Dikirim: December 11th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 4 Komentar »
Selasa kemarin, saya diantar Yahyo-nya Junior periksa rutin ke obgyn. Harusnya hari senin hanya kan libur lebaran Idul Adha. Ternyata kalau hari Selasa & Kamis ruang prakteknya pindah di lantai 1, biasanya di lantai 2.
Dalam 1 bulan ternyata Bunli hanya tambah 2 kg, jadi beratnya 54kg. Tensinya kok naik 120/80 tapi menurut suster dan dokter gak papa… normal, padahal aku kan darah rendah
Oh ya bentol2 seperti jerawat di badan menurut dokter pengaruh perubahan hormon akibat hamil, jaadi gak papa nanti juga hilang. Syukurlah kirain alergi, gak cocok sama obat yang dikasih.
Nah pas giliran intip Junior lewat USG, baru deh ketahuan ternyata alat USGnya kalau di lantai bawah itu kecil dan kurang fiturnya dibanding yang di lantai 2. Yah jadi gak bisa ngeliat jelas full body-nya Junior plus aktifitasnya
Yang pasti Junior sehat, gerakannya aktif, posisi kepala udah sip dibawah dan cairan amnion-nya banyak, so Junior aman berenang bebas.Yah gak jadi ngeliat Junior show-off deh.
Bunli kan sudah ngerasain macam-macan gerakan Junior, tapi belum lihat gerakannya muncul di kulit perut. Kan penasaran pengen lihat lutut dan sikunya Junior jedug2 ke perut, Yahyonya juga penasaran. Bunli kira Junior kurang aktif so gak keliatan gerakannya. Kata dokter Junior aktif banget kok, bayi itu punya batas kekuatan untuk bergerak… kalau terlaku kuat gerakannya malah bisa merobek selaput ketuban yang malah jadi berbahaya. Wah kalau gitu nunggu Junior makin besar aja deh… sekarang kan cairan ketubannya masih sangat memberikan ruang luaas buat Junior bergerak.
Beratnya sekarang 888gr wah nyaris 2 kali lipat berat bulan lalu, kalau menurut Yahyo angka cantik kata orang Chinese
Perkiraan lahir sekarang mundur ke 23 maret 2009, samaan nih sama PakDe-nya. Oh ya detak jantungnya gak bisa didengar tapi dari kelip2 cepatnya sih bagus, kurang informatif deh alatnya … hiks. Begitu keluar dari ruang periksa Bunli langsung plurking biar gak lupa. Oh ya Bunli di vaksin Tetanus Toksoid lagi… alamat pegel2 lagi deh tangannya.
Obat Bunli tepatnya vitamin ada yang diganti, sekarang minumnya Benofit M (ini yang baru), Calcidin dan Nulacta Plus. Minum untuk sebulan, bulan depan periksa lagi. Yang sehat ya Nak, bulan depan Bunli dan Yahyo lihat kamu lagi pas USG ya.
Dikirim: December 4th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Teknoblogia | Tags: Ubuntu 8.10 | 20 Komentar »
Bulan November yang lalu akhirnya saya mengikuti suami untuk upgrade Hardy Heron ke Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex. Kali ini persiapan upgrade-nya sangat mudah, tidak sebanyak persiapan waktu install 8.04 Hardy Heron, saya dan suami sama-sama menginstall menggunakan USB flash disk.
Enaknya instalasi Ubuntu 8.10 ini, kami tidak perlu susah payah membuat USB Flash Disk startup secara manual, karena sudah tersedia fasilitas tersebut di menu Administration. Tentu saja jangan lupa untuk memformat flash disk yang akan digunakan menjadi FAT 32 menggunakan Gparted sebelum membuat flash disk startup. Pastikan iso image dari installer Ubuntu 8.10 sudah tersedia.
