Dikirim: April 19th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary, Special | 8 Komentar »

Wiew! sudah sebulan lebih umur Agha, ternyata Bunli belum sempat update blog
Banyak banget ceritanya dan polahnya Agha, saking banyaknya jadi belum diposting. Ini dulu deh. “Udang rebus“-nya Bunli
Baca Selengkapnya »
Dikirim: March 17th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary, Special | 21 Komentar »
Ini dia Agha… Anak Bunli yang baru umur 8 hari ini gak doyan dibedong. Kalau dibedong pasti pengen cepet-cepet keluarin tangannya. Abis itu kakinya tendang-tendang bedongan biar bebas. Jadi lebih sering Bunli bungkus longgar atau diselimutin aja.
Pas bobo siang kemarin, Agha gayanya kayak anak sudah besar, selimut sudah sukses ditendang-tendang selama tidur nyenyaknya. Gaya kan anak Bunli
Maunya sih diposting kemarin tapi kabel kameranya kebawa di tas Yahyo, jadi baru Bunli bikin tretnya aja di plurk

Ini anteng bobo sama Yahyo… pas Yahyo pulang kerja. Apa Yahyo yang gak berhasil mbangunin Agha ikut pules lihat Agha bobo ya? Hehehe, mirip ya tampang bobo-nya
Dikirim: March 12th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Agha, Diary, Special | 12 Komentar »
Alhamdulillah akhirnya setelah menunggu 8,5 th, Agha lahir. –panggilan untuk Muhammad Gamitra Aqilafathi anak pertama kami. Sementara baru Yahyo yang sempat posting panjang lebar disini, karena Bunli masih recovery pasca operasi dan tentunya sibuk sama Agha.
Oh ya Agha lahir tanggal 9 Maret 2009 ( 12 Rabiul Awal) jam 11.40 melalui operasi caesar karena lilitan tali pusar. Berat 3,350kg panjang 48c. Anak laki-lahi yang sehat berpipi chubby. Oh ya lilitannya 2 dileher (yg satu kencang) dan 1 dikaki. lahir di RSW Yadika jalan Ciputat Raya no. 5.
posting lengkapnya menyusul ya. Ini masih di Rumah Sakit sebelum pulang. Yang jelas terimakasih buat semua yang sudah memberikan ucapan selamat dan doa via sms, telp, plurk dan facebook. Oh ya foto Agha sementara lihat di blog Yahyo yaaa
Dikirim: February 19th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Handcraft, Special | 4 Komentar »
Berhubung kegiatan merajut saya makin aktif, maka untuk urusan merajut bisa dilihat di mainbenang.com, dimana sebelumnya saya pernah menyediakan aggregator rajutan di rajut.yuliazmi.com.
Sementara masih kosong karena pindahan rumahnya belum rampung hehehehe. Untuk teman2 merajut yang ingin masuk ke agregator mainbenang.com diharapkan membuat kategori khusus untuk rajutannya dan memberitahukan link RSS-nya di bagian komentar posting Yuliazmi.com ini.
Terimakasih
Dikirim: February 16th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 4 Komentar »
Jum’at kemarin (13-Feb-09) Bunli dan Yahyo ke Obgyn lagi, jadwal check-upnya Junior. Seperti biasa sebelum ketemu dengan dokter, Bunli diperiksa tensi dan berat badannya. Dalam 2 minggu ternyata Bunli naik 1 kg nih… *peningkatan* sedangkan tensi konstan di 110/70.
Seperti biasa periksa USG… wah Junior sudah kepalanya sudah benar-benar masuk rongga tulang panggul jadi gak bisa foto 3D deh, hiks
. Fotonya pas sudah lahir aja deh. Stuktur tulang punggung, kaki, tangan ok, cairan ketuban ok, dan tidak terbelit tali pusat *pinter kan Junior* Usianya 35 minggu dan direncanakan lahir di minggu 39, 14 Maret 2009. Oh ya beratnya 2835gr tapi kata dokter itu masih dikurangi 10% (beratnya plasenta dll) jadi berat bayinya saja 2551gr. Hmmmm, kemaren2 kok dokternya belum kasih rumusan yang ini ya?
