<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Corat - Coret &#187; Hidangan</title>
	<atom:link href="http://yuliazmi.com/category/hobi/hidangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yuliazmi.com</link>
	<description>Blognya Yuliazmi, tempat Corat - Coret segala sesuatu yang ingin dituliskan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Nov 2011 08:01:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Hamil ya&#8230; gimana caranya?</title>
		<link>http://yuliazmi.com/2008/09/30/hamil-ya-gimana-caranya/</link>
		<comments>http://yuliazmi.com/2008/09/30/hamil-ya-gimana-caranya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2008 16:19:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuliazmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Hidangan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliazmi.com/?p=657</guid>
		<description><![CDATA[Hmmmm, mumpung mau lebaran bagi2 THR buat temen-temen yang masih berjuang bertahan di status yang saya alami selama sekitar 8 tahun kemarin. Siapa tahu habis lebaran ini satu-persatu mulai tertular &#8230; tertular hamil Posting ini sudah lama pengen dibuat, ditambah kompor2 yang mendukung &#38; menuntut dari teman merajut. Cuma ya, tau nih ibu hamil bawaannya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hmmmm, mumpung mau lebaran bagi2 THR buat temen-temen yang masih berjuang bertahan di status yang saya alami selama sekitar 8 tahun kemarin. Siapa tahu habis lebaran ini satu-persatu mulai tertular &#8230; tertular hamil  <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/girl.png' alt=':girl:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Posting ini sudah lama pengen dibuat, ditambah kompor2 yang mendukung &amp; menuntut dari teman merajut. Cuma ya, tau nih ibu hamil bawaannya gak produktif selain laper hihihi, posting jarang&#8230; merajutpun belum.</p>
<p>Oh ya, posting ini sebenarnya cuma catatan apa yang saya alami selama <a href="http://yuliazmi.com/2008/08/17/alhamdulillah-setelah-sekian-lama-penantian/" target="_blank">penantian</a>&#8230;, mudah2an bisa jadi masukan walaupun mungkin gak semuanya yang serius. So, how do I get pregnant? Only God knows, and only from God&#8217;s merciful because I don&#8217;t realize it until 2 months pregnancy  <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />    May my expecting months and delivery time just go smooth. Amin</p>
<p><span id="more-657"></span></p>
<ul>
<li><strong>Ke Dokter</strong>: ini yang saya jalani setelah keguguran di tahun 2000. Lengkap setelah dikuret, hydrotubasi (ditiup) dan dipanasi indung telurnya selama seminggu penuh. Dokter selalu kasih hormon untuk diminum pada hari kesekian haid, supaya bulan depan pembuahan berhasil. Hasilnya bolak-balik dokter tanya apa saya sudah telat&#8230; bolak-balik juga saya &#8220;dapat&#8221; terus <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_cry.gif' alt=':((' class='wp-smiley' />  Setelah beberapa bulan saya stop ke dokter karena suami takut efek samping dari hormonnya.</li>
<li><strong>Diurut</strong>: pertama kali diurut sama paraji anak yang katanya biasa &#8220;membetulkan&#8221; posisi peranakan setelah keguguran&#8230; ditambah makan telur ayam kampung seperti yang dianjurkan ternyata belum berhasil juga.</li>
<li><strong>Ditanya-dituduh-dihujat</strong>: Nah kalau yang ini banyak versinya. <strong>Versi perhatian</strong> karena datangnya dari teman2 yang sudah akrab atau teman &#8220;gelo&#8221;. Ada juga <strong>versi yang bikin sakit hati</strong>, karena datangnya dari orang yang kenal gitu aja atau baru kenal tapi dia sok akrab &#8230; Grrrr! Ini nih diantaranya:
<ul>
<li>&#8220;<em>Eh udah hamil ya&#8230;?</em>&#8220;: ini biasanya dari orang yang melihat penampakan saya, ceritanya orang-orang bilang saya itu &#8220;perut burung&#8221;, perutnya cenderung lebih maju jadi kadang seperti orang hamil muda</li>
<li>&#8220;<em>Kapan isi.</em>..?&#8221; Ini bisa dalam bentuk versi perhatian atau versi sakit hati</li>
<li>&#8220;<em>Kapan nih? bisa gak?</em>&#8221; kalau datangnya dari teman2 &#8220;gelo&#8221; biasanya sih nanti berlanjut dengan ledekan dan gurauan yang gelo-gelo <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_tongue.gif' alt=':p' class='wp-smiley' />  Tapi pernah kena versi sakit hati yang bikin saya benar2 sebel dan sakit hati  <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_angry.gif' alt='X(' class='wp-smiley' /> </li>
<li>&#8220;<em>Perlu bantuan gak?</em>&#8221; dan sejenisnya&#8230; ini sih biasanya dari sohib2 gelo&#8230; terutama pas lagi jamannya sidang pendadaran S1 atau kumpul2 lainnya. Yang ini sih gak mempan soalnya memang pas sesi &#8220;gelo&#8221; <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt=':))' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
</li>
<li><strong>Terima advis</strong>: ini saya dapat dari siapapun&#8230;, saudara, teman, rekan sejawat yang lebih senior umurnya, kenalan baru, dll. Sebagian dijalankan sebagian belum
