransel bumil ini
Lalu mendengar berita beberapa daerah termasuk yang dekat dengan rumah juga terkena pemadaman jadi makin males mau pulang duluan. Ngendon deh sana sini sambil ngobrol ngalor ngidul. Aneh, kalau ada pemberitahuan pemadaman, ditunggu-tunggu sampai jamuran eh listriknya gak padam-padam… giliran gak ada pemberitahuan, byar pet… tuh listrik padam dengan manisnya untuk waktu yang lumayan lama. Lama booo dari jam 13.00 sampai 17.30 ditengah kegelapan… hhhh!
Setelah nyala, bisa posting doong… ternyata gak tuh. Butuh waktu untuk menyalakan semua koneksi yang tersambung via server kampus. Gak lama memang prosesnya, tapi udah mau dijemput sama Yayang…, langsung pulang? gak juga. Berburu Yong Tau Fu kuah tom yam ke Summarecon Serpong dilanjut nonton Painted Skin… kyaaaa!
So, posting yang direncanakan besok aja deh… ini sambil donlot email yang sudah ratusan di maibox seharian ini. Kalau kekeh posting yang direncanakan bisa2 gak selesai2 karena nih mata dah kiyep-kiyep…Met bobo!
Dikirim: September 30th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Hidangan, Renungan | 30 Komentar »
Hmmmm, mumpung mau lebaran bagi2 THR buat temen-temen yang masih berjuang bertahan di status yang saya alami selama sekitar 8 tahun kemarin. Siapa tahu habis lebaran ini satu-persatu mulai tertular … tertular hamil
Posting ini sudah lama pengen dibuat, ditambah kompor2 yang mendukung & menuntut dari teman merajut. Cuma ya, tau nih ibu hamil bawaannya gak produktif selain laper hihihi, posting jarang… merajutpun belum.
Oh ya, posting ini sebenarnya cuma catatan apa yang saya alami selama penantian…, mudah2an bisa jadi masukan walaupun mungkin gak semuanya yang serius. So, how do I get pregnant? Only God knows, and only from God’s merciful because I don’t realize it until 2 months pregnancy
May my expecting months and delivery time just go smooth. Amin
Baca Selengkapnya »
Dikirim: September 23rd, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | Tags: baby boy | 17 Komentar »
Sepertinya berawal dari makan malam yang kurang sukses karena gak dapet sate ayam yang enak hari Minggu malam kemarin, saya mures-mures sepanjang hari Senin. Senin, pas sahur kebetulan air kelapa ijo, mangga dan jus apel sepertinya enak banget, so tancap deh semuanya. Tapiii, pas bangun lagi setelah subuh kok ini perut mulai keterlaluan mules-nya. Biasanya sih panggilan alam yang normal, tapi kok feses-nya menunjukkan gejala masuk angin atau diare. Waduh.
Biasanya lagi kalau sudah “setor” segala gejala masuk angin atau diare lenyap seketika. Sayangnya sepanjang perjalanan ke kampus nih perut masih agak-agak sakit. Masak sih karena merem melek pas minum jus apel yang tanpa tambahan gula lambungnya jadi rewel? Abis “setor” lagi, langsung telepon obgyn saya, dr. Ismail Yahya, saya disuruh istirahat dan makan dulu atau langsung ke Yadika karena kebetulan ada jadwal prakteknya. Cuma ya, gimana kesananya? Sebentar lagi saya ngajar lalu Bapaknya Junior sudah melanjutkan rute-nya ke kantor.
Alhasil setelah mengisi lambung supaya gak kosong lagi, saya mengajar dulu sambil “menikmati” serangan sakit diperut yang kadang datang kadang pergi. Gak tahan sakitnya ditambah halusinasi kok perutnya agak kempes, saya telepon Bapaknya Junior minta dijemput dan ke dokter sore itu juga. Untungnya obgyn saya ada jadwal sorenya di hari Senin, Bapaknya bisa cepet sampai kampus dan jalanan ke Yadika bebas dari macet. Pfff!
Sampai Yadika, huhuhu… “setor” lagi, gak salah deh timbangan tetap setia di 47kg… gak naik, tekanan darah juga 90/60 weleh. Antrian terasa cukup panjang bagi ibu hamil yang diare ini… untung bisa nge-plurk buat sejenak mengalihkan rasa sakit, halah!
Begitu giliran periksa, langsung USG lagi… Alhamdulillah Junior baik-baik aja bahkan seminggu ini pertumbuhannya sangat pesat, sampai layar monitor gak cukup untuk mendisplay Junior full version. “Separuh2 lihatnya ya Bu”, kata pak dokter. “Wah kamu kesempitan ya Nak?”, soalnya rongga amniotiknya sudah sesak sama Junior dan perut Ibu belum tambah besar lagi. Kata dokter sih Junior baik-baik aja, gak kesempitan kok, cairan ketubannya cukup, tangan dan kaki ok, tulang belakang bagus, detak jantung normal, beratnya sekarang 100gr. Hebat, seminggu nambah lebih dari 35gr kamu Nak
Dan…, tiba-tiba pak dokter ngasih lihat kalau… Junior is baby boy. Jelas banget deh penampakannya, berhubung ibu kan adeknya banyak laki-laki jadi langsung tahu pas dilihatin, kalau Bapak masih penasaran yang mana soalnya melihatnya agak jauh dari monitor
Oke Junior baik-baik aja, ibu udah dikasih obat, tinggal nyari salak buat obat alaminya. Bapak laporan ke pakde, Eyang dan Nenek-Kakeknya Junior habis itu kami buka puasa bareng deh di rumah Nenek-Kakek. 13 minggu 3 hari perkiraan lahir sekarang 19 Maret2008. Yang sehat ya Nak
PS: Semalam masih beberapa kali sena serangan, sekarang masih sisa sakit perutnya dikit…, obat dokter dan salak mulai menunjukkan khasiatnya
Dikirim: September 15th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | Tags: 12 week baby, fetus | 27 Komentar »
Senangnya, si baby Junior ternyata tumbuh pesat dalam 2 minggu ini
Dibanding pemeriksaan ke-2, sekarang ini Junior sudah hampir memenuhi kantung amniotik tempat dia berenang.