Setelah USB flash disk startup siap, pindahkan urutan boot-up dari HDD ke USB flask disk melalui setup BIOS. Restart agar startup dilakukan dari flash disk lalu pilih menu installasi yang tersedia. Ikuti langkahnya, tentukan space harddisk yang akan dipergunakan untuk Linux ext3 dan untuk Linux-swap, isikan data user lalu tunggu installasi selesai. Benar gampang kan
Senangnya dengan Intrepid Ibex ini, si kambing gunung ini lebih cepat dibandingkan si bangau. Starting up, running apps, shutdown semuanya cepat wuzz, wuzz wuzz. Asyiknya lagi kendala connection di Ubuntu 8.04 yang agak sulit menangkap dan terhubung dengan koneksi WIFI hilang lenyap di Ubuntu 8.10. Pakai modem USB langsung nyambung, ada WIFI yang aktif juga langsung terhubung.
Nah tinggal mendandani si Ubuntu deh. Yang baru dari 8.10 ini paket gimp yang disertakan sudah GIMP versi 2.6.1. Sedangkan untuk OpenOffice masih versi 2 sehingga saya remove versi 2 dan install OpenOffice 3. Tidak lupa menginstal compizsetting manager dari repository dan avant window navigator yang lebih bagus langsung dari launchpad.
Setelah mengembalikan backup email thunderbird dan data-data lainnya, sampai saat ini saya masih menginstal yang perlu-perlu. Untuk cara instalasi aplikasi atau program lainnya nanti diposting terpisah saja ya. Yang penting makin cinta deh pakai Ubuntu
Dikirim: November 30th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 9 Komentar »
Ini dia cerita Junior selama bulan ke-5nya sebelum jadwal periksa nanti. Setelah bertambah 300gr di minggu ke-22 entah sekarang sudah bertambah berapa gram lagi. Yang jelas Bunli suka bingung dengan komentar orang-orang. Ada yang bilang kok kecil banget hamilnya *gak keliatan udah 5 bln* ada yang bilang gede banget alias kegedean hamilnya, bahkan ada yang menyangka sudah bulannya untuk lahir! Waduh! Kalau Bunli dan Yahyo lihat-lihat sih… makin lama memang perut Bunli bertambah besar secara bertahap. Kalau Bunli bilang sih, kehamilan ini pinter banget… gendutnya setempat aja yaitu seputar perut dan panggul karena orang-orang bilangnya Bunli gak melar badannya.
Nah, Junior sendiri makin sering bergerak-gerak, maksudnya bergerak yang bisa dirasakan sama Bunli. Kalau lapar, kalau nonton atau saat-saat lainnya yang bervariasi. Tapi belum ada tendangan atau sikutan yang sampai terlihat di kulit perut Bunli… berarti kantong amniotiknya masih lega banget ya Nak?
Gerakan Junior masih seperti ketukan lembut, lumba-lumba melompat atau seperti kaki kesandung. Bingung kan… ya kurang lebih begitu sensasi yang Bunli rasa kalau Junior lagi beraksi. Malah kadang rasanya gak bisa diterjemahkan, kadang kayak gemuruh… mungkin lagi muter-muter dengan cepat atau lagi kentut hihihi. Masih penasaran, menurut buku bayi diperut kadang cekugan dan bisa terasa oleh ibunya… apa mungkin yang seperti rasa kesandung itu ya?
Kalau sedang aktif tiap sebentar bergerak-gerak tapi kalau lagi anteng wah bisa hampir seharian tidak berasa gerakannya. Kalau baca dibuku sih bayi dalam kandungan bergerak terus walau tidak terasa oleh ibunya. Yang lucu kalau diajak ngobrol Junior bisa cuek atau ekspresif. Bahkan belum diajak ngobrol kadang suka show off, seperti waktu Bunli siap2 mau pulang agak cepat karena janjian sama Yahyo dikantornya Junior gerak-gerak heboh *serasa mau bantuin packing notebook dll kali ya* Trus kalau mau ngajar juga suka gerak-gerak pas turun tangga *biar cepet sampai kali hehehe*
Junior juga bisa protes, waktu itu Bunli agak tinggi mobilitasnya waktu ngajar di lab. Besoknya pas ngajar lagi sambil berdiri depan whiteboard tiba-tiba Junior beraksi. Gak tau deh ngapain dia didalem yang jelas rasanya nyeri dan gak nyaman sampai akhirnya Bunli ngajar sambil duduk sampai selesai.