<ul>
<li>Banyak-banyak doa</li>
<li>Makan buah pinang</li>
<li>Diinjek jempol kakinya sama orang yang sedang hamil</li>
<li>Dipancing &#8230; yang ini saya dari awal tidak mau dengan alasan pribadi yang sudah didiskusikan dengan seksama.</li>
<li>Diompoli bayi&#8230; ini sih sering banget, bahkan bukan ompol lagi. Anak teman saya dikampus yang dulu sempat tetanggaan bahkan sampai pup kalau saya gendong (untungnya pupnya pas pake pampers <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_giggle.gif' alt=';))' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Jangan kecape&#8217;an</li>
</ul>
</li>
<li>&#8220;<strong>Jangan banyak pikiran</strong>&#8221; nah yang satu ini rada-rada spt buah simalakama. Gak dipikirin tapi ditanyain mulu, jadinya kepikiran lagi kan. Dipikirin gak hamil-hamil&#8230;, gak dipikirin eh masih belum hamil juga&#8230; doooh! <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_doh.gif' alt='#-o' class='wp-smiley' /> </li>
<li><strong>Diurut lagi</strong>: kali ini sama kenalan/sepupu jauh istrinya kakak ipar, namanya mbak Puri. Urut disini selain bikin segar badan juga sekalian meriksa kondisi rahim. Saya dan suami ikutan diurut beberapa kali sambil 1 kali mengkonsumsi olahan herbal yang disiapkan. Hasilnya badan segar, kondisi bagus tinggal tunggu rejekinya aja. Kebetulan rejeki yang didapat belum dalam format yang diinginkan <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li>&#8220;<strong>Terima info</strong>&#8220;: yang ini banyak nih&#8230;, info urut kesini dan kesitu. Mulai dari yang sreg menerimanya (karena gak pakai syarat aneh2) sampai yang cukup didengar aja karena saya gak sreg dengan gambaran terapinya. Dari semua yang yang diterima, disaring, dipilah2 mana yang akan dijalani.</li>
<li>&#8220;<strong>Terima resep</strong>&#8221; : ada yang bilang makan toge kecambah, makan kurma nabi, minum air akar fatima, minum larutan bubuk kurma, jangan makan nanas, jangan makan salak, makan ikan, makan telur ikan, macam-macam deh.</li>
<li>&#8220;<strong>Hitung tanggal</strong>&#8221; : wah kalau yang ini saya sampai bikin formula itung-itungannya di Excel bareng suami dengan berpedoman buku kehamilan yang kami miliki. Tanggal dapat, tanggal subur, tanggal perkiraan haid bahkan sampai tanggal &#8220;baby boy&#8221; yang kami hindari karena saya sangat ingin punya anak perempuan.</li>
<li>&#8220;<strong>Ganti gaya</strong>&#8220;: Nah ini urusan &#8220;olahraga malam&#8221;, berbagai gaya dicoba yang konon katanya menyediakan akomodasi yang lancar bagi sperma untuk sampai ke ovum.</li>
<li>&#8220;<strong>Ganjal bantal</strong>&#8220;: nah apapun gayanya&#8230; yang penting setelah olahraga saya harus tidur pakai ganjal bantal supaya perjalanan aman&#8230;, biasanya sekitar 15 menit kalau gak bablas ketiduran sampai pagi <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_giggle.gif' alt=';))' class='wp-smiley' /> </li>
<li>&#8220;<strong>Masa bodo</strong>&#8220;: saking capeknya dengan penantian ini, saya akhirnya sampai pada titik masa bodo&#8230;</li>
<li>&#8220;<strong>Berdamai dengan nanas</strong>&#8221; : setelah sekian lama bermusuhan dengan nanas, akhirnya saya gak perduli lagi dan <a href="http://yuliazmi.com/2006/07/26/nanas/" target="_blank">makan nanas lagi</a>.</li>
<li>&#8220;Seduhan kayu manis-madu&#8221; : saya sempat minum seduhan bubuh kayu manis dikasih madu ini cuma beberapa kali.</li>
<li>&#8220;<strong>Berpikiran nakal</strong>&#8220;, kadang saat sudah jenuh saya sempat berpikir, kenapa hidup ini tidak adil. Mereka yang MBA, yang selingkuh yang diperkosa begitu mudahnya hamil&#8230;, saya yang memang menginginkan, dan boleh dengan legal dan halal kok gak hamil-hamil juga???</li>
<li>&#8220;<strong>Telur toge seledri</strong>&#8220;: dikasih tahu kakak ipar untuk coba ramuan ini. Saya minum air toge tumbuk yang dicampur dengan kocokan kuning telur ayam kampung dan madu. Suami minum campuran yang hampir serupa,  air seledri tumbuk yang dicampur dengan kocokan kuning telur ayam kampung dan madu. Kami minum ini seminggu penuh lamanya.</li>
<li>&#8220;<a href="http://yuliazmi.com/2008/03/04/ke-gunung-pancar/" target="_blank">Gunung Pancar</a>&#8220;: berawal dari siaran radio tentang Air panas non belerang akhirnya kami pelesir ke Gunung Pancar. Berendam air panasnya juga minum air gunung tersebut. Alhasil badan memang jauh lebih segar. Nah kami 2 kali ke sana, kali yang kedua memang selain berendam, kami terapi jetstream&#8230; dipijat titik-titik peredaran darah dengan semprotan air panas gunung bertekanan tinggi. Menurut Bu Lis, kondisi kami baik-baik aja&#8230; tinggal bersabar menunggu rejeki dan kesiapan diri. Itu sudah 5 bulan yang lalu</li>
<li>&#8220;<strong>Menabung doa</strong>&#8220;: ketemu siapa saja kadang mereka bertanya tentang anak&#8230; lalu begitu tahu saya sudah lama menanti untuk punya anak maka terbitlah doa-doa agar saya bisa cepat menimang anak. Jadi segala doa maupun pertanyaan &#8220;lagi hamil ya?&#8221;, &#8220;udah isi ya?&#8221; selalu saya Amini dengan harapan segera dikabulkan Allah SWT</li>
