Cuti sudah selesai... harus gak ketemu Agha deh pas jam kantor. Bunli di kampus, Agha sekolah di rumah Nenek. Hmmm, kangen Agha...

Batik17 saat Agha 1 tahun

Dikirim: July 7th, 2010 | Oleh: | Kategori: Agha, Diary, Special | 1 Komentar »

Ini dia Agha, akhirnya kesampaian juga difoto memakai batik 17-tahunnya di usia 1 tahun. Inginnya sih difoto pas tepat Agha ulang tahun ke-1. Tapi karena kurang sehat pas ultah, trus ada satu dan lain hal mundur terus deh jadwal fotonya. Akhirnya baru difoto tanggal 9 Juni 2010 pagi, tepat saat Agha ulang bulan ke-15. Karena Agha sudah bisa jalan, jadi terpaksa berfoto ditemani Bunli, soalnya dia maunya ngejar Bunli terus.

Anak ganteng, sehat selalu dan tambah pinter ya!


Exploring geometry puzzle ala Agha

Dikirim: June 25th, 2010 | Oleh: | Kategori: Agha, Diary, Special | 3 Komentar »

Agha (15 months) exploring the geometry-shaped wood-puzzle in his own way. Unchallenged by only putting the puzzle on the right track, he arrange the item to stand up in his own composition included the circle-shape.
Put them side by side near and far from his body…, repeat it again and again when  they fall.

Agha (15 months) exploring the geometry-shaped wood-puzzle in his own way. Unchallenged by only putting the puzzle on the right track, he arrange the item to stand up in his own composition included the circle-shape.
Put them side by side near and far from his body…, repeat it again and again when  they fall.

June 22nd, 2010 @Nenek’s house

Senang & takjub, lihat Agha serius & sukses berulang2 mendirikan berbagai bentuk puzzle kayu termasuk yang bentuk lingkaran. Walau gagal atau jatuh lagi tersenggol olehnya, Agha tetap asyik sendiri, gak nangis, gak bosen dan gak kesel. Bahkan senyum2 gemes waktu merasa komposisi susunan puzzle yg berdiri sesuai dengan yang ada dibenaknya


Setahun sudah… Agha ultah pertama!

Dikirim: March 9th, 2010 | Oleh: | Kategori: Agha, Diary, Special | 5 Komentar »


Tidak terasa, pagi itu saya bangun ditemani adik bungsu saya Yessi… hanya berdua, karena suami tercinta masih berpacu dengan waktu dan kantuk menjemput ibundanya di Bandung. Tidak lama sayapun sudah berangkat ke RS Yadika Ciputat bersiap menjalani sectio yang disarankan dosg. Menjalani beberapa test sambil mengupdate status di plurk, sementara Mama, Papa, ipar, sahabat dan kerabat lainnya mulai datang menemani sampai lengkap suami dan mertua.

Menjelang siang, sedikit lewat dari jadwal sebelumnya sayapun masuk ruang operasi. Dingin, dokter dan perawat sudah siap dengan peralatan operasi. Bius lokal, dan operasi dimulai. Sedetik, semenit, 5 menit … tiba-tiba dokter berseru, “Alhamdulillah, laki-laki bu” … Ah Agha sudah lahir (pukul 11.40), tapi mana tangisnya? sedetik, semenit, … dan menggemalah tangis keras bayi laki-lakiku … tangis yang khas, “nggaaaa…nggaaaa” bukan tangis biasa seorang bayi yang Oooaaa Oooeee.

Setelah menunggu lagi, baru bayi mungil bersuara keras itu diletakkan didada. Seolah hafal dengan namanya, tak lama Agha mulai tenang mendengar saya memanggil-manggil namanya. “tenangkan dengar detak jantung bundanya…Lho, kok malah tidur ” seru dsa yang memantau proses inisiasi dini sambil mengangkat Agha, lalu meletakkannya kembali. Menangis lagi… tenang lagi, … dan tidur lagi! Ah anakku, terpengaruh bius lokal jugakah?

Terimakasih ya Allah, setelah 8 tahun lebih kami menunggu Kau berikan kami Agha. Hilang semua penat penantian… Tak terasa sudah setahun kami bersamanya, melalui waktu-waktu indah menyaksikan perkembangannya. Jagalah dia, lindungilah ia, agar kami dapat selalu mensyukuri tahun-tahun berikutnya, menyaksikannya besar dan dewasa. Amin

Akhirnya bertemu Agha lagi yang sudah bersih dan berbalut selimut di ruang recovery. Mungil, chubby, seluruh mukanya pipi semua sampai matanya terbenam sipit, sedang hidung dan mulut mungilnya saling berlomba siapa yang lebih tinggi. Hanya sekejap karena Agha akan menunggu saya di ruang bayi. Baru menjelang sore, saat saya sudah dikamar perawatan Agha diantar untuk room-in dengan saya, lalu saya memeluknya, menciumnya, menyusuinya.

