Cuti sudah selesai... harus gak ketemu Agha deh pas jam kantor. Bunli di kampus, Agha sekolah di rumah Nenek. Hmmm, kangen Agha...

Hamil ya… gimana caranya?

Dikirim: September 30th, 2008 | Oleh: | Kategori: Diary, Hidangan, Renungan | 32 Komentar »

Hmmmm, mumpung mau lebaran bagi2 THR buat temen-temen yang masih berjuang bertahan di status yang saya alami selama sekitar 8 tahun kemarin. Siapa tahu habis lebaran ini satu-persatu mulai tertular … tertular hamil :girl:

Posting ini sudah lama pengen dibuat, ditambah kompor2 yang mendukung & menuntut dari teman merajut. Cuma ya, tau nih ibu hamil bawaannya gak produktif selain laper hihihi, posting jarang… merajutpun belum.

Oh ya, posting ini sebenarnya cuma catatan apa yang saya alami selama penantian…, mudah2an bisa jadi masukan walaupun mungkin gak semuanya yang serius. So, how do I get pregnant? Only God knows, and only from God’s merciful because I don’t realize it until 2 months pregnancy 🙂   May my expecting months and delivery time just go smooth. Amin

Baca Selengkapnya »


Episode Baru 2008

Dikirim: January 2nd, 2008 | Oleh: | Kategori: Diary, Renungan, Serba-serbi | 9 Komentar »

Dari menjelang pergantian tahun kemarin, setiap blogwalking pasti ada saja yang membuat resolusi untuk tahun 2008. Semuanya dengan inti yang sama, menuju perbaikan dari apa yang sudah dijalankan atau didapatkan saat ini. Hal yang baik dan optimis, serta penuh perjuangan.

Semoga terdapat episode “happy ending” yang mengakhiri episode penantian 7 tahun yang melelahkan

Apapun itu, yang jelas episode baru segera dimulai. Episode perjuangan mencapai apa yang diharapkan. Episode yang mungkin penuh awan kelabu ketidakpastian atau episode gemilang yang penuh dengan kesuksesan. Episode yang mungkin akan tamat dipenghujung tahun, atau mungkin akan berlanjut pada sekuel berikutnya di tahun berikutnya. Episode yang mungkin akan mempermainkan perasaan dalam berbagai peran naskah yang beraneka rupa.

Dari semua episode yang mungkin saya jalani tahun ini. Semoga terdapat episode happy ending yang mengakhiri episode penantian 7 tahun yang melelahkan. Semoga…, semoga…. Amin [-o<


20 Oktober 2007

Dikirim: November 5th, 2007 | Oleh: | Kategori: Diary, Renungan | Belum Ada Komentar »

Just remember this time

“Kalau niat berarti akan cari tahu gimana caranya…”

Longest journey, 20071020


Having you…

Dikirim: July 29th, 2007 | Oleh: | Kategori: Diary, Kenangan, Renungan | 15 Komentar »

Having you… as a special friend
is the best gift I’ve got 12 years ago

Having you… as my husband
is the best blessed from God I’ve got
from 7 years ago and for the next days I have

Having you… here by my side
is the best birthday gift I will ever have forever
that I’ve almost may loose you at that night
Having you… here by my side
to love me
to accompany me
to hug me…
is the best thing for me … always, now and forever

Happy birthday to me, 70070729


Pray

Dikirim: May 16th, 2007 | Oleh: | Kategori: Diary, Renungan | 11 Komentar »

Dear O my Lord
All Mighty


Just let the rain
Wipe the anxious
That annoyed his nous
Bothered his heart
Let he know
it’s wholehearted devotion
all of my unconditional love

longest journey 20070516
noodle 2-3


Contented

Dikirim: May 7th, 2007 | Oleh: | Kategori: Diary, Renungan | Belum Ada Komentar »

As the moonlight glowed
And the bonfire flared
The wine is poured
And crickets start the music
Like the old days
I’m contented
Now, tomorrow… forever

longest journey, 20070502


Nanti

Dikirim: September 12th, 2006 | Oleh: | Kategori: Diary, Renungan, Serba-serbi | 7 Komentar »

Nanti…
Nan ti

N a n t i…

Nanti,
Aku mati

undeniable journey, 20060912


A Kind of … Relieve

Dikirim: August 21st, 2006 | Oleh: | Kategori: Diary, Renungan, Serba-serbi | Belum Ada Komentar »

Days 19th
Words of something acknowlegment
Said that care of it
A kind of relieve…

Story telling
And admitted some reality
Sorry for keeping it while alone
A kind of …relieve


Stabbed

Dikirim: August 16th, 2006 | Oleh: | Kategori: Diary, Renungan, Serba-serbi | Belum Ada Komentar »

Stabbed through the wound
Drown in silent
Flare in the dark


Sudden Death

Dikirim: August 5th, 2006 | Oleh: | Kategori: Diary, Renungan, Serba-serbi | Belum Ada Komentar »

Cursed…

Stabbed to the heart