</ul>
<p>Kurang lebih itulah yang saya lewati selama ini. Lalu gimana caranya saya akhirnya hamil&#8230; tentu saja setelah olah raga malam <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_tongue.gif' alt=':p' class='wp-smiley' />  tapi yang pasti itu <em><strong>semua berkat ijin dan kuasa serta rahmat Allah SWT yang sudah bermurah hati menyelesaikan penantian panjang saya dengan hadirnya Junior di rahim saya</strong></em>.</p>
<p>Semoga teman-teman yang sedang menanti kapan anugrah ini terlimpah dari-Nya selalu sabar,dan optimis. Insya Allah yang dinanti akan datang. Amin</p>
<p>Update:</p>
<p>Ada yang kelupaan&#8230; dalam beberapa waktu belakangan ini (mungkin beberapa tahun) kami <strong>mengurangi konsumsi</strong>:</p>
<ul>
<li><strong>softdrink</strong>: biasanya diganti sama lemon ice tea. Paling kalau lagi pengen banget kami (saya terutama) baru beli softdrink</li>
<li><strong>fastfood</strong>: paling gampang kalau lapar kan makan fastfood, dijamin sudah tahu rasa tahu harga&#8230; nah frekuensinya diperkecil <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li><strong>mi instant</strong>: Dulu biasanya selalu punya stok mi instant untuk persiapan kalau tiba-tiba laper amat sangat tapi baru sampe rumah dan sudah terlalu terlambat untuk masak, jadi ya mi instant solusinya <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_tongue.gif' alt=':p' class='wp-smiley' />  Sekarang&#8230;, no mi instant at home <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt=':d' class='wp-smiley' /> </li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliazmi.com/2008/09/30/hamil-ya-gimana-caranya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masak: Manisan Kecap Jeruk Bali</title>
		<link>http://yuliazmi.com/2008/03/22/masak-manisan-kecap-jeruk-bali/</link>
		<comments>http://yuliazmi.com/2008/03/22/masak-manisan-kecap-jeruk-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2008 14:02:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuliazmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliazmi.com/2008/03/22/masak-manisan-kecap-jeruk-bali/</guid>
		<description><![CDATA[Minggu lalu ketemu jeruk bali waktu belanja dan jadi kepengen bikin manisan ini. Namanya aneh juga ya&#8230; Manisan Kecap, habis selama ini kalau Mama bikin gak pernah dikasih nama. Kata kecapnya gak saya hilangkan karena justru karena kecaplah manisan ini jadi unik. Paling enak kalau sudah didiamkan semalaman di kulkas dan dimakan saat masih dingin&#8230; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/03/manisan-kecap-jeruk-bali.jpg"><img src="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/03/manisan-kecap-jeruk-bali-thumb.jpg" style="border-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px" alt="manisan-kecap-jeruk-bali" align="left" border="0" height="109" width="144" /></a> Minggu lalu ketemu jeruk bali waktu belanja dan jadi kepengen bikin manisan ini. Namanya aneh juga ya&#8230; <strong>Manisan Kecap</strong>, habis selama ini kalau Mama bikin gak pernah dikasih nama. Kata kecapnya gak saya hilangkan karena justru karena kecaplah manisan ini jadi unik. Paling enak kalau sudah didiamkan semalaman di kulkas dan dimakan saat masih dingin&#8230; slurp, segar <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt=':d' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-521"></span></p>
<p><strong>Bahan:</strong></p>
<ul>
<li>1 buah jeruk bali</li>
<li>3-4 buah cabai hijau</li>
<li>2-3 sdm kecap manis</li>
<li>4-5 sdm gula pasir</li>
<li>air secukupnya</li>
<li>sedikit garam</li>
</ul>
<p><strong>Cara mengolah:</strong></p>
<ul>
<li>Jeruk bali yang sudah dikupas dipipil kasar (dipotong kecil tanpa pisau), sisihkan</li>
<li>Iris miring cabe hijau, campurkan kedalam potongan jeruk.</li>
<li>Tambahkan kecap manis, gula pasir dan air. Aduk rata.</li>
<li>Diamkan dalam lemari es selama semalam.</li>
<li>Hidangkan dalam keadaan dingin</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliazmi.com/2008/03/22/masak-manisan-kecap-jeruk-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Undocumented McDonald&#8217;s Menu</title>
		<link>http://yuliazmi.com/2008/03/10/undocumented-mcdonalds-menu/</link>
		<comments>http://yuliazmi.com/2008/03/10/undocumented-mcdonalds-menu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2008 06:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuliazmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Diary]]></category>
		<category><![CDATA[Hidangan]]></category>
		<category><![CDATA[Hobi]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliazmi.com/2008/03/10/undocumented-mcdonalds-menu/</guid>