Overall semuanya ok, Bunli harus periksa kembali 2 minggu lagi. Tidak dikasih food suplemen (yang kemarin itu ada penambah nafsu makan) tapi tidak disuruh mengurangi makan. Oke nak… 2 minggu lagi USG lagi ya
Dikirim: February 12th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 7 Komentar »
Wah… besok Junior sudah jadual ketemu sama Bunli dan Yahyo di tempat om dokter Ismail Yahya, tapi Bunli belum posting laporan 2 minggu yang lalu. Bunli sibuk nih, sidang pendadaran mahasiswa sama merajut keperluan buat Junior, hehehe.
Jadi Jum’at tanggal 30 Januari 2009, Bunli sama Junior diantar Yahyo untuk check-up. Lagi-lagi berat badan Bunli hanya naik 0,5 kg dari 3 minggu sebelumnya, jadi 55kg. Tensi normal 110/70. Hanya menunggu sebentar karena tidak ada antrian pasien, kami masuk ruang periksa. Dari ngobrol awal dengan dokter, perkiraannya di usia sekarang umumnya bayi beratnya sekitar 1800-2000gr. Hmmm, 3 minggu lalu Junior sudah 1606gr, sekarang jadi berapa ya? Gak lama-lama nunggu Bunli USG lagi.
Pindah ke area periksa, ternyata mesin USG-nya sekarang baru… 3 dimensi! yippi…! Lihat di layar, Junior sudah besar sekali, dan sepertinya lagi tidur, hanya bergerak seperlunya. Posisi kepala tetap dibawah, cairan ketuban bagus, detak jantung 143. Sehat Junior… dan beratnya ternyata 2292gr. Wah naiknya hampir 700gr! Kata dokter sih artinya asupan makanan full diterima Junior. *hihihi, iya Bunli masih langsing lho, kecuali di perut*
Perkiraan lahir maju 1 hari jadi 15 Maret 2009, usianya sekarang 33 minggu berarti Junior akan lahir di kisaran minggu 39-40. Yang penting sehat dan prosesnya normal ya Nak…. Dokter bilang Junior tidak kebesaran berdasarkan berat badannya, Bunli tetap bisa menjalani persalinan normal. “Normal aja, bisa kok”, kata dokternya.
Oh ya, kan sekarang sudah USG 3 dimensi, jadi dikeker-keker deh *duh bahasanya* pose Junior untuk di print… Wah Junior kayaknya emang lagi bobo nih… Mukanya bulet deh, tembem, yang kelihatan dari sisi kanan, bersandar di tangan kanannya. Waaaaaa, cakep deh anak Bunli dan Yahyo. Sayangnya pas di print ada masalah dengan printernya… tercetaknya hitam putih saja, bukan warna kulit… jadi kurang jelas deh fotonya.
Yah, berarti besok pas check-up lagi semoga mesin USG-nya ok ya, jadi bisa di print deh pose cakepnya Junior.
Dikirim: February 4th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 5 Komentar »
Minggu 31 usia kehamilan Junior saya diserang rasa sakit yang amat sangat sakit *hiperbola* jadi sekitar 14-17 Januari 2009 saya jadi sangat sulit bergerak. Layaknya orang yang gak pernah olahraga dipaksa langsung berlari keliling lapangan 7 kali, sekitar pangkal kaki (tulang pubis dan selangka serta tulang ekor) jadi sangat sakit jika digerakkan. Dari duduk mau bangun sakit… dari berdiri mau duduk sakit, mulai berjalan dari diam sakit, saat tidur mau putar badan ubah posisi tidur juga sakit, duh apa saya kebanyakan gerak? kebanyakan naik turun tangga? Kan naik turun tangganya sudah pelan-pelan alias dieja 1 undakan diam, 1 undakan diam.
Telpon obgyn katanya gak papa, itu sedang proses kepala bayi mulai masuk ke rongga tulang panggul. *Lega deh kalau itu bukan kelainan tapi memang salah satu tahap yang harus saya alami*. Saya disarankan untuk banyak makan buah dan berbaring. Huhuhu, mana mungkin tidur terus, makan buah aja deh. Saya sempat ingat dulu Mama saat hamil salah satu adek saya juga mengalami sakit sampai merangkak untuk bergerak. Wah, apakah saya juga sama? Sempat sih waktu dirumah, saking sakitnya saya merangkak saja untuk bergerak pindah ruangan.
