Dikirim: January 29th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Handcraft, Serba-serbi | 8 Komentar »
Sudah lewat seminggu lebih, gak papa lah diposting
Bermula dari antusiasme teman-teman plurker saya untuk belajar merajut dan kegiatan di kopdar selanjutnya yang diposting oleh wetiga. Pihak Koran Kompas ingin meliput kegiatan merajut ini. Liputan dan wawancaranya diadakan pada Kamis 12 Januari 2009 di Wetiga.
Pulang dari kampus, saya dan suami langsung meluncur ke Wetiga sesuai janji. Sampai disana sudah ada Chic (Chichi) bersama Joey, Linda Nicegreen dan Aida Mandaka . Masih menunggu Mas Budi dari Kompas dan teman2 lainnya, Amanda akhirnya tiba dilokasi setelah menelpon untuk dipandu. Tak lama Kania tiba bersama Ibn, dan ternyata waktu belanja di Micky Mocko kemarin, ada Amanda disana menyaksikan adegan benang pinky, hihihi.




Bambam dan Luki segera bergabung dengan kami, sementara mas Budi Suwarna masih menunggu fotografernya untuk memulai wawancara. Wawancara dimulai dengan sesi foto terlebih dulu…, foto rajutan yang sudah jadi (display) juga foto kami memegang rajutan yang sudah dan sedang dikerjakan. Setelah itu wawancara dilakukan bergiliran. Sambil wawancara, sambil mengajarkan dan sharing merajut dengan peserta yang hadir. Tentunya dijelaskan teknik dan alat merajut yang ada (crochet, knitting, tunisian, tapestry), pengalaman dan hasil yang didapatkan dari merajut. Wawancara selesai sekitar jam 21.30 tapi masih ada beberapa yg bertahan, merajut, ngobrol dll.
Walau sedikit mundur dari jadwal wawancara semalam berlangsung lancar dan cukup heboh, karena mas Budi belakangan ikut mencoba dan akhirnya penasaran… Mencoba sebentar pas wawancara tentunya masih kaku tangannya… abis wawancara tp masih ngobrol2 nyoba lagi bikin rantai (chain) dgn lebih luwes… Selesai acara kami masih kongkow2 dgn tamu2 yg lain eh beliau masih penasaran dan coba lagi bikin rantai… wah tambah canggih bahkan berani menambah speed bikin rantai. Seru deh karena komunitas lain yg hadir disitu ikut menyaksikan , mengomentari dan menyemangati. bahkan mas Budi tertarik untuk mengajak istrinya jika kami mengadakan kopdar lagi.
Kurang lebih begitu acara malam itu. Alhamdulillah Jakarta yg diguyur hujan sepanjang siang & malam di hari Rabu sebelumnya cerah selama kopdar… hujan baru turun setelah jam 22.00 jadi kopdar dan wawancara tidak tergangu.
Liputan di Kompas:
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/18/01524287/merajut.bukan.monopoli.nenek
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/18/01514391/yang.berewok.yang.merajut
Dikirim: January 28th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Serba-serbi | 5 Komentar »
Salah satu teman blogger plus akhirnya plurker kami adalah pakdhe AndyMSE dari Solo. Pakdhe ini seru banget karena sekeluarga adalah blogger. Bu Noor, Diki dan Nanin juga blogger walau mungkin tak semaniak pakdhe saat posting hehehe. Yang jelas, pakdhe ini sering blogwalking dan meninggalkan jejak-jejak di yuliazmi.com dan riyogarta.com . Kadangkala borongan mampir 1 kompi dengan Bu Noor dan Nanin (Diki agak jarang, mungkin karena ABG jadi punya dunia yang lain)
Nah saat plurking makin mewabah, Pakdhe ini akhirnya ikutan… menurut beliau sih sebenarnya sudah jadi plurker sejak lama, cuma sempat terlupakan. Jadilah obrolan, sapaan dan cela-celaan terjadi lewat plurk… Termasuk Junior bikin pakdhe selalu ngiler setiap Bunli posting tret makanan di plurk. Juga akhirnya kami janjian kopdar di wetiga melalui plurk.
Baca Selengkapnya »
Dikirim: January 27th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 3 Komentar »
Gak berasa Junior sudah masuk ke minggu 30… Bunlinya telat pula posting di blog, maaf ya Nak
yang penting kan update tentang kamu selalu ada di plurk
Juga selalu diajak nyobain macam2 buah kan Nak *hehehe, gak nyambung ya*
Minggu 30-nya Junior, rasanya perut ini makin besar… hanya pas sampai di RS dan periksa awal kok timbangan Bunli cuma nambah 0,5kg? Tensi bagus 110/70 … wah kamu gak tambah besar dong nak… Begitu masuk ruang periksa, ngobrol dulu sama dokternya. katanya Bunli sudah boleh makan yang selama ini dipantang…., asyik… kita bisa makan sop kambing ya Nak (hahaha, Yahyonya langsung cengar-cengir gak ikhlas). Lalu menurut dokter Ismail Yahya, gak masalah kalau berat badan Bunli gak terlalu naik, yang penting distribusi ke plasenta lancar makanya mayoritas asupan akan tersedia lengkap untuk Junior. Perkiraannya melihat usia Junior beratnya sekitar 1,1-1,2kg. So siap-siap untuk USG lagi.