		<description><![CDATA[Actually, my husband and I found this extraordinary menu a long long time ago (about&#160; in 1998) This undocumented menu is so excited us because it&#8217;s so crunchy and cool Can you imagine the combination of the cool Mc.D&#8217;s ice cream cone as&#160; topping for it&#8217;s french fries? It&#8217;s delicious! trust us >- As delicious [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/03/cone1.jpg"><a href="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/03/cone2.jpg"><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; margin: 0px 0px 0px 10px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="94" alt="cone2" src="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/03/cone2-thumb.jpg" width="124" align="right" border="0"></a><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="111" alt="cone1" src="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/03/cone1-thumb.jpg" width="84" align="left" border="0"></a> Actually, my husband and I found this extraordinary menu a long long time ago (about&nbsp; in 1998) This undocumented menu is so excited us because it&#8217;s so crunchy and cool <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' />  Can you imagine the combination of the cool <strong>Mc.D&#8217;s ice cream cone</strong> as&nbsp; topping for it&#8217;s <strong>french fries</strong>? It&#8217;s delicious! trust us <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> >-</p>
<p> As delicious it is we always lost the moment to take a picture of this menu. So, last week, we order this special menu and take the picture just for you. Enjoy! <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>Pernah membayangkan makan kentang Mc.D tidak dengan saus sambalnya tapi dicocol ke ice cream cone? Aneh? Tidak!, justru seru. Buktinya saya dan suami sudah membuktikannya sejak 1998. Kok baru sekarang dipublish? Ya, karena saking enaknya kami selalu lupa untuk memotretnya, pasti sudah keburu habis baru inget mau difoto :P Jadi, setelah lihat fotonya Anda percaya kan? Selamat mencoba <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliazmi.com/2008/03/10/undocumented-mcdonalds-menu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masak: Semur Daging</title>
		<link>http://yuliazmi.com/2008/02/07/masak-semur-daging/</link>
		<comments>http://yuliazmi.com/2008/02/07/masak-semur-daging/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Feb 2008 13:19:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuliazmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliazmi.com/2008/02/07/masak-semur-daging/</guid>
		<description><![CDATA[Bukannya lagi rajin masak siy, hanya beberapa hari ini ternyata saya masak masakan yang belum diposting resepnya. Jadi Semur Daging yang memang baru dimasak ini saya posting resepnya sekalian Semur daging itu sebenarnya lebih enak jika sudah dipanaskan ulang, karena rasa bumbunya sudah lebih meresap. &#160; Bahan: 500 gr daging sapi 3 buah kentang 3 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/02/semur-daging.jpg"><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="166" alt="semur-daging" src="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/02/semur-daging-thumb.jpg" width="244" align="left" border="0"></a>Bukannya lagi rajin masak siy, hanya beberapa hari ini ternyata saya masak masakan yang belum diposting resepnya. Jadi <strong>Semur Daging</strong> yang memang baru dimasak ini saya posting resepnya sekalian <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Semur daging itu sebenarnya lebih enak jika sudah dipanaskan ulang, karena rasa bumbunya sudah lebih meresap.</p>
<p>&nbsp;</p>
</p>
<p><span id="more-478"></span></p>
<p><strong>Bahan:</strong></p>
<ul>
<li>500 gr daging sapi</li>
<li>3 buah kentang</li>
<li>3 siung bawang putih</li>
<li>4siung bawang merah</li>
<li>3 butir kemiri</li>
<li>1 sdt lada</li>
<li>1 sdt ketumbar</li>
<li>½ sdt jintan</li>
<li>5 sdm kecap manis</li>
<li>2 sdt garam</li>
<li>½ sdt Royco</li>
<li>2 cm batang kayu manis</li>
<li>1 ltr air</li>
<li>gula pasir secukupnya</li>
</ul>
<p><strong>Cara mengolah:</strong></p>
<ul>
<li>Bersihkan daging sapi lalu potong-potong sesuai selera, sisihkan</li>
<li>Kupas kentang, potong kotak sesuai selera</li>
<li>Haluskan bawang putih, bawang merah, kemiri, ketumbar, lada, jintan dan garam.</li>
<li>Tumis bumbu yang sudah dihaluskan, masukkan potongan daging tumis hingga berubah warna.</li>
<li>Tambahkan kecap manis, aduk lalu tambahkan air.</li>
<li>Masukkan batang kayu manis, royco dan garam.</li>
<li>Masukkan potongan kentang, masak hingga daging dan kentang empuk.</li>
</ul>
<p><strong>Catatan:</strong></p>
<ul>
<li>Kentang menyerap garam sehingga dapat ditambahkan garam lagi sesuai kebutuhan.</li>
<li>Rasa kecap manis tergantung pada jenisnya, sehingga bisa ditambahkan 1-2 sdm lagi sesuai selera jika diinginkan.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliazmi.com/2008/02/07/masak-semur-daging/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masak: Tumis Jagung Kuah Merah</title>
		<link>http://yuliazmi.com/2008/02/06/masak-tumis-jagung-kuah-merah/</link>