Junior juga suka nonton kalau kata Yahyo, soalnya beberapa kali nonton pasti gerak-gerak sepanjang film. Kata Yahyo yang sempet sekali ngerasain gerakan Junior pas nonton, Junior udah gak sabar pengen ikutan nonton dibioskop setelah lahir nanti.Wah, tunggu kamu layak masuk bioskop ya Nak.
Ada kejadian yang lucu … beberapa hari lalu Bunli lihat status Yahyo yang akan pulang dari kantornya. Kira-kira harusnya Yahyo hampir sampai kampus, Yahyo telpon Bunli. Nah Junior langsung gerak-gerak, ikutan senang. Tapi ternyata Yahyo telpon untuk ngabarin kalau jalanan macet sekali dan Yahyo masih jauh dari kampus. “Yaaaa kirain hampir sampai”, komentar Bunli, eh Junior yang tadi gerak-gerak heboh spontan diam… hehehe, ikutan kecewa ya nak.
Lalu Junior suka kami ajak diskusi, misalnya mau makan apa. pergi kema atau hal lainnya. Nah hari kamis kemarin ini kebetulan Yahyo pulang cepat. Pas abis lewat Blenger Burger kok kayaknya enak ya sore-sore makan burger, akhirnya putar balik. Lalu muncul pertanyaan mau makan ditempat atau bungkus bawa pulang sebelum sampai ke Blenger Burger. Akhirnya Yahyo nanya ke Junior, sambil bilang kalau makan ditempat “jeduk” ya (respon) kalau bawa pulang makan dirumah diem aja. Nah karena sambil ngobrol, sampai di depan Blenger Burger kami berdua masih ngobrol di mobil. Tiba-tiba Junior “jeduk” (ngetuk-ngetuk) agak keras, hehehe ternyata Junior protes ortunya malah ngobrol bukannya turun dan dia ternyata mau makan blenger burger ditempat ….
Dikirim: November 30th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Serba-serbi | Tags: PB2008, Pesta Blogger | 7 Komentar »
Weleh, hampir basi kali ya posting tentang Pesta Blogger 2008. Bukan apa-apa yang lainnya mungkin sudah posting untuk yang kesekian kalinya, saya baru mau posting.
Sabtu kemarin 22 November 2008, Pesta Blogger digelar di lt.3 Gedung BPPT 2. Walau acara dimulai sejak pagi dan para blogger sudah bergegas sejak dari pagi bahkan sejak dini hari, kami baru berangkat menjelang siang. Kesibukan para blogger ini jelas termonitor lewat mainan baru blogger… http://plurk.com (goodluck). Diperjalananpun saya masih mengikuti update-update di ruang auditorium dari bloggerplusplurker yang sudah ada di lokasi sambil meningkatkan karma
Baca Selengkapnya »
Dikirim: November 26th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Serba-serbi | 10 Komentar »
Sudah hari Rabu, belum juga posting tentang Pesta Blogger yang digelar Sabtu kemarin. Mau posting migrasi ke Ubuntu 8.10 juga belum. Belum diposting eh si Intrepid Ibex sudah rewel tak bersuara entah salah dimana saat mendandaninya, install lagi deh. Sampai hari ini masih lanjut mendandani si Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex.
