Cuti sudah selesai... harus gak ketemu Agha deh pas jam kantor. Bunli di kampus, Agha sekolah di rumah Nenek. Hmmm, kangen Agha...

Ke Festival Rajut Indonesia 2009

Dikirim: July 25th, 2009 | Oleh: | Kategori: Agha, Diary, Handcraft | 7 Komentar »
di Festival Rajut

di Festival Rajut

Ini cerita 2 minggu yang lalu. Ternyata Bunli kesampaian hadir di Festival Rajut Indonesia 2009 yang tanggal 12 Juli 2009 di Museum Bank Mandiri. Awalnya agak2 pesimis, karena khawatir Yahyo masih terjerat dengan kesibukan seputar pemilu. Sampai dilokasipun juga akhirnya telat dari waktu yang diinginkan, sesi yang dibawakan Thata Pang gak jadi Bunli ikuti, untungnya masih bisa ketemu dengan beliau.

Bersama Thata Pang dan warga Dinamic Crochet

Bersama Thata Pang dan warga Dinamic Crochet

Baca Selengkapnya »


Agha’s First Jacket I Crocheted

Dikirim: July 17th, 2009 | Oleh: | Kategori: Agha, Handcraft | 9 Komentar »

caron pattern's jacketFinally, my latest project was finish. Actually, I planned to finish it before Agha born 4 month ago. Then I changed the target before my 3 month leave time’s up *sigh* but playing with Agha is more fun & always takes my whole time *haha*. So, this caron-pattern based jacket be his 4th month birthday gift.

stitch detailThe stitch used are ch, sc, dc and fptr (front-post treble crochet), these stitches combination make a fabuolus motif, reminds me my childhood red-white fpdc (front-post double crochet) dress my grandma crocheted. Pfff, now I’m relieve that jacket are finish even it still bigger to Agha’s body… he’s so cute with his new jacket, isn’t he?

Agha's first jacket


Kopdar MainBenang Terakhir

Dikirim: March 5th, 2009 | Oleh: | Kategori: Diary, Handcraft, Serba-serbi | 10 Komentar »

Wah, rasanya baru mulai kok sudah terakhir ya? Memang berhubung sebentar lagi Junior akan lahir (perkiraan dokter tanggal 14 Maret 2009) maka kopdar MainBenang besok adalah yang terakhir sebelum saya cuti melahirkan. Jum’at 6 Maret 2009 besok kami mau lesehan lagi di Wetiga, MainBenang jam 19.00, setelah saya check-up ke Obgyn. Tempat sudah dipesan dan beberapa peserta sudah konfirm untuk hadir, bahkan semalam ada ibu-ibu yang menghubungi saya ingin ikutan merajut. Ya, semoga besok cuaca cerah sehingga MainBenang-nya makin seru 🙂


Kumpul Pertama Main Benang

Dikirim: February 24th, 2009 | Oleh: | Kategori: Handcraft, Serba-serbi | 13 Komentar »

MainBenang di WetigaSeperti yang sudah direncanakan, kopdar merajut yang sekarang pakai nama baru MAIN BENANG diadakan tanggal 20 Februari 2009. Sedikit mundur sampai dilokasi karena macet sudah ada Chic yang datang lengkap bersama 2 jagoannya. Satu-persatu yang konfirm hadir datang. Mulailah bermain benang di Wetiga…, lesehan tapi ups! langit sedang tidak bersahabat, mulai menghamburkan butir-butir hujan sehingga kami bermain benang di meja angkringan.

Tak ada lesehan, di mejapun jadi… angkatan 3 yang resmi belajar merajut hari inipun antusias memulai bikin rantai (chain stitch = ch) berulang kali. Ada Fame “Cya” dan Manda yang hari ini resmi jadi angkatan 3. Hari ini Chic submit projek pertamanya… dompet-obi warna hijau, siiip udah bisa buat manas2in orang-orang untuk merajut. bahkan Chic sudah mulai bikin projek baru, syal Juventus (mereka pola sendiri) special request-nya Joey. Nah hari ini Chic dan Amanda (dari Dinamic-crochet) mau belajar Tunisian Stitch gara-gara Rainbow Scarf saya. Sip deh, pada semangat tinggi, senangnya. Baca Selengkapnya »


MainBenang.com

Dikirim: February 19th, 2009 | Oleh: | Kategori: Diary, Handcraft, Special | 4 Komentar »

Berhubung kegiatan merajut saya makin aktif, maka untuk urusan merajut bisa dilihat di mainbenang.com, dimana sebelumnya saya pernah menyediakan aggregator rajutan di rajut.yuliazmi.com.

Sementara masih kosong karena pindahan rumahnya belum rampung hehehehe. Untuk teman2 merajut yang ingin masuk ke agregator mainbenang.com diharapkan membuat kategori khusus untuk rajutannya dan memberitahukan link RSS-nya di bagian komentar posting Yuliazmi.com ini.