		<comments>http://yuliazmi.com/2008/02/06/masak-tumis-jagung-kuah-merah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 05:30:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuliazmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliazmi.com/2008/02/06/masak-tumis-jagung-kuah-merah/</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya masak itu gak susah, tinggal campur-campur bahan yang diinginkan, olah jadilah masakan. Yang lebih susah adalah memberi nama dari masakan yang saya buat **lirik2 yayang** So, masakan kali ini saya kasih nama Tumis Jagung Kuah Merah aja :D&#8230;, Kenapa kuah merah? karena sosis daging kan membuat kuah menjadi memerah &#160; Bahan: 1-2 bonggol jagung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/02/tumis-jagung-kuah-merah.jpg"><img style="margin: 0px 10px 0px 0px" height="154" alt="tumis-jagung-kuah-merah" src="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/02/tumis-jagung-kuah-merah-thumb.jpg" width="205" align="left" border="0"></a> Sebenarnya masak itu gak susah, tinggal campur-campur bahan yang diinginkan, olah jadilah masakan. Yang lebih susah adalah memberi nama dari masakan yang saya buat **lirik2 yayang** So, masakan kali ini saya kasih nama <strong>Tumis Jagung Kuah Merah</strong> aja :D&#8230;, Kenapa kuah merah? karena sosis daging kan membuat kuah menjadi memerah <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong></strong></p>
<p><span id="more-474"></span></p>
<p><strong>Bahan:</strong></p>
<ul>
<li>1-2 bonggol jagung manis</li>
<li>1 buah wortel besar</li>
<li>100 gr buncis</li>
<li>5 buah sosis sapi</li>
<li>100 gr makaroni, rendam sebentar</li>
<li>2 siung bawang putih</li>
<li>3 siung bawang merah</li>
<li>1 sdt lada</li>
<li>2 sdt garam</li>
<li>½ sdt Royco</li>
<li>sedikit gula pasir</li>
<li>800 cc air</li>
</ul>
<p><strong>Cara mengolah:</strong></p>
<ul>
<li>Pipil jagung dari bonggolnya, sisihkan.</li>
<li>Kupas wortel, belah 4 lalu diiris, sisihkan.</li>
<li>Bersihkan buncis, potong-potong sekitar 1 cm.</li>
<li>Iris sosis, sisihkan.</li>
<li>Rajang bawang putih dan bawang merah.</li>
<li>Tumis bawang hingga harus, lalu masukkan wortel.</li>
<li>Masukkan buncis, jagung dan sosis, aduk.</li>
<li>Tambahkan air, garam, royco, lada dan gula pasir, biarkan sampai mendidih.</li>
<li>Masukkan makaroni, masak hingga kuah berwarna merah. Hidangkan.</li>
</ul>
<p><strong>Catatan:</strong></p>
<ul>
<li>makaroni bersifat menyerap garam, jadi bisa tambahkan sedikit garam lagi jika diperlukan.</li>
<li>jika suka tomat, dapat ditambahkan 1 buah tomat yang diiris tipis, tumis setelah bawang</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliazmi.com/2008/02/06/masak-tumis-jagung-kuah-merah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masak: Pergedel Jagung Serut</title>
		<link>http://yuliazmi.com/2008/02/06/masak-pergedel-jagung-serut/</link>
		<comments>http://yuliazmi.com/2008/02/06/masak-pergedel-jagung-serut/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 09:00:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuliazmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliazmi.com/2008/02/06/masak-pergedel-jagung-serut/</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya pergedel atau bakwan sih ya? Saya sudah pernah posting bakwan jagung, dengan jagungnya dihaluskan dulu. Yang ini atas request yayang, jagungnya hanya diserut **bukan diparut ya** kasar saja dari bonggolnya sehingga masih kries2 kalau digigit. &#160; Bahan: 3 bonggol jagung 350 gr tepung terigu 1 butir telur 3 siung bawang putih ½ sdt ketumbar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/02/pergedel-jagung1.jpg"><img style="border-right: 0px; border-top: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="165" alt="pergedel-jagung" src="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/02/pergedel-jagung-thumb1.jpg" width="220" align="left" border="0"></a> Sebenarnya pergedel atau bakwan sih ya? Saya sudah pernah posting <a href="http://yuliazmi.com/2006/05/13/masak-bakwan-jagung/" target="_blank">bakwan jagung</a>, dengan jagungnya dihaluskan dulu. Yang ini atas request yayang, jagungnya hanya diserut **bukan diparut ya** kasar saja dari bonggolnya sehingga masih kries2 kalau digigit. <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
</p>
<p><span id="more-460"></span></p>
<p><strong>Bahan:</strong></p>
<ul>
<li>3 bonggol jagung
<li>350 gr tepung terigu
<li>1 butir telur
<li>3 siung bawang putih
<li>½ sdt ketumbar
<li>2 sdt garam
<li>1 sdt lada
<li>1 sdt Royco
<li>air secukupnya</li>
</ul>
<p><strong>Cara mengolah:</strong> </p>
<ul>
<li>Serut kasar jagung yang sudah dicuci, sisihkan.
<li>Giling bawang putih, ketumbar, lada, garam sampai halus, masukkan ke dalam jagung.
<li>Tambahkan tepung, air dan telur yang sudah dikocok lepas. Aduk hingga rata.
<li>Panaskan minyak dalam wajan, tuangkan 1 sendok sayur kecil adonan untuk 1 pergedel. Goreng hingga berwarna coklat keemasaan.