Lalu waktu berlalu dengan cepat…, kadang terasa lambat tapi tak lama melesat secepat kilat.

Tadi pagi saya terbangun, bertiga. Bayi mungil itu sudah terlihat lebih besar dan tinggi, walau tetap mungil. Tak lama ia terbangun juga… matanya tampak bulat berbinar, mulut mungilnya berceloteh bahasa bayi. Dan saya memeluknya, menciumnya, memeluknya, menyusuinya.

Selamat ulang tahun pertama Agha sayang, semoga jadi anak shaleh yg sehat, cerdas, kuat, rajin dan murah rejekinya. Bunli & Yahyo sayang kamu.


Agha loves ice cream

Dikirim: January 5th, 2010 | Oleh: | Kategori: Agha, Special | 5 Komentar »

Here’s a last year video of Agha taken on October 27, 2009 when we went home from his immunization schedule and blogger gathering at Wetiga. The hot air on that night made an ice cream as a good choice for dessert. Agha, who has already tasted ice cream before was enthusiastically grabbing the ice cream cone from my hand. Chomp it over and over again that makes Yahyo, his father worried that he might have cold. But just watch the video, you will see how Agha crazy of it. 😀


MPASI Pertama Agha

Dikirim: October 28th, 2009 | Oleh: | Kategori: Agha, Diary, Special | 9 Komentar »
1st-mpasi-1

Apa sih ni? bubur susu rasa sayur mayur Gha

Tanggal 11 September 2009 akhirnya Agha diberi MPASI (Makanan Pendamping ASI) untuk pertama kalinya setelah pulang dari dokter, rencananya mau imunisasi tapi gak jadi krn masih panas. Jadi sebelumnya Agha panas, batuk dan pilek bikin Agha agak-agak enteng dan lemes badannya.

Demi suksesnya MPASI, Bunli dan Yahyo ajak Agha beli biskuit bayi Farley, bubur susu SUN dan buah-buahan. Habis belanja mampir lagi ke rumah Nenek, biar Nenek dan Kakek ikutan lihat Agha makan MPASI untuk pertama kalinya.

Eh enak ternyata, Agha mau lagi Bunli

Eh enak, Agha mau lagi Bunli

Enak lho... tambah lagi

Enak lho... tambah lagi

Bunli cobain 1 sendok teh bubur susu rasa sayur mayur, pertama dikasih Agha masih cuek karena masih lemas. Gak lama Agha mulai antusias, mulai duduk tegak gak sabar menunggu suapan berikutnya. Asyik!

Ternyata pisang juga enak... Agha doyan Bun

Ternyata pisang juga enak... Agha doyan Bun

Habis bubur susunya, sepertinya Agha masih pengen tambah. Ya sudah Bunli kasih coba makan pisang aja. Eh doyan! Satu buah pisang ambon ukuran kecil yang dikerok halus pakai sendok habis dilahap Agha. Senangnya…, habis itu Agha mulai aktif lagi. Waaaa! Kata Nenek, Agha kemaren lemes karena belum dikasih MPASI sama Bunli nih, padahal Agha sudah lulus jadi sarjana ASIX. Hehehehe, gitu ya Nak, besok2 makannya yang pinter lagi ya!


Agha dan Sepatu Pertama Pilihan Sendiri

Dikirim: October 19th, 2009 | Oleh: | Kategori: Agha, Diary, Special | 6 Komentar »
Gaya Agha pakai sepatu baru

Gaya Agha pakai sepatu baru

Agha punya sepatu pertama lho…! Setelah Agha belajar titah, sekarang makin senang berdiri-berdiri lalu melangkah, kadang melangkah maju kadang malah mundur. Jadi semalam Bunli dan Yahyo berburu sepatu untuk Agha, sepulang dari halal bi halal keluarga besar Angku Syarief.

Seperti biasa, Agha pasti ikutan memilih, dan sepatu pilihan Agha jadi sepatu pertama yang dia pakai. Sepatu biru dari bahan kain motif tartan merah-biru, sengaja dipilih yang model berperekat bukan yang ber-ikat tali mengingat Agha sangat cinta dengan tali, hehehe. Di mobil, habis beli langsung dicoba pasang oleh Yahyo saat Agha lagi serius mimik. Cuek aja tuh waktu dipakaikan soalnya Agha terlalu haus untuk berhenti mimik, tapi selesai terpasang langsung dia menggoyang2kan kakinya tanda tahu kalau pakai sepatu, hehehe.