Begitu di USG, lho apa itu bulatan besar sempurna selebar layar? Ternyata kepalanya Junior… wah! jadi kepala Junior tetap berada dibawah sepeti minggu-minggu sebelumnya. Pinter anakku
plasentanya juga mulai terdorong naik posisi ke atas, sehingga tidak menutupi jalan lahir. Detak jantung oke di 153 usia 30 minggu 4 hari jadi perkiraan lahir maju ke 16 maret 2009. Dan… yang bikin surprise, berat junior nyaris 2 kali lipat dari bulan kemarin! kemarin 888gr, sekarang beratnya 1606 gr… 1,6 kg lebih! Wah hebat nih anak Bunli dan Yahyo… berarti makanannya lancar. Tapi janga terlalu besar ya Nak, kan biar lancar lahiran normalnya.
Seperti bulan sebelumnya, kali ini hasil USG gak di print lagi…, habis ngak dapat pose keren Junior plus kan USG-nya bukan yg canggih lagi. Maaf ya fans-nya Junior, nanti cari USG yang okeh deh biar bisa skrinsyut
Dikirim: January 27th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Handcraft, Hobi | 2 Komentar »
Hehehe, kejar tayang nih posting. Ceritanya ada Kopdar Martabak di Wetiga hari Selasa 6 Januari 2009. So sehabis jam pulang kerja kami kesana. Sampai sana sudah mulai ramai, ada kania, ndoroKakung, belutz, Chic, Joey dll yang sekarang gak bisa diinget satu persatu. Nah ternyata Kania bawa rajutannya yg sudah jadi beberapa baris tapi doi gak puas dengan hasilnya. Setelah di periksa memang ada kurang hitungan, tapi sudah rapi kok tarikannya. Akhirnya disarankan untuk menyudahi rajutannya dan bikin baru lagi saja. Semangat!
Selanjutnya Bambam dan Luki sampai juga, walau gak bawa benang tapi Luki punya pertanyaan tentang rajutannya. Berhubung peralatan perang kopdar merajut kemarin masih di mobil akhirnya saya gelaran rajutan nebeng di kopdar martabak. Chic, ternyata penasaran dan akhirnya belajar bikin chain… Langsung Chic didaaulat jadi murid angkatan 2 oleh Bambam, hehehe. Jadi yang merajut ya merajut… yang ngeplurk sibuk depan notebook, Yahyo dan Bambam malah main catur hihihi, yang main Facebook ya serius juga termasuk nyobain fitur !FB dari plurk. Yang pasti semuanya sambil kunyah2 martabak, so Tetap kopdar martabak deh. Sebenarnya ada lagi yang tertarik dengan merajut, temannya Chic namanya Sarah kalau gak salah, hanya doi nda bisa lama-lama di wetiga. Oh ya, belakangan baru tahu kalau Luki sempat pengen balik pulang ngambil benang rajutannya, hehehe. Semangat bu dokter!, doi serius banget lihat teknik2 selanjutnya di buku rajutan yang saya bawa.
Gak berasa, sudah malam banget…, so pulang deh sambil anter Belutz…, sip dapat referensi bakso enak deket kos-annya. Dan ternyata lagi kopdar merajut yang menyusupi kopdar martabak ini di posting oleh wetiga… huhuy!
Dikirim: January 27th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Hobi | 7 Komentar »
Nah jadi deh wacana ngajarin plurker&blgger merajut. Sesuai janjian sekitar jam 14.00 kami kumpul di Blok M Mall…, sambil menunggu anggota kopdar lengkap mampir dulu di TB Gunung Agung. Bambam dan Luki datang disusul Kania yang lengkap 1 team dengan suami dan Ibn. Pertama kita melancong ke Hobby Craft di lt. 4, lihat-lihat benang dll… habis itu kita ke Micky Mocko di lantai 5. Kania, Bambam dan Luki mulai memilih benang sedang saya memilihkan crochet hook untuk mereka dan dpn (double point needle) untuk saya pakai membuat kaos kaki Junior. Pilih-pilih benang katun, eh Ibn kekeuh mau beli benang pink hihihi, adegan lucu langsung muncul seketika karena ummi-nya, Kania, sangat tidak suka warna pink, Ibn gak mau dibujuk milih warna lain… padahal Ibn bocah laki2 usia 4 th, seru deh.