<li>Hidangkan dengan cabe rawit atau saus sambal </li>
</ul>
<p><strong>Catatan:</strong> </p>
<ul>
<li>Jika suka bisa ditambahkan irisan daun bawang dan atau seledri ke dalam adonan.
<li>Jangan lupa selalu mengaduk adonan sebelum dituang agar&nbsp; adonan tetap rata.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliazmi.com/2008/02/06/masak-pergedel-jagung-serut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masak: Tongseng</title>
		<link>http://yuliazmi.com/2007/12/31/masak-tongseng/</link>
		<comments>http://yuliazmi.com/2007/12/31/masak-tongseng/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Dec 2007 15:32:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuliazmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliazmi.com/2007/12/31/masak-tongseng/</guid>
		<description><![CDATA[Masih dalam suasana Idul Adha, saya dapat daging kambing dari adik saya yang kebetulan jadi panitia kurban. Bingung dibikin apa, so beberapa hari lalu coba-coba bikin tongseng. Karena tidak punya stok kol jadi tongsengnya full isi daging saja&#8230; :D Ini resep rekaannya, saya lengkapi dengan kol ya! Bahan: 400gr daging kambing, dipotong kecil 1 buah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/01/tongseng.jpg" target="_blank"><img style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-right-width: 0px" height="101" alt="tongseng" src="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2008/01/tongseng-thumb.jpg" width="134" align="left" border="0" /></a> Masih dalam suasana Idul Adha, saya dapat daging kambing dari adik saya yang kebetulan jadi panitia kurban. Bingung dibikin apa, so beberapa hari lalu coba-coba bikin <strong>tongseng</strong>. Karena tidak punya stok kol jadi tongsengnya full isi daging saja&#8230; :D <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_drool.gif' alt='=P~' class='wp-smiley' />  Ini resep rekaannya, saya lengkapi dengan kol ya!</p>
</p>
<p><span id="more-437"></span></p>
<p><strong>Bahan:</strong> </p>
<ul>
<li>400gr daging kambing, dipotong kecil </li>
<li>1 buah asam jawa, dibuat air asam </li>
<li>1 batang serai, dimemarkan </li>
<li>2 ruas laos, dimemarkan </li>
<li>1 sdm garam </li>
<li>2 sdm cabe giling </li>
<li>3 sdm kecap manis </li>
<li>3 lbr daun salam </li>
<li>3 lembar daun kol diiris kasar </li>
<li>1 buah tomat, diiris melintang </li>
<li>2 sdm minyak goreng </li>
<li>1 ltr air lada secukupnya </li>
</ul>
<p><strong>Bumbu halus:</strong></p>
<ul>
<li>1 ruas kunyit </li>
<li>3 butir cengkeh </li>
<li>5 siung bawang merah </li>
<li>3 siung bawang putih </li>
<li>2-3 butir kemiri </li>
<li>1 sdt ketumbar </li>
<li>&#188; sdt jintan </li>
<li>1 ruas jahe </li>
</ul>
<p><strong>Cara Mengolah:</strong></p>
<ul>
<li>Panaskan minyak goreng diwajan, lalu tumis bumbu halus, cabe giling, daun salam, laos, serai dan tomat. </li>
<li>Masukkan daging kambing yang sudah dicuci bersih. Tumis hingga berubah warna. </li>
<li>Masukkan potongan kol, tumis hingga layu, lalu tambahkan air. </li>
<li>Masukkan kecap, garam dan air asam jawa serta lada. </li>
<li>Masak hingga mendidih dan daging menjadi empuk </li>
<li>Sajikan dengan keruppuk emping dan nasi hangat. </li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliazmi.com/2007/12/31/masak-tongseng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masak: Mie Goreng</title>
		<link>http://yuliazmi.com/2007/12/27/masak-mie-goreng/</link>
		<comments>http://yuliazmi.com/2007/12/27/masak-mie-goreng/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 08:23:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuliazmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliazmi.com/2007/12/27/masak-mie-goreng/</guid>
		<description><![CDATA[Wiiii, ternyata sudah lama banget gak posting resep, posting ah, walau cuma resep yang semua orang pasti sudah tahu. Hari ini saya masak mie goreng andalan saya dengan porsi besar :D Kenapa porsi besar? karena yayang suka, selebihnya karena stok mie telurnya tanggung kalau gak dimasak sekaligus. Lagipula saya memang sering bikin porsi besar, kalau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2007/12/mie-goreng.jpg" target="_blank"><img style="border-top-width: 0px; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin: 0px 10px 0px 0px; border-right-width: 0px" height="98" alt="mie-goreng" src="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2007/12/mie-goreng-thumb.jpg" width="130" align="left" border="0" /></a>Wiiii, ternyata sudah lama banget gak posting resep, posting ah, walau cuma resep yang semua orang pasti sudah tahu. Hari ini saya masak <strong>mie goreng</strong> andalan saya dengan porsi besar :D Kenapa porsi besar? karena yayang suka, selebihnya karena stok mie telurnya tanggung kalau gak dimasak sekaligus. Lagipula saya memang sering bikin porsi besar, kalau ada kunjungan keluarga/teman termasuk waktu mas Riyo dan teman2nya &quot;ngantor&quot; di rumah kami. Satu lagi, mau bismilahin wajan baru karena wajan saya yang lama rasanya sudah gak mantap untuk dipakai :D </p>