Terimakasih


Eh ada di The Jakarta Post 16 Feb

Dikirim: February 18th, 2009 | Oleh: | Kategori: Diary, Handcraft, Serba-serbi | 3 Komentar »

Tadi pagi waktu mampir ke Rektorat untuk mengambil form ijin/cuti eh tiba-tiba Bu Ratnaningsih yang dulu jadi dosenku waktu S1 bilang kalau pagi ini lihat fotoku lagi merajut di The Jakarta Post. Wah? kok bisa?

Penasaran, karena gak ada The Jakarta Post di ruangan, saya telpon Yahyo minta tolong dicek. Ternyata bener tuh, katanya foto waktu di Micky Mocko, hmmmm jadi makin penasaran.  Cek di milis kok gak ada beritanya, cari di websitenya The Jakarta Post belum sempat ketemu. baru sorenya ada beritanya di milis plus linknya… cek ah!

http://www.thejakartapost.com/news/2009/02/16/knit-one-purl-two-hook-one-thousand.html

Dan ternyata bener tuh, ada foto saya, fotonya aja gak ada nama saya, soalnya isinya liputan ke pengurus milis mari_merajut. Yo wes… bener deh mejeng di The Jakarta Post 😉

muncul di The Jakarta Post


Kopdar Merajut 3

Dikirim: February 4th, 2009 | Oleh: | Kategori: Diary, Handcraft, Serba-serbi | 11 Komentar »

Akhirnya kopdar merajut lagi hari Jum’at 30 Januari 2008 di wetiga. Pulang dari obgyn saya dan Yahyo meluncur ke Wetiga. Hujan yang mengguyur Jakarta sejak sore cukup membuat kopdar mulur dari waktunya. Tapi walau begitu tetap tidak menyurutkan semangat untuk bermain benang dan hook. Chic yang datang lebih dulu lengkap dengan Joey dan Vio…, belakangan Luki dan Bambam bergabung. Sayangnya Kania tidak bisa hadir, rasanya masih terjerat dengan kesibukannya seputar scripting.

Mulai merajut, Chic yang sudah mencoba sendiri tusuk sc dengan benang wool bulky (tebal) bingung harus dilanjutkan jadi apa. Akhirnya saya sarankan saja untuk dilipat, disatukan dibuat menjadi dompet, nanti tinggal pasang resleting. Saking bingung harus melanjutkannya, Chic buat rajutan baru dengan motif setengah kerang yang bertumpuk. Wah wah senangnya… ch, sc dan dc sudah lancar ditangan Chic. (applause)

Sedangkan Luki bikin kejutan!, setelah semalam (29 Januari 2009) sempat ketemu dan membahas rajutannya untuk dijadikan tas HP, malam itu kantong HP-nya sudah disambung, diisi sisa benang dan diberi pita darurat untuk menampilkan rencana bentuk akhirnya (applause). Wah, tinggal dikasih rajutan tali sekitar 20-25cm, jadi deh tas HP. Senang deh. Luki hanya saya paksa untuk membongkar sambungannya sedikit supaya lebih mudah untuk merapikannya :d

Luki dan rajutan pertamanyaChic dan rajutan pertamanya

Tas HP buatan LukiMotif rajutan ke-2 Chic

Lagi-lagi kopdar merajut ini diselingi dengan ketemu teman-teman baru dan sesi menghasut. Hihihi, menghasut teman-teman yang selalu ada saat kopdar di wetiga untuk ikutan merajut. Ternyata saya kenalan dengan Cya yang memang ingin merajut… lalu Zamroni dikipas-kipas untuk ikutan, gak lupa ndorokakung dikeroyok untuk ikut jadi angkatan ke-3, terlebih karena ada momon (Herman Saksono) yang juga tertarik pengen merajut. Oh ya ada Chika yang sebelum pulangpun sempat cerita dulu pernah belajar merajut dan rasanya tertarik lagi saat ini. Seru abis deh, gak berasa yang tadinya jam 21.00 bubar eh bertahan sampai 23.00.

PS: Oh ya, tadi Chic datang bersama teman kantornya yang jadi teman plurker saya juga, Tata … bla-bla belakangan baru ketahuan kalau Tata itu keponakannya teman SMA saya. Hayyah, dunia benar-benar sempit.


Tunisian Rainbow Scarf

Dikirim: January 30th, 2009 | Oleh: | Kategori: Handcraft | 13 Komentar »

scarf packagecake in the box?Here’s a box I made to pack something sweet. Is it a cake? Looks like a cake. A sweet birthday cake? A rainbow cake? Just take it outside the box to find out what is it. Is it a snail? a rainbow snail? Is it a ribbon? a rainbow ribbon? Take a look a little bit closer, it is like a woven… what is it?
roll of scarftunisian rainbow scarf in detail

Baca Selengkapnya »


Diliput Kompas

Dikirim: January 29th, 2009 | Oleh: | Kategori: Diary, Handcraft, Serba-serbi | 8 Komentar »

Yang muncul di KompasSudah lewat seminggu lebih, gak papa lah diposting 🙂

Bermula dari antusiasme teman-teman plurker saya untuk belajar merajut dan kegiatan di kopdar selanjutnya yang diposting oleh wetiga. Pihak Koran Kompas ingin meliput kegiatan merajut ini. Liputan dan wawancaranya diadakan pada Kamis 12 Januari 2009 di Wetiga.