Pegang-pegang sepatu

Pegang-pegang sepatu

Atur gaya mau difoto

Atur gaya mau difoto

Tadi pagi sebelum pergi sekolah, Agha sudah pakai sepatu, sudah titah juga sama Bunli. Sambil menunggu Bunli beberes peralatan perang Agha untuk sekolah, Agha main2 dengan sepatunya. Dipegang-pegang, diperhatikan dan diteliti dengan seksama. Eh begitu Yahyo motret Agha, langsung deh Agha pasang gaya cool-nya … ! hehehehe


Kado dari Agha

Dikirim: July 29th, 2009 | Oleh: | Kategori: Agha, Diary, Special | 10 Komentar »

Sejak senin Agha mulai mau angkat badan dan kepalanya pas tengkurep. Nah ini pas sempat didokumentasikan, dan durasi angkat2nya lebih lama. Hmmm, kado terbaik dari Agha untuk ultah Bunli tahun ini. Makasih ya sayang, Bunli bangga dan sayang sama Agha

Bisa kan, Agha angkat badan & kepala sampai tegak

Bisa kan, Agha angkat badan & kepala sampai tegak

Kronologis:

Gigit jari dulu

Gigit jari dulu

Mainan penggugah semangat

Mainan penggugah semangat

Dapet 1 mainan nih

Dapet 1 mainan nih

Kok berat ya ngangkatnya

Kok berat ya ngangkatnya

Dikit lagi... ngintip kamera dulu ah

Dikit lagi... ngintip kamera dulu ah

Bisa kan, Agha angkat badan & kepala sampai tegak

Bisa kan, Agha angkat badan & kepala sampai tegak


Cukurannya Agha

Dikirim: May 30th, 2009 | Oleh: | Kategori: Agha, Diary, Special | 5 Komentar »

Agha nunggu waktu cukurSetelah berminggu-minggu Bunli dan Yahyo merasa sayang kalau Agha harus dicukur, akhirnya tanggal 24 Mei kemarin menyerah juga. Menyerah karena gak kebayang kalau rambut lucu Son Go Han atau jambul Tintin-nya Agha lenyap dari pandangan. Tapi karena rambutnya terus rontok dan takut nanti bisa masuk ke mulutnya tanpa sengaja akhirnya minta bantuan Nenek untuk mencukur Agha.

Niatnya mau cukuran sebelum siang akhirnya setelah makan siang Agha baru dicukur. Kebetulan banget Agha sudah mimik dan tidur nyenyak, jadi proses awal memotong rambut dengan gunting mudah dilakukan. Pertama, Nenek yang gunting, trus Bunli ikutan, akhirnya keroyokan Bunli dan Nenek. Yahyo mau coba tapi ternyata tangannya yang bekas kecelakaan bikin gak pede, takut kena kepala mungilnya Agha, jadi Yahyo bagian foto-foto aja.

gunting pertama sama Nenekgunting sama Bunli

Gundul cool

Hampir selesai rambutnya dipotong eh Agha keburu lapar… jadi rehat dulu, pas sudah tenang mimiknya, baru deh mulai dicukur sama Nenek. Ternyata agak sudah nyukur Agha pakai pisau cukur Yahyo-nya, soalnya Agha geli-an… kepegang kepala dan tengkuknya geli langsung goyang2 kepalanya marah, hihihi.

Akhirnya beres juga deh, jadi lucu lihatnya. Hmmm, tanggal 24-nya jadi dirayain dengan gundulnya Agha untuk pertama kalinya deh.


Agha dimasa 1 Bulan

Dikirim: April 22nd, 2009 | Oleh: | Kategori: Agha, Diary, Special | 12 Komentar »

Agha gaya superman

Ternyata 31 hari setelah Agha lahir itu cepat juga berlalunya, sangat cepat malah. Perasaan baru kemarin Bunli hamil, baru kemarin dioperasi lalu bekerja sama dengan Agha supaya dia pinter mimik. Agha sekarang sudah sebulan (lebih) umurnya *hugs*

Agha anteng pakai hoodie jumperNah setelah Agha umurnya 1 bulan, baru deh baju pertama yang dibeli bersama2 oleh Bunli dan Yahyo sebelum Agha lahir dipakaikan ke Agha. Sedikit kebesaran tapi oke ajalah dipakai. Dan anak Bunli dan Yahyo makin cakeeeep pakai jumper hijau-abu-abu yang ada hood-nya (topi nyambung kebaju)

Agha itu gayanya banyak banget… bisa cool, bisa lucu, bisa tampang garfield klo ngantuk, ngulet2 dengan sepenuh hati bahkan bisa gaya superman juga gaya mikir serius! Hehehe, lihat aja beberapa gayanya yang terfoto, pokoknya gak bosen2 deh melewati tiap detik tingkah polahnya Agha, bahkan saat Agha lagi bobo. Hasilnya ya ini, Bunli jadi update blognya gak rutin deh 🙂

Agha gaya kalemAgha mulai ngantukAgha pas nguap (ngantuk abis)


Agha Si Udang Rebus

Dikirim: April 19th, 2009 | Oleh: | Kategori: Agha, Diary, Special | 8 Komentar »

Agha habis dimandiin Yahyo (1904)

Wiew! sudah sebulan lebih umur Agha, ternyata Bunli belum sempat update blog :d Banyak banget ceritanya dan polahnya Agha, saking banyaknya jadi belum diposting. Ini dulu deh. “Udang rebus“-nya Bunli 😉

Baca Selengkapnya »