Niat untuk senam hamil di minggu 31 saya dan Yahyo batalkan karena rasa sakit ini. Baru di minggu 32 saya ikut senam hamil. Saat ngobrol dengan bidan yang menjadi instruktur senam, beliau bilang kalau saya harus bersyukur merasakan sakit itu, kalau tidak justru harus was-was. Lho? Jadi menurut bidan Hoediyati, sakit itu benar karena bayi mulai masuk ke tulang panggul. Rasa sakit akan terasa jika yang turun adalah kepala bayi yang lebih keras daripada pantat bayi. Jika kepala yang turun berarti kemungkinan lahir secara normal lebih besar. Tetapi kalau tidak merasa sakit, artinya pantat bayi yang berada diposisi bawah dan turun masuk ke rongga panggul, ini yang biasa disebut sungsang.
Ah, Nak… Bunli jadi makin lega… sakit yang masih terasa sedikit langsung hilang. Junior kan memang pintar sejak minggu 22 posisi kepala sudah dibawah (setiap periksa selalu kepalanya sudah dibawah). Bunli sayang kamu Nak
Oh ya, berkat ikut senam saya jadi tahu kalau posisi miring saat tidur disesuaikan dengan posisi punggung bayi. Kita harus miring ke arah punggung bayi berada, kalau terbalik, bayi akan berontak dan memungkinkan kepala yang sudah masuk panggul keluar kembali.
Dikirim: January 27th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 3 Komentar »
Gak berasa Junior sudah masuk ke minggu 30… Bunlinya telat pula posting di blog, maaf ya Nak
yang penting kan update tentang kamu selalu ada di plurk
Juga selalu diajak nyobain macam2 buah kan Nak *hehehe, gak nyambung ya*
Minggu 30-nya Junior, rasanya perut ini makin besar… hanya pas sampai di RS dan periksa awal kok timbangan Bunli cuma nambah 0,5kg? Tensi bagus 110/70 … wah kamu gak tambah besar dong nak… Begitu masuk ruang periksa, ngobrol dulu sama dokternya. katanya Bunli sudah boleh makan yang selama ini dipantang…., asyik… kita bisa makan sop kambing ya Nak (hahaha, Yahyonya langsung cengar-cengir gak ikhlas). Lalu menurut dokter Ismail Yahya, gak masalah kalau berat badan Bunli gak terlalu naik, yang penting distribusi ke plasenta lancar makanya mayoritas asupan akan tersedia lengkap untuk Junior. Perkiraannya melihat usia Junior beratnya sekitar 1,1-1,2kg. So siap-siap untuk USG lagi.
Begitu di USG, lho apa itu bulatan besar sempurna selebar layar? Ternyata kepalanya Junior… wah! jadi kepala Junior tetap berada dibawah sepeti minggu-minggu sebelumnya. Pinter anakku
plasentanya juga mulai terdorong naik posisi ke atas, sehingga tidak menutupi jalan lahir. Detak jantung oke di 153 usia 30 minggu 4 hari jadi perkiraan lahir maju ke 16 maret 2009. Dan… yang bikin surprise, berat junior nyaris 2 kali lipat dari bulan kemarin! kemarin 888gr, sekarang beratnya 1606 gr… 1,6 kg lebih! Wah hebat nih anak Bunli dan Yahyo… berarti makanannya lancar. Tapi janga terlalu besar ya Nak, kan biar lancar lahiran normalnya.
Seperti bulan sebelumnya, kali ini hasil USG gak di print lagi…, habis ngak dapat pose keren Junior plus kan USG-nya bukan yg canggih lagi. Maaf ya fans-nya Junior, nanti cari USG yang okeh deh biar bisa skrinsyut
Dikirim: December 24th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 12 Komentar »
Tadi pagi Junior peluk-peluk Yahyonya! … lucu deh
Ceritanya pagi, pas bangun masih kiyep-kiyep di kasur. Bunli peluk Yahyo dari belakang, nah pastinya kan posisi perut Bunli pas punggung Yahyo. Eh tiba-tiba Junior jedag jedug… “wah mau ikut peluk Yahyo ya“, kata Yahyonya. Abis Yahyonya bilang gitu Junior jedag jedug lagi… hihihihi, iya ya nak mau ikutan peluk2 Yahyo tapi masih kehalangan perut Bunli. Hehehe lucu rasanya.
Recent Comments