Junior juga belum diposting… ada yang lucu tentang Junior, nanti deh diposting terpisah, kata kuncinya : josang, Yahyo, telpon *biar Bunli gak lupa*
Jadi minimal Bunli utang 3 posting ya. Pesta Blogger, Ubuntu dan Junior. Tunggu updatenya
Dikirim: November 11th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 20 Komentar »
Sorry baru posting lagi. Kemarin Bunli sama Yahyo pergi ke Obgyn untuk “bertemu muka” dengan Junior
Sayangnya rencana mau lihat USG 4D sekalian cetak foto cakep 3D-nya Junior gagal total karena alat USG 4D yang kemarin itu hanya sementara *lagi tes alat di RS-nya*
Jadi Bunli timbangannya naik 4kg dari bulan lalu, yang artinya naik 7kg dari berat sebelum hamil. Tensi Bunli lagi bagus 110/70 dan kebetulan kemarin dapat no urut 1. Wah awalnya udah seneng nih soalnya masih sepi karena ujan deras berarti bisa lama-lama liat Junior via USG 4D eh ternyata back to 2D… huhuhu.
Setelah ngobrol sana-sini tanya sana sini yang intinya Bunli dan Junior bagus kondisinya trus USG deh. Detak jantung Junior bagus 160/second… daaaan Junior makin besar! beratnya jadi 466gr, wah sebulan naik 300gr lebih juniorku sayang
Kaki dan tangannya makin tampak berisi dan aktif… pas di USG Junior nendang-nendang dan muter-muter… tapi kok gak berasa ke perut Bunli ya? Wah Junior kayaknya lagi latihan kayak Chinmi… yang punya tendangan keras tapi bisa distop sebelum kena ke sasaran
Menurut pak dokter, cairan amniotik alias si ketuban bagus… banyak banget sehingga Junior masih leluasa muter-muter segala gaya. Posisi kepala sudah dibawah yang mudah-mudahan jadi posisi favorit Junior sampai lahir nanti. Kata pak dokter, insyaAllah Junior bisa lahir dengan proses normal *amiin*, nanti bulan ke 8 di cek lagi … saat itu biasanya posisinya sudah fix sampai lahir. Tuh nak, kamu punya waktu 2 bulanan untuk muter-muter segala arah tapi inget jangan sampai terbelit tapi pusat dan selalu balik ke posisi default kepala di bawah ya
Nah karena usia Junior sudah lebih dari 20 minggu, Bunli disuntik vaksin TT (Tetanus Toksoid) supaya aman dari ancaman tetanus saat persalinan. Gak sakit siy… cuma tangan Bunli yang bekas di vaksin jadi pegel berkepanjangan.
Oke, itu laporannya… kata dokter kalau makannya bagus maka kondisi Bunli dan Junior bagus. Hmmmm berarti kita bebas makan enak ya nak! *enak dan sehat*
Dikirim: October 24th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Handcraft, Special | 22 Komentar »

In my DC group, there a self-written booties pattern by one of our member as the exam of reading pattern class. And as the member I got the pattern too. This spike booties result a cute booties accent by a spike pattern with different colour of yarn. This pattern is easy to follow and to make, actually I’ve already finish this booties last week. But just have time to take the picture and post it today.
I made this booties using light grey baby wool yarn rom DC combine by dark brown soft cotton yarn. Using hook no. 4/0 it seem that I made a little bit bigger than the pattern size. After washing this booties it became more tighten than before… more steady I think.
So here my first booties for my Junior. Can’t hardly wait until the delivery time. Your shoes is ready my Junior
Dikirim: October 21st, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | Tags: 18 month pregnancy | 21 Komentar »
Ini sebenarnya cerita minggu lalu, hanya berhubung pas mau posting mati lampu *alesyan* akhirnya baru sekarang diceritain.