<p><strong></strong></p>
<p><span id="more-434"></span></p>
<p><strong>Bahan:</strong></p>
<ul>
<li>3 bungkus mie telor</li>
<li>3 siung bawang putih</li>
<li>2-3 butir telur ayam</li>
<li>1 buah wortel ukuran besar</li>
<li>5 butir bakso sapi</li>
<li>1&#189; sdt peres garam halus atau sesuai selera</li>
<li>1&#189; sdt peres Royco</li>
<li>1&#189; sdt peres merica</li>
<li>5-6 sdm kecap manis atau sesuai selera</li>
</ul>
<p><strong></strong></p>
<p><strong>Cara mengolah:</strong></p>
<ul>
<li>Rebus mie telur dengan menambahkan 3 sendok makan minyak goreng dan sedikit garam kedalam air rebusan. Angkat, tiriskan dan sisihkan.</li>
<li>Bawang putih dirajang halus, sisihkan.</li>
<li>Kupas wortel lalu potong2 seperti korek api.</li>
<li>Iris bakso sesuai selera, sisihkan.</li>
<li>Panaskan minyak di wajan lalu tumis bawang putih hingga layu.</li>
<li>Masukkan potongan wortel aduk tambahkan bakso tumis hingga wortel agak layu.</li>
<li>Sisihan tumisan dipinggir wajan, lalu pecahkan telur di atas sisa minyak tumisan, beri sedikit garam aduk lalu campur dengan tumisan wortel dan bakso.</li>
<li>Kecilkan api kompor. Masukkan mie yang telah direbus, garam, lada, royco dan kecap. Aduk sampai merata.</li>
<li>Bila telah rata, besarkan api sejenak sambil mie tetap diaduk agar mie masak sempurna.</li>
<li>Angkat hidangkan dengan saos sambal.</li>
</ul>
<p>&#160;</p>
<p><strong>Catatan:</strong></p>
<ul>
<li>Lampiran (tambahan isi) mie goreng dapat dibuat sesuai selera, bisa ditambah udang, potongan fillet ayam, cumi, bakso ikan dan lainnya. Yang penting lampiran tersebut harus ditumis diawal agar matang dan jangan lupa menambahkan sedikit garam lebih banyak dari takaran resep. </li>
<li>Bila suka bisa menambahkan daun bawang dan sawi, tetapi ini akan membuat mie goreng lebih &quot;basah&quot;.</li>
<li>Jika Anda pecinta lada, pastikan memakai lada yang digiling sendiri, jika menggunakan lada bubuk siap pakai kemungkinan besar Anda harus menambahkan jumlah lada lebih banyak dari takaran resep.</li>
</ul>
<p>Resep ini bisa untuk 6-8 porsi mie goreng&#8230; Jika ingin membuat porsi standar tinggal disesuaikan saja takarannya. Hmmm ada yang kangen sama mie goreng buatan saya? <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_batting.gif' alt=';;)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliazmi.com/2007/12/27/masak-mie-goreng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips: Cukup Garam atau Belum</title>
		<link>http://yuliazmi.com/2007/09/28/tips-cukup-garam-atau-belum/</link>
		<comments>http://yuliazmi.com/2007/09/28/tips-cukup-garam-atau-belum/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Sep 2007 04:52:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuliazmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidangan]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliazmi.com/2007/09/28/tips-cukup-garam-atau-belum/</guid>
		<description><![CDATA[tips mengecek garam pada masakan berkuah]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kasih tips ah <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_batting.gif' alt=';;)' class='wp-smiley' /> . Untuk urusan masak yang paling gak boleh dilupa adalah urusan memberi garam. Yang paling hebat dari berbagai resep adalah penggunaan kata <big><font color="#ff6600">secukupnya</font></big>. Repotkan, memberi garam dengan ukuran kira2&#8230;, pasti harus di-icip-icip sampai terasa pas. <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_doh.gif' alt='#-o' class='wp-smiley' /> Nah di bulan puasa ini biasanya ragu apakah masakan yang kita buat sudah cukup bergaram atau belum. Tips yang ini cocok untuk membantu kita mengecek kadar garam dalam masakan berkuah tanpa harus mencicipinya&#8230;, jangan sampai batal kan puasanya :D</p>
<p> <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_idea.gif' alt='*-:)' class='wp-smiley' />  Gampang&#8230;, setelah memberi garam, sebelum kompor dimatikan cukup ambil setetes kuah dari masakan tersebut. Teteskan pada kuku ibu jari Anda dan perhatikan bentuk keliling tetesan yang menempel pada kuku. <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_idea.gif' alt='*-:)' class='wp-smiley' /> </p>
<ul>
<li><strong>Tetesan tumpah</strong>: masakan belum diberi garam</li>
<li><strong>Tetesan pecah</strong>: masakan belum cukup diberi garam</li>
<li><strong>Tetesan bulat tidak sempurna</strong>: masakan kurang garam, tambah sedikit</li>
<li><strong>Tetesan bulat sempurna</strong>: masakan sudah cukup garam, <em><br />
lihat tingkat kecembungan tetesan</em>;</p>
<ul>