My first experience, teaching crochet to Blogger dan Plurker who never been tried it before. It’s so excited!



Baca Selengkapnya »
Dikirim: January 27th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Serba-serbi | 2 Komentar »
Apa acara tahun baruan kami? Hihihi, gak jelas. Karena gak punya ide mau kemana lalu sudah terlambat untuk makan malam akhirnya diputuskan jadi ke tempatnya Kania, teman plurker yang juga blogger. Karena sudah kemalaman plus macet, kami pergi seadanya, mengandalkan plurk.com untuk komunikasi. Sayangnya si Plurk sedang rewel sehingga kami tidak dapat menghubungi Kania saat tiba di tempatnya. Anehnya kok sepi? sama sekali tidak ada tanda-tanda kehidupan. Mungkin acaranya sudah selesai lalu pada jalan keluar menghabiskan malam.
Akhirnya kami mendamparkan diri di WETIGA…, sudah sepi juga, hanya ada Edo dan beberapa teman lainnya yang asyik gitaran sambil WIFI-an. Kebetulan gitarnya Yahyo masih di mobil, so 2 gitar meramaikan malam (bukan Yahyo yang main, tangannya masih kaku). Habis nyanyi-nyanyi sambil ngobrol, kami pamit pulang. Penasaran dengan malam Tahun Baru di Ibukota, akhirnya menghabiskan bensin mengukur Sudirman-Thamrin plus tol JORR sampai ke Bintaro.
1 Januari 2009, barulah plurking sana sini seputar sepinya tempat Kania. Akhirnya kami putuskan mau nonton di Citos 21, mau nonton Autralia sambil kopdar sebentar dengan Bambam & Luki. Sayangnya teaternya penuh, plus tangga yang dari biskop tidak seluruhnya eskalator, cuma tangga biasa, gagal deh nontonnya. Karena gagal nonton kopdarnya jadi extend deh.
Baca Selengkapnya »
Dikirim: January 26th, 2009 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary | 2 Komentar »
Dipikir2, rasanya posting ini basbang, tapi sayang kalau gak di posting :-d
Libur Natal Desember 2008, saya dan suami pergi ke Bandung, seperti biasa berangkat malam. Karena Yahyo habis begadang dengan teman-temannya jadinya berangkat sudah masuk dini hari. KM 57 seperti biasa jadi tujuan perhentian untuk sekedar istirahat, saya ke toilet dan minum kopi buat Yahyo. Nah pas Yahyo turun untuk minum kopi, tiba-tiba Junior resah… padahal sebelumnya dia anteng selama saya tidur di mobil, takut ditinggal kali ya hehehe :-d
Sampai di rumah Ibu menjelang subuh, jadi kita tidur setelah subuh dulu. Seperti biasa saya sudah sms Bundadako untuk merencanakan kopdar. Akhirnya kopdar pendahuluan terlaksana setelah shalat Jum’at di bengkel mobil. Hihihi, kopdarnya karena si Bunda dan Yahyo sama-sama harus cuci mobil, ya sudah sekalian aja. Sampai di bengkel, Nana dan 2 dako-nya sudah antri untuk cuci mobil. Seperti biasa Aisah yang full energy dan Ainun yg suka jaim berebut untuk ngobrol sama Tante Yulinya yang niatnya ngobrol sama Bundanya.
Baca Selengkapnya »
Dikirim: December 24th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 12 Komentar »
Tadi pagi Junior peluk-peluk Yahyonya! … lucu deh
Ceritanya pagi, pas bangun masih kiyep-kiyep di kasur. Bunli peluk Yahyo dari belakang, nah pastinya kan posisi perut Bunli pas punggung Yahyo. Eh tiba-tiba Junior jedag jedug… “wah mau ikut peluk Yahyo ya“, kata Yahyonya. Abis Yahyonya bilang gitu Junior jedag jedug lagi… hihihihi, iya ya nak mau ikutan peluk2 Yahyo tapi masih kehalangan perut Bunli. Hehehe lucu rasanya.
Dikirim: December 15th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Handcraft | 23 Komentar »

Actually, this booties was made since a few week ago. It’s a quick project actually just a one-day project but I made it slowly … very slowly #-o . Inspired from Junior’s booties, my friend Utha wants me to make one for her youngest daugther. First, I made it in pink but my yarn was limited, so I decided to change it to maroon with pink accent to make it girly.
Despite of make a spike booties, I changed the spike pattern with a serial of sc, dc and sc on dc, dc on sc like the overlay part of my Uptown Bag. I make the booties 1 row higher before add 2 rows overlay and a 3-ch edging. It just easy to make, make 2 sc chain for the strap and hide it below the overlay.
And this red booties is a gift for Jihan.
Recent Comments