Sesuai janji dengan dokter, Jum’at kemarin kami ke RSIA Yadika di Ciputat Raya untuk USG 4D. Setelah dokter Ismail Yahya berbuka puasa sejenak… kami “bertemu muka” lagi dengan Junior. Begitu mulai pemeriksaan, langsung terdengar dug-dug dug-dug yang cepat sekali. Ternyata itu detak jantung Junior yang berdetak 158 kali perdetik dan masih dalam range normal (jantung janin berdetak 2 kali lebih cepat dibanding orang dewasa).
Enaknya pemeriksaan USG kali ini saya bisa ikut langsung melihat dilayar monitor yang sama dengan yang dilihat dokter dan suami. Lebih jelas dari pada visualisasi yang saya lihat di layar bantu di Jombang. Junior terlihat sudah jauh lebih besar, walau bentuk wajah dan detil lainnya belum jelas. Kali ini Junior juga bergerak lebih aktif, entah karena tahu sedang dilihat Ibu dan Bapaknya… atau karena lapar
hehehe, iya Ibu dan kamu lagi lapar pas periksa ya nak
Mungkin lapar siy soalnya gak lama Junior terlihat sedang “ngempong” (menghisap jari)
Menurut dokter Junior sudah berusia 12 minggu 3 hari. Beratnya 64gr dan perkiraan lahir 18 Maret 2009, wah gak jadi lahir pas Bapak ultah deh
Oh ya kali ini tali pusatnya juga terlihat jelas. Bahkan waktu dilihat dari sudut lainnya malah terlihat si Junior seperti sedang memegang tali pusatnya dengan kedua tangannya seolah sedang berayun. “Lagi kayak Tarzan” kata Bapak, hehehe… lagi show off ya Nak, kalau main-main sama tali pusat hati-hati jangan sampai terbelit di leher ya
Sayangnya saking si Bapak takjub melihat si Junior sampai lupa untuk merekam kegiatan pemeriksaan USG tadi…, padahal Pak De nya Junior sudah request dan si Bapak pengen banget mengabadikan si Junior lagi main tarzan-tarzanan… Alhasil Ibu dan Bapak cuma dapat print USG yang ini deh.
Oke Nak, yang sehat ya, nanti kita periksa lagi habis lebaran. Yang pinter didalam rahim Ibu ya
Dikirim: August 31st, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | Tags: 10w USG | 19 Komentar »
Sabtu kemarin Bapak anterin ibu untuk periksa dan lihat perkembangan si Junior. Alhamdulillah, sudah lebih besar dari minggu lalu…, bakal tangan dan kakinya juga sudah terlihat. Cuma kata dokter si Junior, lagi bobo… geraknya cuma sebentar aja: “Kalau kenyang dia tidur” …, hehehe, kekenyangan makan ikan mujair yang digorengin khusus sama adik bungsu saya kali.
Nah, saking senengnya Bapak minta print USG-nya… dan saat ini sudah diposting di sebelah
nduluin ibu posting
Ini nih hasil scan USG-nya, menurut besarnya janin sekarang si Junior umurnya 10 minggu 6 hari (plus/minus 4) … 2 minggu lagi periksa lagi di RS lain tempat dokternya praktek juga karena mau USG yang 4 dimensi. Oh ya, kata dokter plasenta-nya di atas, sip artinya posisi plasenta memungkinkan untuk lahiran secara normal. Alhamdulillah

Dikirim: August 17th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 48 Komentar »
Alhamdulillah, kemarin pagi setelah 8 tahun penantian akhirnya saya bisa memberikan kejutan buat suami tercinta.

Ya!, hasil test pack saya ternyata positif. Berarti pusing, mual, lemes dan drop tekanan darah yang saya alami akhir-akhir ini kemungkinan besar karena datangnya calon bayi mungil kami. Mohon doanya supaya saya, calon bayi dan tentu calon bapaknya sehat selalu
Juga nanti lancar sampai persalinannya.
Amin.
Mudah-mudahan 8 atau mungkin 7 bulan lagi saya dan suami sudah menimang bayi mungil kami yang sehat dan cerdas. kok pakai mungkin? soalnya saking lamanya menanti saya sampai gak inget kapan saya terakhir de-pe-te
jadi ya mungkin sudah 2 bulan atau mungkin 1 bulan. Yang penting tidak lama lagi saya jadi ibu
OOt: kenapa saya baru posting kabar gembira ini sekarang?
- Karena internet di rumah baru dapat jadwal maintenance malam ini (ada perubahan dr kamis euy)
- Saya masih kadang pusing kadang mual euy, sampai-sampai si Bapak udah duluan posting
- Kemarin sekalian laporan…, laporang langsung sama Mama-Papa (Jkt) dan Ibu mertua (Bdg) jadi gak sempat berburu koneksi
Recent Comments