Pulang dari kampus, saya dan suami langsung meluncur ke Wetiga sesuai janji. Sampai disana sudah ada Chic (Chichi) bersama Joey, Linda Nicegreen dan Aida Mandaka . Masih menunggu Mas Budi dari Kompas dan teman2 lainnya, Amanda akhirnya tiba dilokasi setelah menelpon untuk dipandu. Tak lama Kania tiba bersama Ibn, dan ternyata waktu belanja di Micky Mocko kemarin, ada Amanda disana menyaksikan adegan benang pinky, hihihi.

Yang lain serius dengar arahan mas Budi untuk foto, yang satu...pilih rajutan untuk difotobreak untuk foto hasil rajutanknit vs crochet, pilih mana yang disuka

Sepatu Jihan jadi POI, sepatu Junior yg abu2 coklat jadi BGBambam dan Luki segera bergabung dengan kami, sementara mas Budi Suwarna masih menunggu fotografernya untuk memulai wawancara. Wawancara dimulai dengan sesi foto terlebih dulu…, foto rajutan yang sudah jadi (display) juga foto kami memegang rajutan yang sudah dan sedang dikerjakan. Setelah itu wawancara dilakukan bergiliran. Sambil wawancara, sambil mengajarkan dan sharing merajut dengan peserta yang hadir. Tentunya dijelaskan teknik dan alat merajut yang ada (crochet, knitting, tunisian, tapestry), pengalaman dan hasil yang didapatkan dari merajut. Wawancara selesai sekitar jam 21.30 tapi masih ada beberapa yg bertahan, merajut, ngobrol dll.

Walau sedikit mundur dari jadwal wawancara semalam berlangsung lancar dan cukup heboh, karena mas Budi belakangan ikut mencoba dan akhirnya penasaran… Mencoba sebentar pas wawancara tentunya masih kaku tangannya… abis wawancara tp masih ngobrol2 nyoba lagi bikin rantai (chain) dgn lebih luwes… Selesai acara kami masih kongkow2 dgn tamu2 yg lain eh beliau masih penasaran dan coba lagi bikin rantai… wah tambah canggih bahkan berani menambah speed bikin rantai. Seru deh karena komunitas lain yg hadir disitu ikut menyaksikan , mengomentari dan menyemangati.  bahkan mas Budi tertarik untuk mengajak istrinya jika kami mengadakan kopdar lagi.

Kurang lebih begitu acara malam itu. Alhamdulillah Jakarta yg diguyur hujan sepanjang siang & malam di hari Rabu sebelumnya cerah selama kopdar… hujan baru turun setelah jam 22.00 jadi kopdar dan wawancara tidak tergangu.

Liputan di Kompas:

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/18/01524287/merajut.bukan.monopoli.nenek

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/18/01514391/yang.berewok.yang.merajut


Merajut di Kopdar Martabak

Dikirim: January 27th, 2009 | Oleh: | Kategori: Diary, Handcraft, Hobi | 2 Komentar »

Kopdar merajut di Kopdar MartabakHehehe, kejar tayang nih posting. Ceritanya ada Kopdar Martabak di Wetiga hari Selasa 6 Januari 2009. So sehabis jam pulang kerja kami kesana. Sampai sana sudah mulai ramai, ada kania, ndoroKakung, belutz, Chic, Joey dll yang sekarang gak bisa diinget satu persatu. Nah ternyata Kania bawa rajutannya yg sudah jadi beberapa baris tapi doi gak puas dengan hasilnya. Setelah di periksa memang ada kurang hitungan, tapi sudah rapi kok tarikannya. Akhirnya disarankan untuk menyudahi rajutannya dan bikin baru lagi saja. Semangat!

Selanjutnya Bambam dan Luki sampai juga, walau gak bawa benang tapi Luki punya pertanyaan tentang rajutannya. Berhubung peralatan perang kopdar merajut kemarin masih di mobil akhirnya saya gelaran rajutan nebeng di kopdar martabak. Chic, ternyata penasaran dan akhirnya belajar bikin chain… Langsung Chic didaaulat jadi murid angkatan 2 oleh Bambam, hehehe. Jadi yang merajut ya merajut… yang ngeplurk sibuk depan notebook, Yahyo dan Bambam malah main catur hihihi, yang main Facebook ya serius juga termasuk nyobain fitur !FB dari plurk. Yang pasti semuanya sambil kunyah2 martabak, so Tetap kopdar martabak deh. Sebenarnya ada lagi yang tertarik dengan merajut, temannya Chic namanya Sarah kalau gak salah, hanya doi nda bisa lama-lama di wetiga. Oh ya, belakangan baru tahu kalau Luki sempat pengen balik pulang ngambil benang rajutannya, hehehe. Semangat bu dokter!, doi serius banget lihat teknik2 selanjutnya di buku rajutan yang saya bawa.

Gak berasa, sudah malam banget…, so pulang deh sambil anter Belutz…, sip dapat referensi bakso enak deket kos-annya. Dan ternyata lagi kopdar merajut yang menyusupi kopdar martabak ini di posting oleh wetiga… huhuy!