<li><strong>datar</strong>: perlu ditambah sedikit garam</li>
<li><strong>agak cembung</strong>: Tidak perlu ditambah garam untuk mereka yang tidak terlalu suka asin.<br />
Perhatikan bahan masakan yang digunakan, jika bahan makanan bersifat meyerap garam (misal tahu, tempe, kentang) maka harus ditambahkan sedikit garam.</li>
<li><strong>cembung sempurna</strong>: Tidak perlu diberi garam.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>Selamat mencoba <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_smiley.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliazmi.com/2007/09/28/tips-cukup-garam-atau-belum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masak: Gulai Kacang Panjang</title>
		<link>http://yuliazmi.com/2007/09/21/masak-gulai-kacang-panjang/</link>
		<comments>http://yuliazmi.com/2007/09/21/masak-gulai-kacang-panjang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Sep 2007 10:29:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yuliazmi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yuliazmi.com/2007/09/21/masak-gulai-kacang-panjang/</guid>
		<description><![CDATA[resep gulai kacang panjang ala Yuli]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2007/09/gulai-kacang-panjang.jpg" title="Gulai Kacang Panjang"><img src="http://yuliazmi.com/wp-content/uploads/2007/09/gulai-kacang-panjang.thumbnail.jpg" title="Gulai Kacang Panjang" alt="Gulai Kacang Panjang" align="left" border="0" hspace="10" /></a>Ceritanya masak untuk buka puasa beberapa hari yang lalu, tapi baru sempat posting hari ini. Bulan puasa begini perlu banget punya masakan yang bisa disimpan untuk beberapa kali penyajian. Nah, bikin <strong>gulai kacang panjang campur2</strong> ala Yuli deh&#8230;, seperti biasalah terinspirasi sama gulai-nya Mama yang isinya campur macem2 tapi tetap enak :D. Intinya sih bikin sayur gulai, dengan bahan yang ada di dapur/di kulkas serta disesuaikan dengan selera yang mau mengkonsumsinya. Gampang kan <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-393"></span><br />
<strong>Bahan:</strong></p>
<ul>
<li>400gr kacang panjang (kurang lebih 3 ikat)</li>
<li>200gr buncis</li>
<li>½-1 bungkus tempe</li>
<li>½-1 buah tahu cina</li>
<li>2 ruas laos, dimemarkan</li>
<li>2 ruas jahe, dimemarkan</li>
<li>½ sdt ketumbar</li>
<li>½ sdt gula</li>
<li>1 sdm garam</li>
<li>½ sdt royco</li>
<li>3 butir kemiri</li>
<li>1 ruas kunyit</li>
<li>100gr cabe merah giling</li>
<li>3 siung bawang putih</li>
<li>5 siung bawang merah</li>
<li>3 lbr daun salam</li>
<li>1 batang serai</li>
<li>250cc santan dalam kemasan</li>
<li>1 liter air untuk mengaduk santan</li>
</ul>
<p><strong>Cara Mengolah:</strong></p>
<ul>
<li>Bersihkan buncis, potong kira-kira 0.5cm, sisihkan.</li>
<li>Bersihkan kacang panjang, potong 1,5cm, sisihkan.</li>
<li>Potong-potong tempe dan tahu membentuk kotak berukuran sekitar 1,5&#215;1,5cm, sisihkan.</li>
<li>Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit dan ketumbar, masukkan ke dalam panci.</li>
<li>Letakkan panci diatas api sedang. Tambahkan cabe giling, daun salam, laos, jahe,  dan serai ke dalam panci, beri air  secukupnya.</li>
<li>Masukkan potongan kacang panjang dan buncis, bila mulai layu tambahkan garam dan gula.</li>
<li>Masukkan potongan tempe dan tahu.</li>
<li>Bila air mulai mendidih, masukkan santan yang telah dicampur air. Aduk-aduk agar santan tidak pecah. Masak hingga santan mendidih.</li>
<li>Tambahkan royco. Angkat dan hidangkan.</li>
</ul>
<p><strong>Catatan:</strong></p>
<ul>
<li>Beri garam garam lebih banyak (sesuai selera) bila menggunakan tahu dan tempe, karena dua bahan makanan ini sangat menyerap garam. Jadi jangan takut keasinan, kecuali bila Anda menambahkan 1 bungkus garam dalam masakan (itu mah kebangetan <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt=':))' class='wp-smiley' />  )</li>
<li>Bila tidak ingin tahu menjadi hancur dan membuat tampilan masakan menjadi tidak indah, maka potongan tahu dapat di goreng sebentar. Atau Anda dapat menggantinya dengan tahu coklat (istilahnya apa ya? itu tuh yang biasa dipakai tukang  gorengan).</li>
<li>Jika mau bisa ditambahkan potongan hati ayam atau potongan daging sapi agar rasa gulai semakin yummy.</li>
<li>Jika suka juga bisa ditambahkan potongan kol  putih. Jangan banyak-banyak nanti gas lambung bisa bertambah <img src='http://yuliazmi.com/wp-includes/images/smilies/yahoo_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </li>
<li>Nah satu panci gulai sudah siap, seperti biasa simpan sebagian dalam beberapa wadah bertutup dan masukkan kedalam lemari es bila telah dingin. Panaskan secukupnya saat akan dihidangkan.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yuliazmi.com/2007/09/21/masak-gulai-kacang-panjang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