Juniorku sayang minggu lalu sudah 18 minggu usianya, pas USG detak jantungnya langsung terdengar dug-dug-dug-dug dalam range normal. Besarnya sudah sangat kentara kenaikannya dibanding pemeriksaan sebelum lebaran kemarin… badannya aja makin ndut. Beratnya sekarang 156gr, tambah 56gr dari berat di minggu 13! Hmmm, mungkin akibat makan enak selama Lebaran ya Nak
*ingat ketupat opor, steak, jagung bakar, kaastangle, dll* Siluet kepalanya juga sudah sempurna…, kalau yang lalu masih mirip Casper kali ya *susah menggambarkannya… paling gampang ya mirip casper* Tulang belakang bagus… Sayangnya karena Yahyo dan Bunli terjebak macet, jadi dapat antrian yang hampir buntut dan gak bisa berlama-lama lihat Junior termasuk lihat USG 4D dan ngeprint “best pose”-nya.
Yang pasti waktu Dokter menggerakkan alat USG untuk memberitahukan kalau jari2 tangan Junior sudah lengkap sempurna (dilayar kursornya muter2 pas jari) eh Junior langsung mengghentakkan tangannya seolah-olah bilang “Yes!” hehehe…, tahu ya Nak lagi topiknya tangan. Putar-putar lagi memperhatikan kaki eh Junior langsung in action lagi… Seperti nendang-nendang bola atau jalan pelan-pelan… hihihi kata Yahyo kamu pengen jalan-jalan di Mall ya…. Abis itu Junior selonjoran, ngulet-ngulet kayak orang abis olahraga lari lalu cooling down melemaskan kaki. Wah anak Bunli dan Yahyo emang aktif deh.
Hmmm… jadi gak sabar pengen tahu tambah pintar apa lagi Junior bulan depan… sekarang siy sudah mulai berasa gerakan-gerakan Junior di perut walau masih samar-samar. Ayo nak, yang sehat ya…
Dikirim: October 16th, 2008 | Oleh: Yuliazmi | Kategori: Diary, Special | 16 Komentar »
Wew…, mau diposting sejak tanggal ditetapkan apa daya baru terposting sekarang. Yup!, ini kosa kata baru untuk nama panggilan saya dan suami di keluarga kecil kami ini ditetapkan 11 Oktober 2008 dini hari sambil makan nasi goreng Ndut di Gandaria
Bermula sejak menikah…, mungkin sebelum menikah kali ya, kami sudah memutuskan sebutan yang akan dipakai di keluarga kami. Sebutan untuk saya dan suami yang akan digunakan oleh anak-anak kami. Apadaya, Junior pertama kami hanya bertahan 8 minggu dikandungan… lalu penantian yang panjang membuat sebutan tersebut sudah dipakai oleh adik saya dan istrinya. Hehehe… panggilannya umum siy, Bapak dan Ibu. Sebutan ini terus dipakai selama 8 tahun kami menikah.
Lalu, terpikir untuk membuat nama panggilan baru yang berbeda dari yang umum digunakan. Terlebih mengingat keluarga orang tua kami adalah keluarga besar dan mengingat kesuksesan kami membuat nama sebutan kami untuk ponakan-ponakan dari pihak saya
Nah hal ini makin dipercepat setelah saya baca buku “Cara Baru Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan” karangan F Rene Van de Carr, M.D. Dalam buku ini diantaranya perlu membiasakan menggunakan nama panggilan orang tua untuk anak sejak masa pralahir.
Namanya kosa kata perlu dilengkapi dengan cara bacanya… kayak kamus gitu. Nah ini kamus untuk panggilan kami berdua
Yahyo [ya-yo] : Panggilan untuk bapaknya anak-anak diambil dari singkatan Ayah Riyo
Bunli [bu-nii] : Panggilan untuk ibunya anak-anak diambil dari singkatan Bunda Yuli
So, sejak dini hari itu *** (panggilan rahasia kami untuk Junior) dan adik-adiknya nanti akan memangggil kami dengan sebutan Yahyo dan Bunli. Panggilan yang berbeda dengan yang digunakan sepupu-sepupunya terhadap orang tua masing-masing
Recent Comments